UMPRUMPR

Anterior JurnalAnterior Jurnal

Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Palangka Raya mengalami kesenjangan dalam kepengurusan sejak periode 2023-2024 hingga transisi ke periode 2024-2025. Perubahan yang terjadi pada kuantitas dan kualitas anggota menyebabkan penurunan minat kaderisasi untuk menjadi pemimpin pada periode berikutnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi organisasi dalam proses pengkaderan antara pengurus dan anggota PC IMM Palangka Raya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dalam pengkaderan di PC IMM Palangka Raya terdiri dari komunikasi internal dan eksternal. Komunikasi internal memberikan kebebasan untuk menyampaikan informasi antara pemimpin, pengurus, dan anggota, sedangkan komunikasi eksternal terpusat pada PC IMM Palangka Raya sebagai wadah aspirasi untuk berkomunikasi dengan komisariat lainnya sesuai dengan tugas organisasi. Sistem pengkaderan di PC IMM Palangka Raya menerapkan kaderisasi formal dan informal, dengan proses yang berbeda antara pengurus dan perwakilan komisariat masing-masing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi, serta teknik pengabsahan data menggunakan triangulasi.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa analisis komunikasi organisasi pada pengkaderan di PC IMM Palangka Raya adalah komunikasi organisasi internal dan eksternal.Komunikasi organisasi internal memberikan kebebasan untuk menyampaikan informasi antara pemimpin, pengurus, dan anggota, sedangkan komunikasi organisasi eksternal merupakan mitra lembaga PC IMM Palangka Raya sebagai wadah aspirasi untuk menyampaikan kepada antar sesama lembaga lainnya sesuai dengan ranah tugas lembaga masing-masing.Sistem pengkaderan di PC IMM Palangka Raya tetap menerapkan kaderisasi formal dan informal, dengan proses yang berbeda antara pengurus dan perwakilan komisariat masing-masing.Komunikasi formal juga berperan penting untuk menyampaikan pendapat atau ide dalam forum musyawarah.Komunikasi organisasi internal memiliki kelebihan dalam penyampaian pesan secara menyeluruh, sedangkan komunikasi organisasi eksternal memiliki kekurangan dalam hal penyampaian pesan yang menyeluruh.Namun, komunikasi organisasi juga memiliki kelebihan bagi anggota yang kurang percaya diri dalam menyampaikan informasi atau pendapat kepada atasan.

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: . . 1. Menganalisis lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi penurunan minat kaderisasi di PC IMM Palangka Raya, termasuk faktor internal seperti kepemimpinan dan komunikasi, serta faktor eksternal seperti perubahan sosial dan budaya. . . 2. Meneliti strategi-strategi komunikasi yang efektif dalam meningkatkan partisipasi dan keterlibatan anggota dalam proses pengkaderan, serta bagaimana komunikasi organisasi dapat menjadi katalisator dalam membangun solidaritas dan semangat berorganisasi. . . 3. Mengkaji sistem pengkaderan informal yang diterapkan oleh PC IMM Palangka Raya, termasuk proses pembelajaran dan pengembangan kepemimpinan yang dilakukan oleh pengurus kepada anggota, serta bagaimana sistem ini dapat ditingkatkan dan disesuaikan dengan kebutuhan organisasi di masa depan.

Read online
File size125.36 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test