STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH

I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti RapihI Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih

Latar Belakang : Diabetes Mellitus adalah gangguan metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar gula dalam darah (hiperglikemia) dengan gangguan metabolisme, karbohidrat, lemak, dan protein yang disebabkan oleh kerusakan dalam produk insulin dan kerja insulin yang tidak optimal. Tujuan : untuk mengetahui gambaran kualitas tidur pasien DM di Salah Satu Rumah Sakit Swasta di Yogyakarta. Desain penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Metode : Desaian dalam penelitian ini yaitu accidental sampling. Jumlah responden dalam penelitian sebanyak 30 pasien DM dengan kriteri inklusi pasien usia dewasa awal sampai lansia, bisa membaca dan menulis, pasien yang setuju menjadi responden serta kriteria eksklusi antara lain pasien sehat jiwa (tidak ada gangguan mental), pasien diberi waktu sebanyak 5-10 menit untuk mengisi kuesioner Self-management Diabetes Mellitus (SMDM). Hasil penelitian : Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar management dengan kategori sedang sebanyak 28 responden (93,3%). Kesimpulan : Berdasarkan hal tersebut sebaiknya sebagai pelayanan kesehatan memberikan edukasi kepada pasien tentang pentingnya self management yang baik, dan di harapkan sebagai pasien DM dapat meningkatkan self manangement nya mengenai 7 pilar perawatan mandiri DM yang meliputi pola makan, aktivitas fisik, minum obat, pemantauan kadar gula darah, pemecahan masalah, mekanisme koping yang sehat, dan pengurangan resiko.

Karakteristik responden mayoritasnya berusia Manula (65 tahun – atas) sebanyak (36,7%), dengan jenis kelamin yang terbanyak adalah perempuan (66,7%), tingkat pendidikan mayoritas SMA sebanyak 53,5%, sebagian besar responden menderita lama DM >10 tahun sebanyak 56.Data penelitian menyatakan bahwa gambaran self-management pada pasien DM diruang poli Klinik Salah Satu Rumah Sakit Swasta di Yogyakarta berada pada tingkat sedang sebanyak 28 responden (93,3%).Mayoritas pasien yang sudah baik dengan pengelolaan self-management memiliki pemahaman yang cukup baik, sedangkan pasien dengan self-management rendah memiliki pengelolaan diri yang kurang.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas program edukasi terpersonalisasi yang menyesuaikan tingkat literasi dan usia lanjut dalam meningkatkan self‑management pada pasien diabetes mellitus berusia 65 tahun ke atas. Selain itu, studi eksperimental dapat diuji penggunaan aplikasi mobile berbasis sensor untuk memantau kadar gula darah serta memberikan umpan balik real‑time, sehingga menilai dampaknya terhadap kepatuhan self‑management di lingkungan rumah sakit swasta. Penelitian longitudinal selama dua tahun dapat mengevaluasi hubungan antara durasi penyakit diabetes lebih dari sepuluh tahun dengan perubahan kompetensi self‑management, sambil mengontrol faktor komorbiditas seperti hipertensi dan penyakit kardiovaskular. Metode campuran antara survei kuantitatif dan wawancara mendalam dapat memberikan gambaran komprehensif tentang hambatan psikologis dan sosial yang mempengaruhi penerapan strategi self‑care pada populasi tersebut. Analisis multivariat dapat mengidentifikasi variabel prediktor utama yang berkontribusi pada perbedaan tingkat self‑management antar kelompok pendidikan. Hasil penelitian diharapkan dapat menghasilkan pedoman praktis bagi tenaga kesehatan dalam merancang intervensi yang lebih tepat sasaran dan efektif. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini akan memperkaya literatur serta meningkatkan kualitas hidup pasien diabetes mellitus melalui peningkatan mandiri dalam perawatan diri.

  1. Hubungan Self Management Dengan Kualitas Hidup Penderita Diabetes Melitus Tipe II Di RS PMI Kota Bogor... doi.org/10.57213/jrikuf.v2i2.228Hubungan Self Management Dengan Kualitas Hidup Penderita Diabetes Melitus Tipe II Di RS PMI Kota Bogor doi 10 57213 jrikuf v2i2 228
  2. JOS | Universitas Jenderal Soedirman. jos universitas jenderal soedirman skip main content navigation... doi.org/10.20884/1.jks.2024.19.1.9899JOS Universitas Jenderal Soedirman jos universitas jenderal soedirman skip main content navigation doi 10 20884 1 jks 2024 19 1 9899
  3. Kejadian Diabetes Mellitus Tipe II pada Lanjut Usia di Indonesia (Analisis Riskesdas 2018) | Jurnal Kedokteran... jurnal.umj.ac.id/index.php/JKK/article/view/6244Kejadian Diabetes Mellitus Tipe II pada Lanjut Usia di Indonesia Analisis Riskesdas 2018 Jurnal Kedokteran jurnal umj ac index php JKK article view 6244
  4. Hubungan Faktor Lama Menderita DM dan Tingkat Pengetahuan dengan Distres Diabetes pada Penderita Diabetes... doi.org/10.14710/mkmi.18.2.35-38Hubungan Faktor Lama Menderita DM dan Tingkat Pengetahuan dengan Distres Diabetes pada Penderita Diabetes doi 10 14710 mkmi 18 2 35 38
  5. Edukasi Kesehatan Tentang Penyakit Diabetes Melitus bagi Masyarakat | Abdimas Polsaka. edukasi kesehatan... doi.org/10.35816/abdimaspolsaka.v2i1.25Edukasi Kesehatan Tentang Penyakit Diabetes Melitus bagi Masyarakat Abdimas Polsaka edukasi kesehatan doi 10 35816 abdimaspolsaka v2i1 25
Read online
File size222.08 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test