OPENGLOBALSCIOPENGLOBALSCI

Open Global Scientific JournalOpen Global Scientific Journal

Latar Belakang: Beras cokelat mengandung bioaktif, termasuk flavonoid dan karotenoid, yang berfungsi sebagai antioksidan. Polifenol adalah molekul flavonoid yang umum ditemukan dalam kehidupan tumbuhan dan memiliki sifat antioksidan. Antioksidan dapat membantu menekan atau mencegah oksidasi substrat. Tubuh membutuhkan antioksidan untuk mengusir radikal bebas. Tujuan: Studi ini mengevaluasi aktivitas antioksidan dan flavonoid ekstrak beras cokelat, menggunakan etanol untuk ekstraksi dalam bak ultrasonik. Setiap labu Erlenmeyer pertama dan kedua menerima 150 ml etanol untuk ekstraksi. Metode: Bak ultrasonik beroperasi pada 47 kHz dan 45 ºC digunakan untuk ekstraksi lebih lanjut selama 20 atau 30 menit pada labu utama. Labu Erlenmeyer juga diangkat pada 55 ºC setelah 20 atau 30 menit. Kuantifikasi flavonoid dimulai dengan melarutkan 10 mg ekstrak beras cokelat dalam etanol untuk mencapai konsentrasi 1000 ppm. Konten dikocok hingga homogen, inkubasi, dan absorbansi diukur pada 415 nm. Untuk menyiapkan larutan ekstrak dari 25 mg ekstrak, etanol ditambahkan untuk mencapai total 25 ml. Larutan ekstrak yang dihasilkan mengandung konsentrasi 100, 200, 300, 400, dan 500 ppm, dengan 1 mL larutan DPPH 0,4 mM ditambahkan ke setiap konsentrasi. Hasil: Variasi waktu ekstraksi dan suhu tidak secara signifikan memengaruhi kadar flavonoid (p>0,05), meningkatkan suhu ekstraksi menghasilkan efektivitas antioksidan yang berkurang.

Studi ini memperkuat korelasi langsung antara kapasitas antioksidan dan konsentrasi flavonoid, menekankan bahwa suhu ekstraksi yang lebih rendah menghasilkan hasil yang lebih baik.Optimasi kondisi ekstraksi dapat meningkatkan kandungan flavonoid yang membantu aktivitas biologis.Keterbatasan studi ini meliputi keterbatasan varietas beras dan rentang kondisi ekstraksi, sehingga perlu penelitian lanjutan untuk mengkaji variasi pelarut, ukuran partikel, dan teknik ekstraksi dalam matriks makanan nyata serta model in vivo.

Mengkaji pengaruh variasi pelarut terhadap aktivitas antioksidan dan kandungan flavonoid dalam ekstrak beras cokelat. Mengembangkan penelitian tentang pengaruh ukuran partikel beras cokelat terhadap efisiensi ekstraksi dan kualitas bioaktif. Mengevaluasi stabilitas dan efektivitas biologis ekstrak dalam matriks makanan nyata serta model in vivo untuk memahami potensi aplikasi fungsional beras cokelat.

  1. Optimization of Temperature and Time of Ultrasonic-Assisted Extraction Method on Flavonoid and Antioxidant... ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/jip/article/view/27032Optimization of Temperature and Time of Ultrasonic Assisted Extraction Method on Flavonoid and Antioxidant ejournal uin malang ac index php jip article view 27032
  2. Pengaruh Suhu Ekstraksi terhadap Aktivitas Antioksidan Ekstrak Metanolik Eucheuma spinosum: Effect of... journal.ipb.ac.id/index.php/jphpi/article/view/34193Pengaruh Suhu Ekstraksi terhadap Aktivitas Antioksidan Ekstrak Metanolik Eucheuma spinosum Effect of journal ipb ac index php jphpi article view 34193
Read online
File size340.15 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test