ENSIKLOPEDIAKUENSIKLOPEDIAKU
Ensiklopedia of JournalEnsiklopedia of JournalPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketentuan hukum yang mengatur balap liar berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, serta untuk mengkaji upaya penegakan hukum terhadap pelaku balap liar di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya. Metode penelitian yang digunakan adalah normatif empiris, dengan pendekatan studi kepustakaan dan wawancara bersama aparat Satuan Lalu Lintas Polresta Sorong Kota sebagai sumber data lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan balap liar merupakan pelanggaran lalu lintas sebagaimana diatur dalam Pasal 297 jo Pasal 115 huruf b dan Pasal 311 ayat (1) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009. Penegakan hukum dilakukan melalui upaya represif (penilangan, penyitaan kendaraan, dan pemberian sanksi) serta upaya preventif (patroli rutin, sosialisasi keselamatan berkendara, dan kerja sama lintas instansi). Namun demikian, pelaksanaan di lapangan masih menghadapi kendala, seperti rendahnya kesadaran hukum masyarakat, sanksi yang belum memberikan efek jera, serta keterbatasan sarana pengawasan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas penegakan hukum terhadap balap liar di Kota Sorong masih perlu ditingkatkan melalui perbaikan regulasi, penguatan koordinasi antarinstansi, dan edukasi hukum masyarakat guna menciptakan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas secara berkelanjutan.
Penegakan hukum terhadap balap liar di Kota Sorong telah dilaksanakan melalui langkah represif dan preventif oleh Satlantas Polresta Sorong, seperti pemeriksaan kendaraan, pemusnahan komponen tidak standar, penilangan, dan patroli rutin di lokasi rawan.Namun, sanksi yang diterapkan, terutama denda sebesar Rp250.000, belum menimbulkan efek jera yang signifikan, sehingga pelanggaran masih sering terjadi.Kendala utama penindakan ialah pelaku yang melarikan diri, kurangnya kesadaran masyarakat, dan rendahnya pengawasan orang tua.Meskipun terdapat dukungan masyarakat dan kerja sama dengan instansi lain, efektivitas penegakan hukum masih rendah karena sanksi tidak diterapkan secara maksimal sesuai dengan pasal 297 UULLAJ.Oleh karena itu, dibutuhkan peningkatan ketegasan hukum, koordinasi antarinstansi, dan kesadaran sosial untuk mewujudkan penegakan hukum yang lebih efektif.
Untuk meningkatkan efektivitas penegakan hukum terhadap balap liar di Kota Sorong, diperlukan upaya komprehensif yang melibatkan berbagai pihak. Pertama, perlu ada perbaikan regulasi yang lebih tegas dan jelas, termasuk peningkatan sanksi bagi pelaku balap liar. Kedua, penguatan koordinasi antarinstansi, seperti antara kepolisian, Dinas Perhubungan, dan TNI, dapat meningkatkan efektivitas penegakan hukum. Ketiga, edukasi hukum masyarakat, terutama remaja dan orang tua, dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif dalam mencegah dan melaporkan balap liar. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada studi komparatif antara Kota Sorong dengan daerah lain yang berhasil mengurangi balap liar, serta menganalisis faktor-faktor sosial dan budaya yang mempengaruhi perilaku balap liar di kalangan remaja.
| File size | 275.71 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UKIPUKIP Manajemen risiko secara signifikan memoderasi hubungan antara literasi keuangan dan keputusan investasi, sehingga kombinasi keduanya meningkatkan efektivitasManajemen risiko secara signifikan memoderasi hubungan antara literasi keuangan dan keputusan investasi, sehingga kombinasi keduanya meningkatkan efektivitas
UKIPUKIP Hasil penelitian menunjukkan bahwa transparansi dan akuntabilitas dalam manajemen keuangan berkontribusi secara signifikan terhadap efektivitas pengelolaanHasil penelitian menunjukkan bahwa transparansi dan akuntabilitas dalam manajemen keuangan berkontribusi secara signifikan terhadap efektivitas pengelolaan
UKIPUKIP Oleh karena itu, BAPPEDA Nabire disarankan untuk meningkatkan kualitas perencanaan serta mengoptimalkan evaluasi dan sistem pelaporan guna mencapai efektivitasOleh karena itu, BAPPEDA Nabire disarankan untuk meningkatkan kualitas perencanaan serta mengoptimalkan evaluasi dan sistem pelaporan guna mencapai efektivitas
EKASAKTIEKASAKTI Kompetensi professional guru merupakan salah satu 4 jenis kompetensi guru. Empat kompetensi guru tersebut meliputi kompetensi pedagogic, kompetensi social,Kompetensi professional guru merupakan salah satu 4 jenis kompetensi guru. Empat kompetensi guru tersebut meliputi kompetensi pedagogic, kompetensi social,
IAINFMPAPUAIAINFMPAPUA Dalam lingkungan pendidikan modern yang dinamis dan kompetitif, manajemen sumber daya manusia (SDM) berbasis kompetensi adalah topik yang harus diperhatikan.Dalam lingkungan pendidikan modern yang dinamis dan kompetitif, manajemen sumber daya manusia (SDM) berbasis kompetensi adalah topik yang harus diperhatikan.
ASHAPUBLISHINGASHAPUBLISHING Data dikumpulkan dari 150 responden utama melalui survei terstruktur dan sumber sekunder dari 2020 hingga 2024. Kapasitas kebijakan diukur menggunakanData dikumpulkan dari 150 responden utama melalui survei terstruktur dan sumber sekunder dari 2020 hingga 2024. Kapasitas kebijakan diukur menggunakan
STMIK BANJARBARUSTMIK BANJARBARU Sistem ini dikembangkan menggunakan model Waterfall dan diuji dengan metode black box. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berhasil mengurangi potensiSistem ini dikembangkan menggunakan model Waterfall dan diuji dengan metode black box. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berhasil mengurangi potensi
UNIPAUNIPA Analisis regresi linier berganda menunjukkan pendidikan formal, usia, dan frekuensi sosialisasi secara bersama-sama mempengaruhi penerapan fungsi keluarga.Analisis regresi linier berganda menunjukkan pendidikan formal, usia, dan frekuensi sosialisasi secara bersama-sama mempengaruhi penerapan fungsi keluarga.
Useful /
UKIPUKIP Implementasi teknologi LBS yang menggunakan data lokasi pengguna secara real-time memungkinkan penyesuaian informasi yang ditampilkan berdasarkan lokasiImplementasi teknologi LBS yang menggunakan data lokasi pengguna secara real-time memungkinkan penyesuaian informasi yang ditampilkan berdasarkan lokasi
UKIPUKIP Dengan demikian, perusahaan dapat meraih manfaat ganda.mengurangi dampak lingkungan dan meningkatkan efisiensi biaya, yang pada akhirnya dapat meningkatkanDengan demikian, perusahaan dapat meraih manfaat ganda.mengurangi dampak lingkungan dan meningkatkan efisiensi biaya, yang pada akhirnya dapat meningkatkan
UMSJUMSJ Penanganan konflik fungsional di Desa terlihat melalui berbagai tindakan musyawarah atau rembug Desa antara golongan elit lokal desa, yaitu Badan PermusyawaratanPenanganan konflik fungsional di Desa terlihat melalui berbagai tindakan musyawarah atau rembug Desa antara golongan elit lokal desa, yaitu Badan Permusyawaratan
PUBLINEPUBLINE A cross-sectional survey was conducted involving 250 children aged 6–59 months in selected remote villages. Nutritional status was assessed using anthropometricA cross-sectional survey was conducted involving 250 children aged 6–59 months in selected remote villages. Nutritional status was assessed using anthropometric