UNUDUNUD

Community of Publishing in NursingCommunity of Publishing in Nursing

Perkembangan sektor pariwisata di Bali semakin meningkat dari tahun ke tahun, hal ini berkaitan juga dengan peningkatan risiko terjadinya kegawatdaruratan wisata di Bali, tak terkecuali pada wisata perairan. Angka kecelakaan water sport di Bali pada tahun 2019 terdapat sebanyak 265 wisatawan yang mengalami cedera seperti luka, dislokasi, fraktur, strain, dan sesak napas. Kehadiran kader siap siaga yang kompeten sangat diperlukan untuk melakukan pertolongan pra-hospital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesiapsiagaan river guide dalam memberi pertolongan pertama kegawatdaruratan wisata air di Telaga Waja Rafting Karangasem Bali. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan desain cross-sectional study. Penelitian ini menggunakan metode total sampling dengan 51 responden river guide di 3 company rafting di Telaga Waja Karangasem Bali. Nilai mean usia responden berada pada 34,37 tahun. Seluruh responden berjenis kelamin laki-laki (100%), mayoritas (88%) tamat SMA/SMK. Durasi bekerja responden memperoleh nilai median sebesar 120,00 bulan atau sekitar 10 tahun. Mayoritas memiliki pengalaman menolong wisatawan dan mengikuti pelatihan sebanyak 50 responden (98%). Nilai median pada skor total pengetahuan yakni 7,00. Nilai median skor total sikap adalah 31,00. Nilai median total skor rencana tanggap darurat yakni 3,00. Alat-alat P3K (Pertolongan Pertama pada Kecelakaan) di ketiga company banyak yang belum lengkap jumlahnya. Dengan adanya penelitian ini, maka diharapkan para river guide memiliki kesadaran untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Peneliti juga mengharapkan keterlibatan pihak lainnya dalam mendukung segala upaya guna meningkatkan kesiapsiagaan unsur masyarakat dalam menghadapi kasus kegawatdaruratan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai mean usia responden adalah 34,37 tahun, seluruh responden berjenis kelamin laki-laki, dan mayoritas (88%) berpendidikan terakhir SMA/SMK.Responden memiliki durasi kerja median 10 tahun, sebagian besar memiliki pengalaman menolong wisatawan dan mengikuti pelatihan (98%).Nilai median skor pengetahuan adalah 7,00, skor sikap 31,00, dan rencana tanggap darurat 3,00.Alat-alat P3K di ketiga perusahaan wisata air masih belum lengkap.

Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan pengembangan lebih lanjut terkait kesiapsiagaan river guide dalam menghadapi kegawatdaruratan wisata air. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam mengenai pengetahuan dan keterampilan spesifik river guide dalam menangani berbagai jenis cedera yang umum terjadi pada kegiatan arung jeram, seperti patah tulang, cedera kepala, atau hipotermia. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan implementasi program pelatihan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan bagi river guide, yang tidak hanya mencakup teori pertolongan pertama, tetapi juga simulasi praktik lapangan dengan skenario yang realistis. Ketiga, penelitian perlu menginvestigasi faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi kesiapsiagaan river guide, seperti tingkat kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, dan koordinasi dengan tim penyelamat atau fasilitas kesehatan terdekat, untuk kemudian dirumuskan strategi peningkatan kesiapsiagaan yang lebih efektif dan terarah. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan keselamatan wisatawan dan kualitas pelayanan wisata air di Bali.

  1. Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Kesiapsiagaan Bencana Banjir di Desa Koripan Kecamatan Polanharjo Kabupaten... journal.literasisains.id/index.php/sehatmas/article/view/892Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Kesiapsiagaan Bencana Banjir di Desa Koripan Kecamatan Polanharjo Kabupaten journal literasisains index php sehatmas article view 892
  2. GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP POLISI LALU LINTAS DALAM MEMBERIKAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA KORBAN KECELAKAAN:... bimiki-ejournal.com/bimiki/article/view/381GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP POLISI LALU LINTAS DALAM MEMBERIKAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA KORBAN KECELAKAAN bimiki ejournal bimiki article view 381
  3. Hubungan Sikap Dengan Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Kebakaran Penghuni Gedung Di Rektorat Universitas... doi.org/10.30651/jkm.v5i1.3997Hubungan Sikap Dengan Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Kebakaran Penghuni Gedung Di Rektorat Universitas doi 10 30651 jkm v5i1 3997
Read online
File size348.92 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test