UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI

Jurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan AgribisnisJurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis

Labu kuning memiliki kulit tebal dan keras, sehingga tahan lama. Pembuatan keripik labu kuning memperpanjang daya simpan dan mendukung diversifikasi produk. Penelitian bertujuan mengevaluasi karakteristik keripik labu kuning goreng vakum pada berbagai konsentrasi CaCl2 dan suhu pembekuan. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor. Perendaman labu kuning dalam larutan CaCl2 0%, 1%, 2%, dan 3% merupakan faktor pertama. Pembekuan labu kuning dengan suhu -10°C dan -18°C merupakan faktor kedua. Hasil menunjukkan perlakuan perendaman labu kuning dalam larutan CaCl2 1% dengan suhu pembekuan -18°C menghasilkan keripik labu kuning dengan karakteristik terbaik, yaitu rendemen 27,90%, kadar abu 1,69%, kadar lemak 30,70%, warna disukai (4,47), kerenyahan disukai (4,15), aroma disukai (4,43), dan rasa disukai (4,00).

Berdasarkan penelitian, perendaman labu kuning dalam larutan CaCl2 1% dengan suhu pembekuan -18°C menghasilkan keripik labu kuning dengan karakteristik terbaik, yaitu rendemen 27,90%, kadar abu 1,69%, kadar lemak 30,70%, warna disukai (4,47), kerenyahan disukai (4,15), aroma disukai (4,43), dan rasa disukai (4,00).

Penelitian lanjutan dapat mengkaji penggunaan bahan pengawet alternatif selain CaCl2 untuk meningkatkan kualitas keripik labu kuning. Selain itu, perlu diteliti dampak variasi waktu pembekuan terhadap tekstur dan kadar lemak keripik. Penelitian juga dapat fokus pada optimasi suhu penggorengan vakum untuk mengurangi serapan minyak tanpa mengorbankan kualitas sensorik. Dengan menggabungkan metode pengolahan berbeda, seperti kombinasi pembekuan dan penggorengan vakum, mungkin ditemukan cara produksi yang lebih efisien. Penelitian tentang pengaruh konsentrasi CaCl2 terhadap nutrisi keripik juga penting untuk menjamin nilai gizi produk. Selain itu, penggunaan teknologi pengemasan ramah lingkungan dapat dieksplorasi untuk memperpanjang umur simpan. Kombinasi dengan bahan alami lain, seperti rempah atau ekstrak herbal, bisa menjadi arah studi baru untuk meningkatkan nilai tambah. Penelitian tentang pengaruh penyimpanan pasca-pengolahan pada berbagai kondisi lingkungan juga relevan. Penggunaan alat ukur sensorik yang lebih canggih dapat memberikan data yang lebih akurat. Terakhir, studi tentang keberlanjutan proses produksi, seperti penggunaan energi terbarukan, layak dikembangkan.

  1. Rendemen dan Fisiko-kimia Keripik Nangka (Arthocarpus sp) Berdasar Masa Masak Optimal Buah | The Indonesian... igtj.ub.ac.id/index.php/igtj/article/view/175Rendemen dan Fisiko kimia Keripik Nangka Arthocarpus sp Berdasar Masa Masak Optimal Buah The Indonesian igtj ub ac index php igtj article view 175
  2. Effect of Immersion in Calcium Chloride Solution on the Characteristic of Coconut Chips during Storage... journal.coconutcommunity.org/index.php/journalicc/article/view/6Effect of Immersion in Calcium Chloride Solution on the Characteristic of Coconut Chips during Storage journal coconutcommunity index php journalicc article view 6
  3. Rendemen dan Skrining Fitokimia pada Ekstrak Daun Sanseviera sp. | Jurnal Penelitian Pertanian Terapan.... jurnal.polinela.ac.id/index.php/JPPT/article/view/336Rendemen dan Skrining Fitokimia pada Ekstrak Daun Sanseviera sp Jurnal Penelitian Pertanian Terapan jurnal polinela ac index php JPPT article view 336
  4. PENGARUH APLIKASI EDIBLE COATING HIDROKSI PROPIL METIL SELULOSA DAN METIL SELULOSA TERHADAP PENURUNAN... jurnal.uns.ac.id/ilmupangan/article/view/42275PENGARUH APLIKASI EDIBLE COATING HIDROKSI PROPIL METIL SELULOSA DAN METIL SELULOSA TERHADAP PENURUNAN jurnal uns ac ilmupangan article view 42275
Read online
File size346.17 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test