AKPERRSPADJAKARTAAKPERRSPADJAKARTA
JOURNAL EDUCATIONAL OF NURSING(JEN)JOURNAL EDUCATIONAL OF NURSING(JEN)Background: Patients with chronic kidney disease undergoing hemodialysis frequently experience anxiety due to the continuous nature of the therapy. Progressive muscle relaxation techniques are used to help reduce anxiety by controlling muscle tension and regulating patients emotional responses. Objective: To determine the effect of progressive muscle relaxation techniques on anxiety levels among patients with chronic kidney disease undergoing hemodialysis at RSPAD Gatot Soebroto. Methods: This study employed a pre experimental one group pretest-posttest design, total sampling was used, involving 21 respondents who met the inclusion and exclusion criteria. The Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) was utilized to measure anxiety levels during the pretest and posttest. Data analysis was performed using the Wilcoxon Signed Rank Test. Results: A reduction in anxiety levels was observed. During the pretest, 16 respondents experienced mild anxiety and 5 respondents experienced moderate anxiety. After the intervention, anxiety levels decreased, with 19 respondents experiencing no anxiety and 2 respondents experiencing mild anxiety. Conclusion: Progressive muscle relaxation techniques significantly reduced anxiety levels in patients undergoing hemodialysis, with a p-value of 0.00 (p < 0.05). Recommendation: This study provides evidence that progressive muscle relaxation is an effective, safe, and simple non-pharmacological intervention for reducing anxiety in patients with chronic kidney disease undergoing hemodialysis, and may serve as a reference for clinical practice, patient self-management, and future research.
Progressive muscle relaxation techniques significantly reduced anxiety levels in patients undergoing hemodialysis.The study demonstrated that prior to the intervention, a majority of patients experienced mild to moderate anxiety.Following the intervention, a substantial reduction in anxiety was observed, with most patients reporting no anxiety symptoms.These findings support the use of progressive muscle relaxation as a non-pharmacological approach to managing anxiety in this patient population.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas progressive muscle relaxation (PMR) dalam kombinasi dengan intervensi non-farmakologis lainnya, seperti terapi kognitif perilaku atau mindfulness, untuk melihat apakah kombinasi ini dapat menghasilkan pengurangan kecemasan yang lebih signifikan pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis. Selain itu, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman subjektif pasien dalam menerima PMR, termasuk faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat keberhasilan intervensi ini, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi individu. Terakhir, studi prospektif jangka panjang diperlukan untuk mengevaluasi dampak PMR terhadap kualitas hidup pasien, tingkat kepatuhan terhadap terapi hemodialisis, dan kejadian komplikasi terkait kecemasan, guna memberikan bukti yang lebih kuat untuk integrasi PMR ke dalam praktik klinis rutin.
- The Effect of Progressive Muscle Relaxation Technique on Anxiety Levels in Chronic Kidney Failure Patients... doi.org/10.37430/jen.v9i1.343The Effect of Progressive Muscle Relaxation Technique on Anxiety Levels in Chronic Kidney Failure Patients doi 10 37430 jen v9i1 343
- PENGARAUH RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP KECEMASAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA... doi.org/10.31004/jkt.v5i4.34931PENGARAUH RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP KECEMASAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA doi 10 31004 jkt v5i4 34931
| File size | 179.41 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
POLKESBANPOLKESBAN Penyakit ginjal kronik (PGK) merupakan penyakit tidak menular dengan angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi, sering kali memerlukan terapi hemodialisis.Penyakit ginjal kronik (PGK) merupakan penyakit tidak menular dengan angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi, sering kali memerlukan terapi hemodialisis.
JURNALBIKESJURNALBIKES Analisis bivariat menunjukkan hubungan yang signifikan antara self-esteem dengan kualitas hidup, dengan nilai p sebesar 0,000 (p < 0,05) dan korelasi negatifAnalisis bivariat menunjukkan hubungan yang signifikan antara self-esteem dengan kualitas hidup, dengan nilai p sebesar 0,000 (p < 0,05) dan korelasi negatif
AKPERRSPADJAKARTAAKPERRSPADJAKARTA Metode: Menggunakan desain penelitian Pre-Eksperimen dengan One Group Pretest and Posttest Design dengan sampel sebanyak 18 responden. Terdapat penurunanMetode: Menggunakan desain penelitian Pre-Eksperimen dengan One Group Pretest and Posttest Design dengan sampel sebanyak 18 responden. Terdapat penurunan
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Hasil: Hasil penelitian ini mengidentifikasi bahwa mayoritas responden berjenis kelamin laki – laki (67,9%,), usia dewasa akhir (53,6%), tingkat pendidikanHasil: Hasil penelitian ini mengidentifikasi bahwa mayoritas responden berjenis kelamin laki – laki (67,9%,), usia dewasa akhir (53,6%), tingkat pendidikan
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Tujuan: Untuk mengetahui dan memahami bagaimana persepsi pasien hemodialisa terhadap kualitas hidup pasien. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif,Tujuan: Untuk mengetahui dan memahami bagaimana persepsi pasien hemodialisa terhadap kualitas hidup pasien. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif,
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 95. 5% peserta terdiri dari petinggi Desa dan perangkat Desa yang ada di Kecamatan Tahunan dari respon yang disampaikanHasil kegiatan menunjukkan bahwa 95. 5% peserta terdiri dari petinggi Desa dan perangkat Desa yang ada di Kecamatan Tahunan dari respon yang disampaikan
POLTEKKES JAYAPURAPOLTEKKES JAYAPURA Dunia kesehatan mulai memandang Penyakit Ginjal Kronik (PGK) sebagai emerging public health problem karena angka kejadiannya meningkat dari tahun ke tahun.Dunia kesehatan mulai memandang Penyakit Ginjal Kronik (PGK) sebagai emerging public health problem karena angka kejadiannya meningkat dari tahun ke tahun.
UMSBUMSB Jumlah sampel sebanyak 38 orang dengan tehnik pengambilan sampel purposive sampling, penelitian ini dilakukan pada pasien gagl ginjal kronik yang menjalaniJumlah sampel sebanyak 38 orang dengan tehnik pengambilan sampel purposive sampling, penelitian ini dilakukan pada pasien gagl ginjal kronik yang menjalani
Useful /
AKPERGITAMATURAABADIAKPERGITAMATURAABADI Selain itu, pada aspek penularan, responden belum menyadari sepenuhnya bahwa bayi memiliki risiko tinggi tertular TB Paru. Kesimpulan secara keseluruhan,Selain itu, pada aspek penularan, responden belum menyadari sepenuhnya bahwa bayi memiliki risiko tinggi tertular TB Paru. Kesimpulan secara keseluruhan,
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Dukungan keluarga yang baik dapat meningkatkan kualitas hidup penderita melalui keterlibatan dalam pengobatan, pemantauan pola makan, hingga dukungan emosional.Dukungan keluarga yang baik dapat meningkatkan kualitas hidup penderita melalui keterlibatan dalam pengobatan, pemantauan pola makan, hingga dukungan emosional.
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Dengan tingginya prevalensi TB paru di Manggarai, penting untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan, khususnya self‑efficacy, sebagaiDengan tingginya prevalensi TB paru di Manggarai, penting untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan, khususnya self‑efficacy, sebagai
UMSBUMSB Di era new normal pandemi COVID-19, pelayanan kesehatan harus tetap berjalan secara optimal, aman bagi pasien dan bidan dengan berbagai penyesuaian berdasarkanDi era new normal pandemi COVID-19, pelayanan kesehatan harus tetap berjalan secara optimal, aman bagi pasien dan bidan dengan berbagai penyesuaian berdasarkan