AKPERRSPADJAKARTAAKPERRSPADJAKARTA
JOURNAL EDUCATIONAL OF NURSING(JEN)JOURNAL EDUCATIONAL OF NURSING(JEN)Latar Belakang: Hipertensi merupakan masalah kesehatan publik global yang signifikan, dengan prevalensi yang meningkat terutama pada dewasa dan lansia. Intervensi non‑farmakologis seperti teknik relaksasi (misalnya latihan pernapasan, relaksasi berbasis pijatan, relaksasi otot progresif, mindfulness, dan citra terpandu) serta latihan fisik (misalnya latihan aerobik, latihan genggaman isometrik, yoga, tai chi, dan pelatihan multikomponen) secara luas direkomendasikan untuk mengendalikan tekanan darah. Namun, bukti perbandingan mengenai efektivitas relatif keduanya masih terbatas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan membandingkan efektivitas teknik relaksasi dan latihan fisik dalam menurunkan tekanan darah menggunakan pendekatan meta‑analisis. Metode: Meta‑analisis ini dilakukan sesuai dengan pedoman PRISMA 2020. Uji coba terkontrol acak dan studi kuasi‑eksperimental yang mengevaluasi intervensi teknik relaksasi atau latihan fisik terhadap hasil tekanan darah termasuk dalam analisis. Analisis statistik menggunakan model efek acak dengan standar mean difference (SMD) sebagai ukuran efek. Analisis subkelompok berdasarkan kelompok umur dan tipe intervensi dilakukan, dan heterogenitas dinilai dengan statistik I². Hasil: Sebanyak 33 studi termasuk dalam analisis. Secara keseluruhan, intervensi non‑farmakologis secara signifikan menurunkan tekanan darah (SMD = −0.744; p < 0,001). Analisis subkelompok menunjukkan bahwa teknik relaksasi menghasilkan penurunan tekanan darah yang lebih besar (SMD = −0.954) dibandingkan latihan fisik (SMD = −0.570). Efek paling signifikan tercatat pada lansia (SMD = −1.075). Heterogenitas yang substansial teridentifikasi di seluruh studi (I² = 74,1 %), yang kemungkinan mencerminkan variasi tipe intervensi, intensitas, durasi, dan karakteristik populasi. Kesimpulan: Baik teknik relaksasi maupun latihan fisik merupakan intervensi non‑farmakologis yang efektif untuk menurunkan tekanan darah. Teknik relaksasi menunjukkan efek yang lebih besar dan konsisten, terutama pada lansia, sehingga mendukung prioritas penggunaannya dalam strategi manajemen hipertensi yang disesuaikan dengan usia.
Meta‑analisis ini menunjukkan bahwa teknik relaksasi dan latihan fisik sama‑sama efektif menurunkan tekanan darah, namun teknik relaksasi memberikan manfaat yang lebih besar dan konsisten, terutama pada lansia karena memengaruhi sistem saraf otonom dan mudah diterapkan pada individu dengan keterbatasan fisik.Latihan fisik tetap penting dalam manajemen hipertensi karena manfaat adaptasi kardiovaskular jangka panjang, meskipun efektivitasnya dipengaruhi oleh jenis, intensitas, dan karakteristik peserta.Oleh karena itu, intervensi latihan fisik harus disesuaikan secara individual untuk memperoleh manfaat optimal.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi apakah kombinasi teknik relaksasi dengan jenis latihan fisik tertentu, seperti yoga, menghasilkan penurunan tekanan darah yang lebih signifikan dibandingkan masing‑masing intervensi pada populasi lansia melalui uji coba terkontrol acak. Selain itu, diperlukan studi kohort prospektif untuk menilai bagaimana variasi durasi dan intensitas latihan fisik memengaruhi efektivitas teknik relaksasi dalam mengontrol tekanan darah pada pasien hipertensi dengan tingkat aktivitas fisik yang beragam. Selanjutnya, uji coba terkontrol tercluster dapat menguji apakah penerapan protokol intervensi non‑farmakologis yang terstandardisasi melalui aplikasi digital mandiri meningkatkan kepatuhan peserta dan hasil penurunan tekanan darah dibandingkan intervensi tradisional berbasis komunitas. Penelitian‑penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan bukti metodologis yang kuat, mengurangi heterogenitas temuan sebelumnya, dan membantu merumuskan pedoman klinis yang lebih tepat sasaran untuk manajemen hipertensi pada berbagai kelompok usia.
- Pengaruh Latihan Fisik Brisk Walking Terhadap Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja... wpcpublisher.com/jurnal/index.php/HRJI/article/view/323Pengaruh Latihan Fisik Brisk Walking Terhadap Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja wpcpublisher jurnal index php HRJI article view 323
- Perbandingan Efektivitas Massage Musculus Trapezius dengan Aromaterapi Mawar Terhadap Perubahan Tekanan... ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/manuju/article/view/11210Perbandingan Efektivitas Massage Musculus Trapezius dengan Aromaterapi Mawar Terhadap Perubahan Tekanan ejurnalmalahayati ac index php manuju article view 11210
- COMPARATIVE ANALYSIS OF THE EFFECTIVENESS OF RELAXATION TECHNIQUES AND PHYSICAL EXERCISE ON CONTROLLED... doi.org/10.37430/jen.v9i1.350COMPARATIVE ANALYSIS OF THE EFFECTIVENESS OF RELAXATION TECHNIQUES AND PHYSICAL EXERCISE ON CONTROLLED doi 10 37430 jen v9i1 350
- Effectiveness of Effleurage Back Massage and Slow Deep Breathing on Vital Signs in Hypertension Patients... doi.org/10.70111/hg2204Effectiveness of Effleurage Back Massage and Slow Deep Breathing on Vital Signs in Hypertension Patients doi 10 70111 hg2204
| File size | 828.23 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
PELNIPELNI Berdasarkan data World Health Organization (2022), lebih dari 1,13 miliar orang di dunia mengalami hipertensi. Salah satu terapi komplementer keperawatanBerdasarkan data World Health Organization (2022), lebih dari 1,13 miliar orang di dunia mengalami hipertensi. Salah satu terapi komplementer keperawatan
UMNYARSIUMNYARSI Hipertensi adalah keadaan dimana terjadinya peningkatan tekanan darah yang melebihi batas normal yaitu tekanan darah sistolik melebihi 140 mmHg dan tekananHipertensi adalah keadaan dimana terjadinya peningkatan tekanan darah yang melebihi batas normal yaitu tekanan darah sistolik melebihi 140 mmHg dan tekanan
SAINTISPUBSAINTISPUB Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis secara deskriptif. Temuan menunjukkan bahwa guru mata pelajaran non‑agamaData dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis secara deskriptif. Temuan menunjukkan bahwa guru mata pelajaran non‑agama
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Penelitian ini bertujuan untuk menentukan deskripsi MCV dan MCH pada pasien tuberculosis paru di RSUD Gambiran, Kediri. Metode yang digunakan adalah metodePenelitian ini bertujuan untuk menentukan deskripsi MCV dan MCH pada pasien tuberculosis paru di RSUD Gambiran, Kediri. Metode yang digunakan adalah metode
POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG People with chronic kidney disease who are performing Hemodialysis suffer from anemia. Blood loss during the hemodialysis process is affected by frequentPeople with chronic kidney disease who are performing Hemodialysis suffer from anemia. Blood loss during the hemodialysis process is affected by frequent
UMAUMA Penegakan hukum dengan sarana penal, seperti penerapan Pasal 81 ayat (2) UU No. 23 Tahun 2002, sudah sangat baik dan sesuai hukum. Namun, selain saranaPenegakan hukum dengan sarana penal, seperti penerapan Pasal 81 ayat (2) UU No. 23 Tahun 2002, sudah sangat baik dan sesuai hukum. Namun, selain sarana
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Kemudian dilanjutkan menghitung kadar menggunakan Spektrometri UV-Vis dengan memperoleh panjang gelombang maksimum 552 nm. Hasil penelitian menunjukkanKemudian dilanjutkan menghitung kadar menggunakan Spektrometri UV-Vis dengan memperoleh panjang gelombang maksimum 552 nm. Hasil penelitian menunjukkan
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Selain kebutuhan dalam aspek fisik, anak juga memerlukan bimbingan dan kasih sayang dari orang tua sehingga anak berhak untuk mendapatkan pengasuhan yangSelain kebutuhan dalam aspek fisik, anak juga memerlukan bimbingan dan kasih sayang dari orang tua sehingga anak berhak untuk mendapatkan pengasuhan yang
Useful /
PELNIPELNI Chronic Kidney Disease telah muncul sebagai salah satu dari penyebab utama kematian dan disebut sebagai silent disease. Prevalensi Chronic Kidney DiseaseChronic Kidney Disease telah muncul sebagai salah satu dari penyebab utama kematian dan disebut sebagai silent disease. Prevalensi Chronic Kidney Disease
UMAUMA Bagaimana upaya penegakan hukum bagi anak sebagai pelaku kekerasan oleh di Kepolisian Resort Kota Medan. Bagaimana penerapan asas keadilan bagi anak sebagaiBagaimana upaya penegakan hukum bagi anak sebagai pelaku kekerasan oleh di Kepolisian Resort Kota Medan. Bagaimana penerapan asas keadilan bagi anak sebagai
UMAUMA Pengelolaan hukum pada dasarnya melibatkan semua warga negara melalui penegak hukum. Dalam praktiknya, peran kejaksaan tetap menjadi pusat dalam prosesPengelolaan hukum pada dasarnya melibatkan semua warga negara melalui penegak hukum. Dalam praktiknya, peran kejaksaan tetap menjadi pusat dalam proses
UMAUMA Penelitian ini menyimpulkan bahwa proses hukum penagihan pajak dengan surat paksa dan penyitaan telah dilaksanakan sesuai tahapan dan peraturan yang berlakuPenelitian ini menyimpulkan bahwa proses hukum penagihan pajak dengan surat paksa dan penyitaan telah dilaksanakan sesuai tahapan dan peraturan yang berlaku