LPPM UNASMANLPPM UNASMAN

JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatJURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Permintaan kambing untuk konsumsi, aqiqah, dan qurban di Kabupaten Tanah Laut terus meningkat. Berdasarkan data BPS tahun 2024, produksi karkas kambing mencapai 156.013 ekor. Namun, sebagian besar peternak ASPERKAM Tanah Laut belum memahami teknik penyembelihan halal sesuai syariat Islam dan belum terbiasa menggunakan alat pelindung diri (APD). Kondisi ini berisiko menurunkan mutu daging, menimbulkan keraguan status halal, serta mengabaikan keselamatan kerja. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penyembelihan halal serta penggunaan APD. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung dengan melibatkan 23 peserta serta pendampingan ahli dan tokoh agama. Hasil evaluasi akhir menunjukkan bahwa 93,18% peserta memahami proses penyembelihan halal setelah mengikuti pelatihan, sedangkan 91,30% peserta memberikan respon positif terhadap penggunaan APD dengan pernyataan setuju dan sangat setuju. Kegiatan ini efektif dalam meningkatkan kompetensi penyembelihan halal dan kesadaran penggunaan APD. Program diharapkan mendukung peningkatan kualitas daging kambing, pemenuhan kebutuhan ibadah, serta memberikan dampak ekonomi bagi peternak.

Kegiatan pengabdian ini meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak ASPERKAM Tanah Laut dalam penyembelihan halal, dengan 93,18% peserta memahami teknik penyembelihan dan 91,30% menyadari pentingnya penggunaan APD.Metode pelatihan yang mengintegrasikan teori, demonstrasi, dan praktik terbukti efektif menghasilkan kompetensi yang memadai untuk melaksanakan penyembelihan halal secara aman dan higienis.Dampak jangka panjang diharapkan meningkatkan mutu daging kambing, memenuhi kebutuhan aqikah serta konsumsi, meningkatkan pendapatan peternak, dan menyebarkan standar penyembelihan halal serta penggunaan APD secara lebih luas.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi tingkat keberlanjutan penerapan teknik penyembelihan halal dan penggunaan APD oleh peternak setelah satu tahun pelatihan, untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi jangka panjang. Selanjutnya, studi komparatif antara daging kambing yang dipotong dengan metode tradisional dan metode yang diajarkan dalam pelatihan dapat dilakukan untuk mengukur perbedaan kualitas daging, keamanan mikrobiologis, serta nilai ekonomi. Selain itu, pengembangan model pelatihan berbasis platform digital (e‑learning) yang mencakup modul video, kuis interaktif, dan forum diskusi dapat diteliti efektifitasnya dalam menjangkau peternak di daerah terpencil serta mempercepat penyebaran pengetahuan tentang penyembelihan halal dan APD.

Read online
File size1.24 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test