UWMYUWMY

AGROTECH : JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI PERTANIANAGROTECH : JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI PERTANIAN

Pemanfaatan tepung kacang hijau menjadi produk cookies memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai inovasi pangan dan sebagai pangan fungsional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan protein dan serat ada cookies yang dihasilkan dan untuk melakukan diversifikasi ketergantungan masyarakat Indonesia terhadap bahan baku impor (tepung terigu). Penelitian ini menggunakan metode RAK (Rancangan Acak Kelompok) 1 faktorial yang terdiri dari 6 perlakuan yakni 0%, 15%, 30%, 45%, 60% dan 75%. Masing-masing perlakuan dilakukan uji kimia (kadar air, abu, lemak, protein, serat kasar dan karbohidrat) dan uji organoleptik (scoring test dan hedonic test). Hasil data yang diperoleh kemudian dianalisis statistik dengan menggunakan Analisa of Varian (ANOVA), apabila terdapat beda nyata maka akan dilakukan uji lanjutan Duncan Multiple Range Test (DMRT) terhadap uji lanjutan 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi perubahan kimia dan organoleptik. Berdasarkan parameter uji maka perlakuan cookies yang paling bisa diterima adalah pada perlakuan 45%. Hasil uji kimia yang didapat adalah sebagai berikut: Air 3,94 (%), abu 1,32 (?), lemak 30,06 (?), protein 10,23 (?), serat kasar (?), dan karbohidrat 45,10 (?). Hasil uji organoleptik didapat sebesar 3,76.

Substitusi dengan menggunakan tepung kacang hijau akan memberikan pengaruh perubahan warna, tekstur, dan rasa.Pada hasil uji kimia, semakin banyak substitusi tepung kacang hijau, maka akan menambah kandungan air, abu, lemak, dan protein.Cookies yang paling diterima oleh panelis adalah cookies dengan perlakuan 45% substitusi tepung kacang hijau, sedangkan cookies yang paling tidak diterima adalah pada perlakuan 75% substitusi tepung kacang hijau.Cookies dengan substitusi 45% tepung kacang hijau.Didapat hasil uji kimia pada cookies perlakuan 45% adalah sebagai berikut.kadar air 3,94 (%), abu 1,32 (.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh substitusi tepung kacang hijau terhadap sifat fisik dan kimia cookies, seperti tekstur, rasa, dan aroma. Kedua, penelitian dapat fokus pada pengembangan produk cookies dengan substitusi tepung kacang hijau yang memiliki nilai gizi lebih tinggi dan dapat menjadi alternatif pangan fungsional. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi penggunaan tepung kacang hijau dalam produk makanan lain, seperti roti atau kue, untuk meningkatkan nilai gizi dan mengurangi ketergantungan pada bahan baku impor.

  1. Substitusi Tepung Terigu dengan Tepung Kacang Hijau (Vigna radiata L) Terhadap Sifat Kimia dan Organoleptik... doi.org/10.37631/agrotech.v6i2.1694Substitusi Tepung Terigu dengan Tepung Kacang Hijau Vigna radiata L Terhadap Sifat Kimia dan Organoleptik doi 10 37631 agrotech v6i2 1694
Read online
File size464.86 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test