UNIVAUNIVA
Jurnal Al Ulum: LPPM Universitas Al Washliyah MedanJurnal Al Ulum: LPPM Universitas Al Washliyah MedanTujuan penelitian adalah untuk meningkatkan penggunaan bahan-bahan alami untuk pengolahan air limbah domestik. Bahan baku untuk biokoagulan untuk pengolahan limbah domestik yang digunakan yaitu: Daun kelor, Opuntia, Kulit buah delima, Jerami lupin, ampas tebu, dan teh. Metode penelitian menggunakan percobaan test untuk biokoagulan dengan menggunakan prosedur koagulasi/flokulasi, pada pH 7,5 dan suhu 25 °C. Selanjutnya dikarakterisasi dengan menggunakan spektroskopi Fourier transform inframerah (FT-IR) dan analisis mikroskop elektron (SEM). Semua bio-koagulan efektif dalam menghilangkan kontaminan dari air limbah. Persentase penyisihan maksimum residu Kelor, Kitosan, Opuntia, Delima, Lupin, Ampas Tebu, dan Ampas Teh diamati pada dosis optimal 0,8 g/L. Delima menunjukkan polutan tertinggi efisiensi penghapusan. Kitosan dan Lupin menunjukkan efisiensi sedang untuk kebutuhan oksigen kimia (COD), kebutuhan oksigen biologis (BOD5), total padatan tersuspensi (TSS), fosfat (PO4), amonia (NH3), nitrat (NO3), kekeruhan, total Kjeldahl nitrogen (TKN), total nitrogen (TN), dan total karbon organik (TOC). Kapasitas adsorpsi tertinggi yang dicapai Opuntia ditinjau dari TSS, COD, BOD5, PO4, NH3, NO3, TKN, TN, dan TOC adalah 367.42, 625, 450, 82, 3.5, 3.83, 10.43, 8.21, 18.64, dan 231.66 mg /g, dengan efisiensi penyisihan rata-rata masing-masing sebesar 85%, 88,25%, 88,07%, 90,32%, 90,29%, 93,82%, 90,23%, 92,23%, dan 95,69%, karena adanya tekstur retak dengan situs adsorpsi berpori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan tersebut dapat dianggap sebagai biokoagulan yang ramah lingkungan, berbiaya rendah, dan efektif untuk pengolahan air limbah.
Karakterisasi FT‑IR dan SEM menunjukkan bahwa bio‑koagulan alami (kelor, kitosan, opuntia, kulit delima, lupin, ampas tebu, dan ampas teh) memiliki gugus fungsi serta permukaan berpori yang efektif dalam adsorpsi dan penghilangan polutan.Percobaan batch koagulasi pada dosis optimal 0,8 g/L selama 30 menit dengan kecepatan 150 rpm menghasilkan tingkat penyisihan 95‑100 % untuk semua bio‑koagulan, dengan opuntia dan kulit delima menunjukkan kapasitas adsorpsi tertinggi pada berbagai parameter (TSS, COD, BOD5, PO4, NH3, NO3, TKN, TN, TOC).Hasil tersebut menegaskan bahwa bio‑koagulan alami dapat menjadi alternatif murah, mudah, terbarukan, dan efektif untuk pengolahan air limbah domestik.
Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi kinerja bio‑koagulan dalam sistem aliran kontinu dengan variasi pH dan suhu untuk menilai kestabilan proses pada kondisi operasional yang lebih realistis; selanjutnya, kombinasi bio‑koagulan dengan proses oksidasi lanjutan, seperti fotokatalisis atau ozonasi, dapat diteliti untuk meningkatkan penghilangan kontaminan yang sulit diuraikan secara konvensional; terakhir, analisis siklus hidup dan studi ekonomi skala industri perlu dilakukan untuk menentukan kelayakan produksi massal bio‑koagulan dari limbah pertanian, termasuk penilaian dampak lingkungan dan biaya total dibandingkan dengan koagulan kimia tradisional.
| File size | 1.18 MB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Serangga dalam suatu ekosistem dapat memberikan konstribusi terhadap kehidupan manusia, termasuk peranan serangga dalam ekosistem pertanian. Serangga dalamSerangga dalam suatu ekosistem dapat memberikan konstribusi terhadap kehidupan manusia, termasuk peranan serangga dalam ekosistem pertanian. Serangga dalam
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh ZnCl2 sebagai media ekstraksi; gum arab dan maltodekstrin sebagai bahan pengisi pada pembuatan pastaPenelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh ZnCl2 sebagai media ekstraksi; gum arab dan maltodekstrin sebagai bahan pengisi pada pembuatan pasta
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Adapun parameter yang diamati dalam penelitian ini antara lain panjang badan buah, diameter payung, berat basah dan panen kumulatif. Data yang diperolehAdapun parameter yang diamati dalam penelitian ini antara lain panjang badan buah, diameter payung, berat basah dan panen kumulatif. Data yang diperoleh
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Berdasarkan kriteria tersebut, dua kecamatan dipilih: Lamposi Tigo Nagari dan Payakumbuh Timur. Pada tiap kecamatan, lima kelurahan dipilih dan tiap kelurahanBerdasarkan kriteria tersebut, dua kecamatan dipilih: Lamposi Tigo Nagari dan Payakumbuh Timur. Pada tiap kecamatan, lima kelurahan dipilih dan tiap kelurahan
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA 612 per kg atau sebesar 56,41%, yang dapat dikategorikan tinggi karena rasio nilai tambah lebih besar dari 40%. Industri gula kelapa ini masih bersifat612 per kg atau sebesar 56,41%, yang dapat dikategorikan tinggi karena rasio nilai tambah lebih besar dari 40%. Industri gula kelapa ini masih bersifat
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Rendahnya pemahaman petani pada mitigasi adopsi pertanian berkelanjutan berdampak pada perubahan iklim di sektor pertanian. Penelitian ini bertujuan untukRendahnya pemahaman petani pada mitigasi adopsi pertanian berkelanjutan berdampak pada perubahan iklim di sektor pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Analisis berat kering dilakukan di Laboratorium MIPA Terpadu Universitas Kristen Wira Wacana Sumba. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa pada variabelAnalisis berat kering dilakukan di Laboratorium MIPA Terpadu Universitas Kristen Wira Wacana Sumba. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa pada variabel
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Namun, varietas berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan tanaman kacang panjang. Pada hasil produksi berat polong/rumpun menunjukkan bahwa pupuk tidakNamun, varietas berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan tanaman kacang panjang. Pada hasil produksi berat polong/rumpun menunjukkan bahwa pupuk tidak
Useful /
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Taraf yang efektif dan efisien pada 16,25 ml 50% NPK yang memperoleh hasil yang optimal dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman selada dibandingkanTaraf yang efektif dan efisien pada 16,25 ml 50% NPK yang memperoleh hasil yang optimal dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman selada dibandingkan
UNIVAUNIVA Tingginya konsumsi air pada proses sterilisasi mesin retort dan pembuangan air drain yang masih berpotensi dimanfaatkan kembali mendorong perlunya sistemTingginya konsumsi air pada proses sterilisasi mesin retort dan pembuangan air drain yang masih berpotensi dimanfaatkan kembali mendorong perlunya sistem
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Penelitian ini menemukan bahwa perlakuan limbah baglog jamur L2 dan kompos biochar B2 secara signifikan meningkatkan sifat kimia tanah, yaitu K, Ca, Mg,Penelitian ini menemukan bahwa perlakuan limbah baglog jamur L2 dan kompos biochar B2 secara signifikan meningkatkan sifat kimia tanah, yaitu K, Ca, Mg,
UNIVAUNIVA Jarak antara kumparan pengirim dan penerima diubah dari 1 m hingga 10 m. PVWPT menggabungkan teknologi PV dan transfer daya nirkabel untuk mentransferJarak antara kumparan pengirim dan penerima diubah dari 1 m hingga 10 m. PVWPT menggabungkan teknologi PV dan transfer daya nirkabel untuk mentransfer