UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA

Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu PertanianAgrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian

Penelitian ini bertujuan untuk melihat produksi kembali rumput odot (Pennisetum purpureum cv. Mott) pada pertumbuhan ketiga yang diberikan pupuk bokashi feses ayam dengan level 0; 7,5; 15; dan 22,5 ton/ha. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kuta, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur selama 2 bulan yang berlangsung mulai dari bulan Juni hingga Agustus 2023. Materi utama dalam penelitian ini yaitu stek rumput odot, feses ayam dan daun kirinyuh (Chromolaena odorata). Rancangan penelitian yang digunakan yaitu rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan dimana dalam 1 plot bedengan terdapat 9 stek rumput odot, sehingga diperoleh 144 unit percobaan. Analisis berat kering dilakukan di Laboratorium MIPA Terpadu Universitas Kristen Wira Wacana Sumba. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa pada variabel tinggi tanaman dengan level 7,5 ton/ha berpengaruh nyata (P<0,05) dengan hasil rata-rata 81,50 cm sedangkan produksi berat kering rumput odot dengan level 7,5 ton/ha memberikan hasil rata-rata 126,80 gram/rumpun. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan pemberian pupuk bokashi feses ayam dengan dosis 7,5 ton/ha sudah mampu memenuhi kebutuhan pertumbuhan tinggi tanaman dan produksi berat kering rumput odot.

Pemberian pupuk bokashi feses ayam dan daun kirinyuh dengan dosis minimal 7,5 ton/ha mampu memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman rumput odot dibandingkan tanpa pemberian pupuk.Perlakuan pupuk bokashi feses ayam dan daun kirinyuh dengan dosis 7,5 ton/ha memberikan pengaruh yang nyata terhadap produksi berat kering rumput odot dibandingkan semua perlakuan lainnya.Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian pupuk bokashi feses ayam dengan dosis 7,5 ton/ha sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan pertumbuhan tinggi tanaman dan produksi berat kering rumput odot.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai optimalisasi penggunaan pupuk bokashi feses ayam dan daun kirinyuh pada tanaman rumput odot. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh berbagai komposisi pupuk bokashi, misalnya dengan variasi rasio feses ayam dan daun kirinyuh, terhadap pertumbuhan dan produksi rumput odot. Hal ini bertujuan untuk menemukan formula pupuk bokashi yang paling efektif dalam meningkatkan hasil panen. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis kandungan nutrisi rumput odot yang diberi pupuk bokashi dengan berbagai level dosis. Dengan mengetahui kandungan nutrisi yang optimal, rumput odot dapat dimanfaatkan secara maksimal sebagai pakan ternak berkualitas tinggi. Ketiga, penting untuk mengkaji pengaruh jangka panjang pemberian pupuk bokashi terhadap sifat fisik, kimia, dan biologi tanah. Penelitian ini akan memberikan informasi mengenai keberlanjutan penggunaan pupuk bokashi dalam menjaga kesuburan tanah dan mendukung sistem pertanian yang ramah lingkungan. Dengan demikian, hasil penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan teknologi pertanian yang inovatif dan berkelanjutan.

Read online
File size308.43 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test