POLTEKES OSPOLTEKES OS
Jurnal Ilmiah Kebijakan dan Pelayanan Pekerjaan Sosial (Biyan)Jurnal Ilmiah Kebijakan dan Pelayanan Pekerjaan Sosial (Biyan)Kebutuhan akan sanitasi pada wanita berbeda dengan pria karena perbedaan kondisi fisik dan sistem reproduksi di antara keduanya. Hal paling umum yang menunjukkan ialah, wanita mengalami menstruasi setiap bulannya. Pemenuhan kebutuhan sanitasi khusus bagi wanita seringkali terabaikan, terutama pada kondisi-kondisi darurat seperti di tempat pengungsian korban bencana alam. Situasi bencana alam yang terkadang tak dapat diprediksi membuat proses penanggulangan menjadi lebih kompleks, terlebih lagi dengan adanya keterbatasan baik dari segi sumber daya alam, sumber daya manusia, hingga keterbatasan waktu. Namun, terlepas dari adanya keterbatasan tersebut, kebutuhan pengungsi harus tetap terpenuhi karena berkaitan erat dengan pelaksanaan hak asasi manusia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur atau studi kepustakaan dengan teknik pengumpulan data adalah kajian literatur. Literatur yang penulis gunakan berupa artikel, jurnal, dokumen, serta buku yang berkaitan dengan topik penelitian sebanyak 17 buah literatur. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis ketersediaan fasilitas sanitasi pada pengungsi wanita korban bencana alam.
Wanita memiliki kebutuhan sanitasi yang berbeda dan lebih kompleks karena siklus menstruasi, namun fasilitas sanitasi yang layak di tempat pengungsian pasca bencana sering tidak memenuhi standar tersebut.Penelitian ini menekankan pentingnya manajemen kebersihan menstruasi sebagai bagian dari hak asasi manusia serta mengidentifikasi tiga temuan utama.kerentanan gender wanita, dampak kesehatan akibat kurangnya sanitasi, dan lima aspek dasar penyediaan fasilitas sanitasi yang layak.Oleh karena itu, diperlukan skema bantuan berbasis gender yang mengintegrasikan aspek-aspek tersebut untuk meningkatkan kesetaraan dan keamanan wanita di lingkungan pengungsian.
Penelitian lapangan untuk mengevaluasi efektivitas model penyediaan fasilitas sanitasi berbasis gender di kamp pengungsi bencana alam di Indonesia. Analisis komparatif antara pendekatan komunitas‑led dan intervensi pemerintah dalam manajemen kebersihan menstruasi untuk mengidentifikasi faktor keberhasilan dan hambatan. Studi longitudinal untuk memonitor dampak kesehatan mental dan fisik wanita yang mendapatkan akses sanitasi layak selama periode pasca‑bencana. Pengembangan dan pengujian prototipe toilet portable yang memenuhi lima aspek sanitasi (availability, accessibility, affordability, quality & safety, privacy & dignity) dalam konteks kondisi darurat. Kajian kebijakan untuk menilai integrasi prinsip hak asasi manusia dalam regulasi nasional tentang sanitasi pengungsi, serta rekomendasi perbaikan kebijakan.
| File size | 355.8 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNTARUNTAR Dengan mematuhi pedoman PRISMA-P dan menggunakan basis data berkualitas tinggi seperti PsycInfo, PubMed, dan Scopus, studi ini memastikan bahwa sintesisDengan mematuhi pedoman PRISMA-P dan menggunakan basis data berkualitas tinggi seperti PsycInfo, PubMed, dan Scopus, studi ini memastikan bahwa sintesis
ILININSTITUTEILININSTITUTE Sudah pendampingan sikap positif kader kesehatan dalam pencegahan hipertensi kehamilan dari 30% kategori sikap negative menjadi 82,6% Kategori sikap positif.Sudah pendampingan sikap positif kader kesehatan dalam pencegahan hipertensi kehamilan dari 30% kategori sikap negative menjadi 82,6% Kategori sikap positif.
ILININSTITUTEILININSTITUTE Program ini bertujuan untuk memberdayakan wanita tani di KWT Putri Langgeng dengan meningkatkan keterampilan mereka dalam pengolahan hasil pertanian danProgram ini bertujuan untuk memberdayakan wanita tani di KWT Putri Langgeng dengan meningkatkan keterampilan mereka dalam pengolahan hasil pertanian dan
JURNALDIDAKTIKAJURNALDIDAKTIKA Dengan pendekatan kualitatif studi kasus, penelitian menggali bagaimana peserta didik mengaitkan teori akuntansi yang dipelajari di sekolah dengan praktikDengan pendekatan kualitatif studi kasus, penelitian menggali bagaimana peserta didik mengaitkan teori akuntansi yang dipelajari di sekolah dengan praktik
ILININSTITUTEILININSTITUTE Program pendampingan berbasis sekolah ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang gizi remaja, termasuk anemia dan pencegahannya,Program pendampingan berbasis sekolah ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang gizi remaja, termasuk anemia dan pencegahannya,
STIKES BETHESDASTIKES BETHESDA Temuan ini menegaskan pentingnya memperhatikan faktor budaya dalam menerapkan model perawatan, terutama pada masyarakat yang memiliki budaya yang kental,Temuan ini menegaskan pentingnya memperhatikan faktor budaya dalam menerapkan model perawatan, terutama pada masyarakat yang memiliki budaya yang kental,
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Kelelahan fisik teridentifikasi pada dimensi beban fisik dan ketidaknyamanan fisik, di mana masing-masing 11,4% responden mengalami tingkat kelelahan yangKelelahan fisik teridentifikasi pada dimensi beban fisik dan ketidaknyamanan fisik, di mana masing-masing 11,4% responden mengalami tingkat kelelahan yang
UNESAUNESA Penelitian ini menggunakan metode survei dan teknik analisis data deskriptif kuantitatif. Data diperoleh dengan teknik tes instrumen TKJI usia 16-19 tahun.Penelitian ini menggunakan metode survei dan teknik analisis data deskriptif kuantitatif. Data diperoleh dengan teknik tes instrumen TKJI usia 16-19 tahun.
Useful /
JOURNAL JPSJOURNAL JPS Ulkus diabetikum merupakan komplikasi kronis dari penyakit Diabetes Melitus, yang terjadi karena kadar glukosa darah yang tidak terkontrol. Pasien denganUlkus diabetikum merupakan komplikasi kronis dari penyakit Diabetes Melitus, yang terjadi karena kadar glukosa darah yang tidak terkontrol. Pasien dengan
STTKBSTTKB Metode kualitatif adalah metode yang akan digunakan dalam penelitian ini, data diperoleh melalui study kepustakaan dengan memanfaatkan berbagai sumberMetode kualitatif adalah metode yang akan digunakan dalam penelitian ini, data diperoleh melalui study kepustakaan dengan memanfaatkan berbagai sumber
UNTARUNTAR Hal ini menunjukkan bahwa bila semakin tinggi nilai transformational leadership, semakin tinggi pula nilai work engagement. Sebaliknya, semakin rendahHal ini menunjukkan bahwa bila semakin tinggi nilai transformational leadership, semakin tinggi pula nilai work engagement. Sebaliknya, semakin rendah
UNTARUNTAR 150) = 39.945, p < 0. 05. Besar peranan perceived social support terhadap work engagement adalah 20. 1%. Dapat disimpulkan bahwa semakin banyak social150) = 39.945, p < 0. 05. Besar peranan perceived social support terhadap work engagement adalah 20. 1%. Dapat disimpulkan bahwa semakin banyak social