STABN SRIWIJAYASTABN SRIWIJAYA
Jurnal Ilmiah Kampus: Sati SampajannaJurnal Ilmiah Kampus: Sati SampajannaImplementasi PMA no. 16 tahun 2010 tentang Pengelolaan Pendidikan Agama pada Sekolah masih banyak kendala terutama pasal 4 ayat 1-4. Penelitian ini memotret problematika pembelajaran Pendidikan Agama Buddha (PAB) di Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru Pendidikan agama buddha, guru sekolah minggu buddha, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Uji keabsahan data yang meliputi credibility, transferability, dependability, dan confirmability. Data dinanalisis dengan menggunakan analisis interaktif model Miles dan Huberman yang terdiri data, kondensasi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini yaitu: (1) layanan Pendidikan Agama Buddha yang diberikan oleh sekolah yang memiliki peserta didik beragama Buddha sebagian besar tidak diberikan; (2) tantangan guru Pendidikan Agama Buddha di Kecamatan Parung Panjang yaitu yakni keterbatasan jumlah guru yang berimplikasi pada jadwal yang padat untuk mengajar peserta didik di vihara-vihara karena tidak diberikan layanan di sekolah; (3) Pendidikan agama Buddha di sekolah kurang maksimal karena dilaksanakan secara klasikal dari beberapan tingkatan kelas; (4) upaya yang dilakukan oleh peserta didik beragama Buddha yakni dengan mengikuti dharma kelas di Vihara sebagai pengganti pembelajaran PAB. Upaya guru PAB dan tokoh umat Buddha yaitu dengan menyelenggarakan dharma kelas untuk memberikan layanan pembelajaran PAB bagi peserta didik yang tidak menerima layanan tersebut di sekolah. Selain itu, upaya yang dilakukan yaitu memberikan kesempatan kepada muda-mudi vihara untuk membantu mengajar dalam kegiatan dharma kelas mengingat di Kec. Parung Panjang hanya ada satu guru PAB.
Penelitian ini menunjukkan perlunya intervensi kebijakan dari pihak terkait untuk memberikan akses pembelajaran Pendidikan Agama Buddha yang lebih inklusif dan merata.Penambahan tenaga pengajar, integrasi pembelajaran PAB ke dalam jadwal sekolah formal, serta penyediaan sarana pembelajaran yang layak di sekolah-sekolah dapat menjadi langkah awal untuk mengatasi ketimpangan yang ada.Kondisi ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara sekolah, dinas pendidikan, dan kementerian agama untuk memastikan setiap peserta didik berhak mendapatkan pendidikan agama sesuai keyakinannya.
Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas dharma kelas sebagai pengganti pembelajaran PAB di sekolah, dengan fokus pada dampak terhadap pemahaman ajaran Buddha dan pembentukan karakter siswa. Kedua, penelitian dapat diarahkan untuk mengeksplorasi model kolaborasi antara sekolah, vihara, dan tokoh agama Buddha dalam menyediakan layanan pendidikan yang komprehensif dan berkualitas. Ketiga, penting untuk menginvestigasi peran serta pemerintah daerah dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan agama Buddha, termasuk penyediaan anggaran, pelatihan guru, dan pengembangan kurikulum yang relevan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama Buddha di Kecamatan Parung Panjang dan daerah sekitarnya, serta memastikan bahwa setiap siswa beragama Buddha memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang sesuai dengan keyakinan mereka. Dengan demikian, diharapkan dapat terwujud masyarakat yang harmonis dan toleran, di mana setiap individu dapat menjalankan ibadahnya dengan bebas dan damai.
| File size | 257.32 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UmriUmri Kegiatan pelatihan ini meningkatkan keterampilan komunikasi guru sebesar 17,4% (dari 69,4% menjadi 86,8%), menunjukkan efektivitas pendekatan PjBL dalamKegiatan pelatihan ini meningkatkan keterampilan komunikasi guru sebesar 17,4% (dari 69,4% menjadi 86,8%), menunjukkan efektivitas pendekatan PjBL dalam
STIAMISTIAMI Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, pihak Kelurahan Pejuang perlu melengkapi fasilitas dalam pelayanan, menampung keluhan dari masyarakat dan melakukanUntuk meningkatkan kualitas pelayanan, pihak Kelurahan Pejuang perlu melengkapi fasilitas dalam pelayanan, menampung keluhan dari masyarakat dan melakukan
STIAMISTIAMI Pengembangan SDM berpengaruh sebesar 30,2%, disiplin sebesar 25,7%, dan kompensasi sebesar 13,1% terhadap kinerja pegawai. Secara simultan, ketiga variabelPengembangan SDM berpengaruh sebesar 30,2%, disiplin sebesar 25,7%, dan kompensasi sebesar 13,1% terhadap kinerja pegawai. Secara simultan, ketiga variabel
STIAMISTIAMI Oleh karena itu, diperlukan upaya lanjutan untuk memperkuat infrastruktur, memperluas akses, dan mengoptimalkan mekanisme evaluasi agar Cuti‑E dapatOleh karena itu, diperlukan upaya lanjutan untuk memperkuat infrastruktur, memperluas akses, dan mengoptimalkan mekanisme evaluasi agar Cuti‑E dapat
STIAMISTIAMI Namun, masih diperlukan penyesuaian berdasarkan umpan balik pengguna. Evaluasi berkala dan berkelanjutan akan memastikan aplikasi Srikandi memberikan manfaatNamun, masih diperlukan penyesuaian berdasarkan umpan balik pengguna. Evaluasi berkala dan berkelanjutan akan memastikan aplikasi Srikandi memberikan manfaat
STIAMISTIAMI Kedua variabel secara simultan menjelaskan 84% variasi kinerja (R² = 0,84, p < 0,001). Oleh karena itu, keseimbangan antara disiplin kerja yang kuat danKedua variabel secara simultan menjelaskan 84% variasi kinerja (R² = 0,84, p < 0,001). Oleh karena itu, keseimbangan antara disiplin kerja yang kuat dan
IICETIICET Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Data penelitian ini diperoleh dengan observasi partisipasi pada 4 sekolah swastaMetode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Data penelitian ini diperoleh dengan observasi partisipasi pada 4 sekolah swasta
LPPPIPUBLISHINGLPPPIPUBLISHING Penelitian ini menggunakan desain penelitian studi kasus. Alat pengumpulan data digunakan dalam wawancara karena bertujuan untuk membantu kepala sekolahPenelitian ini menggunakan desain penelitian studi kasus. Alat pengumpulan data digunakan dalam wawancara karena bertujuan untuk membantu kepala sekolah
Useful /
STIAMISTIAMI Peningkatan kemampuan literasi dalam Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) tidak lepas dari peran Pelatih Ahli. Kinerja PelatihPeningkatan kemampuan literasi dalam Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) tidak lepas dari peran Pelatih Ahli. Kinerja Pelatih
STIAMISTIAMI Smith. Faktor penghambat utama termasuk rendahnya komitmen politik pimpinan, kurangnya kejelasan peraturan tentang tunjangan, subjektivitas dalam penilaianSmith. Faktor penghambat utama termasuk rendahnya komitmen politik pimpinan, kurangnya kejelasan peraturan tentang tunjangan, subjektivitas dalam penilaian
LITERASISAINSLITERASISAINS Untuk mencapai target peserta asuransi yang masih kecil di Indonesia, serta potensi keuntungan dari segmentasi pasar dan perusahaan, riset empiris terhadapUntuk mencapai target peserta asuransi yang masih kecil di Indonesia, serta potensi keuntungan dari segmentasi pasar dan perusahaan, riset empiris terhadap
LPPPIPUBLISHINGLPPPIPUBLISHING Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode team quiz terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa dalam teks naratif kelas VIII di SMP SwastaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode team quiz terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa dalam teks naratif kelas VIII di SMP Swasta