IJNMSIJNMS

International Journal of Nursing and Midwifery Science (IJNMS)International Journal of Nursing and Midwifery Science (IJNMS)

Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Kepulauan Tidore, dilakukan inspeksi terhadap warung kecil di beberapa wilayah Distrik North Oba pada tahun 2023. Hasil inspeksi menunjukkan bahwa dari 96 warung kecil, 74 warung (77%) menjual obat OTC terbatas meskipun tidak memiliki izin resmi sebagai warung obat OTC. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor‑faktor yang berhubungan dengan praktik penjualan obat OTC terbatas di warung kecil, dengan desain survei analitik bersifat cross‑sectional. Populasi penelitian terdiri atas 268 pemilik usaha (pemilik warung kecil) dan sampel yang dipilih dengan teknik Slovin berjumlah 73 responden. Analisis menunjukkan empat variabel yang berhubungan signifikan dengan praktik penjualan obat OTC terbatas, yaitu pengetahuan (p = 0,001), lingkungan sosial (p = 0,003), kondisi ekonomi (p = 0,000), dan pengawasan (p = 0,000). Pengetahuan pelaku usaha dan warga sekitar secara signifikan memengaruhi praktik penjualan obat OTC terbatas, sedangkan kurangnya pengetahuan tentang bahaya penggunaan obat tanpa resep dokter masih tinggi. Selain itu, kondisi ekonomi yang rendah serta pengawasan pemerintah yang kurang optimal menjadi faktor penyebab meluasnya praktik penjualan obat OTC terbatas.

Berdasarkan hasil analisis statistik, pengetahuan, lingkungan sosial, kondisi ekonomi, dan pengawasan memiliki hubungan signifikan dengan praktik penjualan obat OTC terbatas di warung kecil Distrik North Oba.Semakin tinggi tingkat pengetahuan pelaku bisnis, semakin positif lingkungan sosial, kondisi ekonomi yang stabil, serta pengawasan yang optimal, maka praktik penjualan obat OTC terbatas cenderung lebih sesuai dengan regulasi yang berlaku.Upaya meningkatkan kepatuhan penjualan obat OTC terbatas harus melibatkan intervensi pada aspek pengetahuan, lingkungan sosial, ekonomi, dan pengawasan di tingkat komunitas.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana program pelatihan berbasis komunitas dapat meningkatkan pengetahuan pemilik warung kecil tentang regulasi obat OTC terbatas dan dampaknya terhadap kepatuhan penjualan (penelitian tindakan). Selain itu, diperlukan studi longitudinal untuk menilai efektivitas mekanisme pengawasan digital yang melibatkan partisipasi masyarakat dalam melaporkan penjualan obat ilegal, serta bagaimana hal tersebut memengaruhi tingkat kepatuhan di wilayah kepulauan. Selanjutnya, penelitian kualitatif dapat menyelidiki peran insentif ekonomi bagi pemilik warung dalam mengurangi motivasi penjualan obat OTC terbatas tanpa izin, dengan tujuan merumuskan kebijakan ekonomi yang mendukung praktik penjualan yang lebih aman.

Read online
File size364.84 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test