STKIP PESSELSTKIP PESSEL

Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan SekolahJurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah

Kemiskinan adalah keadaan di mana seseorang tidak dapat memenuhi kebutuhan dasar. Ada beberapa alasan kemiskinan, seperti kekurangan sumber daya untuk memenuhi kebutuhan dasar atau kesulitan mendapatkan pendidikan dan pekerjaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan masalah sosial seperti kejahatan dan kemiskinan yang ditemukan dalam novel Maryamah Karpov karya Andrea Hirata. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif analisis. Data terdiri dari kutipan-kutipan dari teks novel yang menunjukan jenis kemiskinan dan kejahatan yang dialami oleh tokoh utama Ikal, dan masyarakat sekitarnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemiskinan dalam novel digambarkan sebagai hambatan ekonomi yang berdampak pada akses pendidikan, pemenuhan kebutuhan dasar, dan ketidakadilan dalam sistem kerja. Sementara, kejahatan digambarkan sebagai penindasan, kekerasan fisik, dan psikologis, serta diskriminasi rasial yang dialami Ikal dan tokoh lain dalam novel, baik ditempat kerja maupun di institusi pendidikan. Penemuan terbaru dari penelitian ini adalah pengungkapan hubungan antara kemiskinan dan kejahatan sebagai representasi dari ketimpangan sosial yang relevan dengan masyarakat Indonesia saat ini. Novel Mayamah Karpov karya Andrea Hirata adalah kritik sosial yang tajam terhadap sistem masyarakat yang tidak adil, terutama di daerah terpencil seperti Belitung.

Dalam novel Maryamah Karpov karya Andrea Hirata, kemiskinan dan kejahatan adalah dua jenis masalah sosial yang saling berhubungan dan mencerminkan ketimpangan sosial di masyarakat Belitung.Kemiskinan digambarkan sebagai warisan struktural yang menghambat akses ke pendidikan dan kesejahteraan, sedangkan kejahatan muncul sebagai hasil dari ketidakadilan sosial, relasi kuasa, dan rapuh solidaritas sosial.Novel ini menyuarakan kritik tajam terhadap pembangunan yang tidak merata, diskriminasi, dan kurangnya perlindungan bagi masyarakat kelas bawah melalui pengalaman tokoh Ikal.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak psikologis kemiskinan terhadap perkembangan anak-anak di daerah terpencil, dengan fokus pada bagaimana kemiskinan memengaruhi kemampuan belajar dan interaksi sosial mereka. Kedua, penelitian dapat mengkaji efektivitas program-program pemerintah dalam mengurangi kejahatan di daerah-daerah yang rawan, dengan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan atau kegagalan program tersebut. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami perspektif masyarakat lokal mengenai hubungan antara kemiskinan, kejahatan, dan keadilan sosial, serta bagaimana mereka berupaya mengatasi masalah-masalah tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang kompleksitas masalah sosial di Indonesia dan mengidentifikasi strategi yang lebih efektif untuk mengatasinya.

  1. Aspek Kriminologis Dalam Penanggulangan Kejahatan | Fiat Justisia: Jurnal Ilmu Hukum. kriminologis kejahatan... doi.org/10.25041/fiatjustisia.v6no1.346Aspek Kriminologis Dalam Penanggulangan Kejahatan Fiat Justisia Jurnal Ilmu Hukum kriminologis kejahatan doi 10 25041 fiatjustisia v6no1 346
Read online
File size285.54 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test