AKPERRSPADJAKARTAAKPERRSPADJAKARTA
JOURNAL EDUCATIONAL OF NURSING(JEN)JOURNAL EDUCATIONAL OF NURSING(JEN)Kesehatan reproduksi remaja putri dapat tercermin melalui keteraturan siklus menstruasi, yang dipengaruhi oleh faktor biologis dan psikologis seperti stres akademik. Stres dapat mengganggu regulasi hormon reproduksi melalui aktivasi sumsum hipotalamus-hipofisis-adrenal (HPA), yang berpotensi menyebabkan ketidakaturan menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara tingkat stres akademik dan keteraturan siklus menstruasi pada remaja putri di SMK Al Azhar. Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional dan desain observasional kuantitatif. 200 siswi kelas X–XII yang dipilih dengan sampling lengkap menjadi populasi penelitian. Kuesioner siklus menstruasi yang divalidasi dan Skala Stres yang Dipersepsikan (PSS) digunakan untuk mengumpulkan data. Uji Chi-Square (χ²) digunakan untuk menganalisis data. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 17 tahun (64,5%) dan memiliki status nutrisi normal (68,5%). Mayoritas mengalami stres ringan (59%) dan memiliki siklus menstruasi normal (85,5%). Namun, analisis statistik menunjukkan hubungan signifikan antara tingkat stres akademik dan keteraturan siklus menstruasi (p = 0,005). Semakin tinggi tingkat stres akademik, semakin besar kemungkinan mengalami ketidakaturan menstruasi. Oleh karena itu, intervensi promotif dan preventif berbasis sekolah seperti pendidikan manajemen stres, pola tidur sehat, dan program gaya hidup seimbang disarankan untuk mendukung kesehatan reproduksi remaja.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat stres akademik yang lebih tinggi secara signifikan meningkatkan risiko ketidakaturan siklus menstruasi pada remaja putri.Efek ini terjadi melalui mekanisme neuroendokrin yang melibatkan aktivasi sumsum HPA dan gangguan sekresi hormon reproduksi.Oleh karena itu, strategi promosi dan preventif berbasis sekolah yang mencakup pendidikan manajemen stres, tidur yang cukup, dan nutrisi seimbang diperlukan untuk menjaga kesehatan reproduksi remaja.
Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, studi jangka panjang tentang dampak program manajemen stres berbasis sekolah terhadap keteraturan siklus menstruasi pada remaja. Kedua, penelitian lebih lanjut tentang peran kualitas tidur dalam memengaruhi ketidakaturan menstruasi di tengah tekanan akademik. Ketiga, analisis perbandingan antara tekanan akademik dan keteraturan siklus menstruasi pada berbagai tingkat pendidikan, seperti SMK, SMA, dan perguruan tinggi, untuk memahami perbedaan dampaknya. Saran-saran ini bertujuan untuk memperluas wawasan tentang interaksi antara faktor psikososial dan kesehatan reproduksi remaja.
| File size | 245.51 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
ALMAATAALMAATA Remaja putri diharapkan menjaga status gizi agar tetap normal guna meminimalisir risiko infertilitas di masa depan. Optimalisasi pendidikan gizi dan reproduksiRemaja putri diharapkan menjaga status gizi agar tetap normal guna meminimalisir risiko infertilitas di masa depan. Optimalisasi pendidikan gizi dan reproduksi
POLTEKKES KDIPOLTEKKES KDI Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara intensitas kebisingan dengan risiko stres kerja pada teknisi depo lokomotif. Metode penelitian observasionalPenelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara intensitas kebisingan dengan risiko stres kerja pada teknisi depo lokomotif. Metode penelitian observasional
STIKESBAPTISSTIKESBAPTIS Analisis data menggunakan chi-square. Hasil penelitian menunjukan pasien gagal jantung mengalami tingkat stres sedang sebesar 59,4% dan kualitas tidurAnalisis data menggunakan chi-square. Hasil penelitian menunjukan pasien gagal jantung mengalami tingkat stres sedang sebesar 59,4% dan kualitas tidur
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Beban akademik, sosial, dan tuntutan lingkungan disekitarnya dapat mengganggu fungsi aksis hipotalamus-pituitari-ovarium (HPO) yang mengatur siklus menstruasi.Beban akademik, sosial, dan tuntutan lingkungan disekitarnya dapat mengganggu fungsi aksis hipotalamus-pituitari-ovarium (HPO) yang mengatur siklus menstruasi.
UM MetroUM Metro Hal ini terbukti dengan nilai koefisien korelasi produk‑moment sebesar 0,655 yang lebih besar dari nilai 0,3610, dengan taraf signifikansi 5% dan masukHal ini terbukti dengan nilai koefisien korelasi produk‑moment sebesar 0,655 yang lebih besar dari nilai 0,3610, dengan taraf signifikansi 5% dan masuk
UNSURYAUNSURYA Temuan penelitian menyarankan bahwa perusahaan harus menerapkan kebijakan keseimbangan kerja-kehidupan yang komprehensif dan sistem dukungan untuk meningkatkanTemuan penelitian menyarankan bahwa perusahaan harus menerapkan kebijakan keseimbangan kerja-kehidupan yang komprehensif dan sistem dukungan untuk meningkatkan
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH Kesimpulannya, program kesehatan korporat yang dirancang secara terstruktur dan berbasis data fisiologis memberikan dampak positif terhadap kondisi kesehatanKesimpulannya, program kesehatan korporat yang dirancang secara terstruktur dan berbasis data fisiologis memberikan dampak positif terhadap kondisi kesehatan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Menua merupakan proses seumur hidup yang tidak hanya dimulai pada saat tertentu melainkan sejak awal kehidupan. Proses menua menyebabkan banyak perubahanMenua merupakan proses seumur hidup yang tidak hanya dimulai pada saat tertentu melainkan sejak awal kehidupan. Proses menua menyebabkan banyak perubahan
Useful /
UNSURYAUNSURYA Penelitian ini bertujuan merancang dan menguji kinerja sistem proteksi otomatis yang mampu mendeteksi level air menggunakan sensor float switch P31 danPenelitian ini bertujuan merancang dan menguji kinerja sistem proteksi otomatis yang mampu mendeteksi level air menggunakan sensor float switch P31 dan
UMSJUMSJ Sebab hukum adat merupakan nilai-nilai (kebenaran dan keadilan) yang hidup di tengah masyarakat. Dan tuntutan masyarakat sebenarnya adalah kebenaran danSebab hukum adat merupakan nilai-nilai (kebenaran dan keadilan) yang hidup di tengah masyarakat. Dan tuntutan masyarakat sebenarnya adalah kebenaran dan
POLTEKKES KDIPOLTEKKES KDI Simpulan: Program MBG perlu diperkuat melalui diversifikasi menu berbasis pangan lokal, monitoring berkelanjutan, dan kolaborasi BGN dengan Satuan PelayananSimpulan: Program MBG perlu diperkuat melalui diversifikasi menu berbasis pangan lokal, monitoring berkelanjutan, dan kolaborasi BGN dengan Satuan Pelayanan
POLTEKKES KDIPOLTEKKES KDI Limfadenitis tuberkulosis (LNTB) adalah bentuk tuberkulosis ekstraparu yang sering ditemukan di Indonesia dengan variasi klinis dan sitopatologi yang menyulitkanLimfadenitis tuberkulosis (LNTB) adalah bentuk tuberkulosis ekstraparu yang sering ditemukan di Indonesia dengan variasi klinis dan sitopatologi yang menyulitkan