AKPERRSPADJAKARTAAKPERRSPADJAKARTA

JOURNAL EDUCATIONAL OF NURSING(JEN)JOURNAL EDUCATIONAL OF NURSING(JEN)

Praktik Berbasis Bukti (EBP) penting untuk menjamin perawatan kebidanan yang aman, efektif, dan berpusat pada perempuan, namun penerapannya di kalangan mahasiswa kebidanan Indonesia masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan menggambarkan tingkat pengetahuan, sikap, dan kesiapan mahasiswa kebidanan di Padang, Sumatera Barat dalam menerapkan EBP. Metode survei analitis dengan desain cross‑sectional dilakukan pada bulan Mei hingga Desember 2023 menggunakan kuesioner Student Evidence‑Based Practice (S‑EBPQ) yang terdiri dari 21 butir untuk menilai praktik, sikap, serta pengetahuan/kemampuan dalam mencari dan menerapkan bukti. Sebanyak 83 mahasiswa yang telah menjalani klinik turut serta; mayoritas (95,2 %) sebelumnya mempelajari metode penelitian dan statistik, serta hampir semua (98,8 %) telah diperkenalkan pada EBP. Hasil menunjukkan 69,9 % memiliki pengetahuan EBP pada tingkat sedang, 10,8 % baik, dan 19,3 % rendah; 59,0 % memiliki sikap positif, sementara 41,0 % masih kurang mendukung. Mengenai kesiapan, 72,3 % berada pada tingkat sedang, 16,9 % siap, dan 10,8 % tidak siap mengimplementasikan EBP. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan integrasi EBP dalam kurikulum kebidanan dan lingkungan belajar klinis.

Studi ini menunjukkan bahwa mahasiswa kebidanan di Kota Padang secara umum memiliki pengetahuan dan kesiapan yang bersifat sedang untuk menerapkan praktik berbasis bukti (EBP), serta menunjukkan sikap yang sebagian besar positif namun belum seragam terhadap EBP.Temuan tersebut mengindikasikan bahwa EBP telah diperkenalkan dalam pendidikan kebidanan, namun belum sepenuhnya diterjemahkan menjadi pemahaman konseptual yang kuat dan kepercayaan diri dalam penerapan klinis bagi semua mahasiswa.Data kontekstual ini dapat dijadikan dasar untuk memperkuat integrasi EBP dalam kurikulum kebidanan serta lingkungan klinis di Indonesia.

Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas integrasi EBP secara longitudinal dalam kurikulum kebidanan dengan melacak perubahan pengetahuan, sikap, dan kesiapan mahasiswa selama beberapa tahun studi, sehingga dapat mengidentifikasi titik kritis perkembangan kompetensi. Selanjutnya, perlu dilakukan uji coba intervensi berbasis simulasi yang membandingkan metode pelatihan EBP simulasi dengan kuliah tradisional untuk menilai peningkatan keterampilan pencarian, penilaian, dan penerapan bukti pada mahasiswa kebidanan. Terakhir, penelitian kualitatif dapat menyelidiki pengaruh mentorship terstruktur oleh preseptor klinis terhadap penerapan EBP selama penempatan klinis, dengan fokus pada faktor-faktor dukungan, hambatan, dan mekanisme transfer pengetahuan antara ruang kelas dan praktik nyata. Kombinasi ketiga pendekatan ini diharapkan menghasilkan bukti empiris yang komprehensif untuk merumuskan strategi pendidikan kebidanan yang lebih efektif dalam mengintegrasikan EBP, meningkatkan kesiapan klinis, dan pada akhirnya memperbaiki kualitas layanan kebidanan di Indonesia.

  1. IMPLEMENTATION OF EVIDENCE-BASED PRACTICE AMONG MIDWIFERY STUDENTS IN PADANG CITY | Hudzaifah | JOURNAL... ejournal.akperrspadjakarta.ac.id/index.php/JEN/article/view/345IMPLEMENTATION OF EVIDENCE BASED PRACTICE AMONG MIDWIFERY STUDENTS IN PADANG CITY Hudzaifah JOURNAL ejournal akperrspadjakarta ac index php JEN article view 345
Read online
File size132.45 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test