UBTUBT

Edukasia : Jurnal PendidikanEdukasia : Jurnal Pendidikan

Sudah menjadi sebuah konsekuensi logis untuk bisa beradaptasi ketika kita mengikuti peradaban zaman yang semakin maju dan menjadi sebuah tuntutan wajib untuk bisa memberikan inovasi-inovasi kreatif terhadap perkembangan zaman yang terjadi agar tidak tergerus oleh hal-hal yang mengarah pada dampak negatif dari pengaruh globalisasi itu sendiri misalnya saja seperti lunturnya budaya lokal dan masuknya budaya asing yang kurang baik. Dalam ranah pendidikan penggunaan media sosial yang terlalu berlebihan serta kurangnya pengawasan terhadap pelajar dalam mengunakan media sosial tersebut bisa menjadikan karakter, moral dan etika pelajar menjadi buruk akibat konten-konten negatif yang mereka tonton. Di Indonesia sendiri aplikasi Tiktok pernah mengalami masa pembelokiran dan pemantauan sejak 3 juli 2018, namun dengan memenuhi 9 dari 10 syarat yang diberikan kementrian komunikasi dan informatika (kominfo) Tiktok mulai diizinkan lagi di Indonessia dan mengalami peningkatan jumlah penggunanya. Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media sosial tiktok terhadap perilaku motivasi belajar, etika, dan moral siswa perempuan di SDN 050 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dengan pengumpulan data melalui observasi dan kajian literasi. Teknik analisis data menggunakan kajian literatur referensi, mengenai hasil yang diperoleh menjelaskan bahwa pemanfaatan media sosial tiktok cenderung kepada penghiburan diri daripada menggunakan untuk penunjang belajar (motivasi belajar peserta didik).

Dari hasil analisis data dan pembahasan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa media sosial Tiktok yang digunakan oleh para peserta didik tidak terlalu merugikan mereka, namun tetap harus diberikan batasan terhadap penggunaan gadget.Sebagian anak memanfaatkan Tiktok untuk mengembangkan kreativitas dan pengetahuan, namun mayoritas lebih menggunakannya untuk hiburan.Penggunaan Tiktok dapat berdampak positif pada aspek kognitif dan psikomotorik, tetapi juga dapat menyebabkan kurangnya motivasi belajar dan kurangnya perhatian terhadap lingkungan sekitar jika tidak dikontrol dengan baik.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai jenis konten Tiktok yang paling berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa, baik secara positif maupun negatif. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran yang mengintegrasikan Tiktok sebagai media pembelajaran yang kreatif dan interaktif, dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan etika. Ketiga, penting untuk meneliti efektivitas program literasi digital yang dirancang khusus untuk siswa sekolah dasar dalam membimbing mereka menggunakan Tiktok secara bijak dan bertanggung jawab. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dampak Tiktok terhadap perkembangan siswa dan menghasilkan strategi yang efektif untuk memaksimalkan manfaatnya sekaligus meminimalkan risiko negatifnya, sehingga dapat mendukung proses pembelajaran yang lebih berkualitas dan relevan dengan era digital.

Read online
File size250.04 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test