IJNMSIJNMS

International Journal of Nursing and Midwifery Science (IJNMS)International Journal of Nursing and Midwifery Science (IJNMS)

Preeklampsia merupakan penyebab utama kematian ibu selama kehamilan, persalinan, dan nifas. Komplikasi preeklampsia meliputi sindrom HELLP, gangguan kardiovaskular, gagal paru, ginjal, dan hati, koagulopati, solusio plasenta, dan perdarahan otak. Dampak bagi janin mencakup Retardasi Pertumbuhan Intrauterin (IUGR) dan Kematian Janin Intrauterin (IUFD). Pendekatan komprehensif diperlukan dalam memberikan asuhan keperawatan bagi ibu hamil dengan preeklampsia. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan teori Wiedenbach Need for Help dan Levine Conservation dalam praktik asuhan keperawatan pada wanita hamil dengan preeklampsia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan fokus pada penerapan teori Wiedenbach Need for Help dan Levine Conservation dalam praktik asuhan keperawatan bagi wanita hamil dengan preeklampsia. Teori ini diterapkan pada dua pasien. Teori Wiedenbach menekankan pentingnya sensitivitas perawat dalam mengenali kebutuhan komprehensif wanita hamil, termasuk aspek fisik, psikologis, dan edukasi. Teori Levine memperkuat intervensi ini dengan prinsip menjaga integritas pasien, yang meliputi aspek energi, struktural, personal, dan sosial. Integrasi kedua teori ini memperkuat peran perawat sebagai agen terapeutik yang mampu mengelola risiko, mendidik, dan memberdayakan pasien, khususnya wanita hamil dengan preeklampsia.

Integrasi kedua teori (Need for Help Wiedenbach dan Conservation Levine) dalam asuhan keperawatan preeklampsia tidak hanya meningkatkan kualitas intervensi, tetapi juga memperkuat peran perawat sebagai agen terapeutik yang mampu mengelola risiko, mendidik, dan memberdayakan pasien.Pendekatan ini selaras dengan paradigma keperawatan modern yang berorientasi pada keselamatan pasien, kolaborasi interprofesional, dan penghormatan terhadap nilai-nilai individu.

Penelitian ini membuka jalan bagi eksplorasi lebih lanjut mengenai penerapan teori keperawatan pada kasus preeklampsia. Mengingat penelitian ini menggunakan studi kasus dengan sampel terbatas, saran penelitian lanjutan yang relevan adalah untuk melakukan studi dengan skala yang lebih besar dan desain penelitian yang lebih kuat, seperti studi kuantitatif atau kuasi-eksperimental. Ini akan memungkinkan generalisasi temuan mengenai efektivitas integrasi teori Wiedenbach Need for Help dan Levine Conservation dalam meningkatkan luaran klinis ibu hamil dengan preeklampsia, seperti kontrol tekanan darah, penurunan komplikasi, dan peningkatan kesejahteraan psikologis ibu. Selain itu, penting juga untuk melakukan penelitian komparatif yang membandingkan pendekatan asuhan keperawatan terintegrasi ini dengan praktik keperawatan standar atau dengan penerapan teori secara individual. Tujuannya adalah untuk secara empiris membuktikan superioritas atau keunikan manfaat dari model gabungan ini. Akhirnya, untuk memahami dampak jangka panjang, studi longitudinal dapat dirancang guna mengevaluasi luaran maternal dan fetal setelah periode rawat inap, termasuk kepatuhan terhadap perawatan mandiri, tingkat readmisi, serta pertumbuhan dan perkembangan bayi, yang akan memberikan gambaran komprehensif tentang keberlanjutan manfaat pendekatan teoretis ini dalam praktik klinis.

  1. FIRST TRIMESTER SCREENING FOR PREECLAMPSIA – A SYSTEMATIC REVIEW: Hypertension in Pregnancy:... tandfonline.com/doi/full/10.1080/10641955.2019.1682009FIRST TRIMESTER SCREENING FOR PREECLAMPSIA yAAAe A SYSTEMATIC REVIEW Hypertension in Pregnancy tandfonline doi full 10 1080 10641955 2019 1682009
Read online
File size437.35 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test