UWMYUWMY

AGROTECH : JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI PERTANIANAGROTECH : JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI PERTANIAN

Kerusakan bahan pangan segar seperti buah dan sayur akibat paparan udara dan kelembaban sudah menjadi permasalahan umum dimasyarakat. Salah satu solusi inovatif untuk menjaga kualitas pangan adalah penggunaan edible film berbasis pati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi gliserol terhadap karakteristik fisik dan kimia edible film berbasis pati ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.). Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan konsentrasi gliserol 6%, 8%, 10%, 12%, dan 13% (v/b pati). Parameter yang diuji meliputi kekuatan tarik, elongasi, ketebalan, daya lipat, laju transmisi uap air (WVTR), dan kadar air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi gliserol memberikan pengaruh terhadap semua karakteristik fisik edible film, kecuali WVTR. Edible film dengan konsentrasi gliserol 13% menunjukkan karakteristik terbaik dengan nilai elongasi tertinggi (4,39%), daya lipat tertinggi (28 lipatan), ketebalan (0,07 mm), kekuatan tarik (12,60 MPa), WVTR (0,02g/cm2.jam) dan kadar air (17,68%). Sedangkan, karakteristik kimia edible film yang terbaik sesuai standar SNI tahun 1995 yaitu pada konsentrasi gliserol 8% (15,77). Secara keseluruhan, semua konsentrasi dari pati ubi jalar ungu telah memenuhi beberapa parameter standar edible film komersial. Namun, masih tertinggal dalam aspek elongasi, kadar air dan kekuatan tarik. Akan tetapi, edible film ini cukup potensial untuk digunakan dalam aplikasi pengemasan skala kecil atau rumah tangga.

Konsentrasi gliserol berpengaruh nyata terhadap karakteristik fisik dan kimia edible film.Konsentrasi gliserol yang tepat untuk menghasilkan edible film dengan karakteristik fisik terbaik adalah pada konsentrasi 13%, sedangkan karakteristik kimia terbaik terdapat pada konsentrasi 8%.Edible film dari pati ubi jalar ungu telah memenuhi beberapa standar edible film komersial, namun masih perlu ditingkatkan dalam hal elongasi dan kekuatan tarik agar sesuai dengan standar yang lebih tinggi.Film ini berpotensi untuk aplikasi pengemasan skala kecil atau rumah tangga.

Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengoptimalkan sifat mekanik edible film pati ubi jalar ungu, misalnya dengan penambahan bahan penguat seperti selulosa atau kitosan. Selain itu, perlu diteliti pengaruh kombinasi berbagai jenis pati dari sumber yang berbeda terhadap karakteristik edible film, untuk mendapatkan formulasi yang lebih unggul. Studi mengenai kemampuan edible film ini dalam memperpanjang umur simpan produk pangan segar, seperti buah-buahan dan sayuran, juga sangat penting untuk dilakukan. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menguji perubahan kualitas produk pangan yang dikemas dengan edible film selama periode penyimpanan tertentu, serta membandingkannya dengan produk yang dikemas menggunakan bahan kemasan konvensional. Terakhir, eksplorasi pemanfaatan antosianin yang terkandung dalam ubi jalar ungu sebagai agen aktif dalam edible film, untuk memberikan sifat antioksidan dan meningkatkan nilai tambah produk pangan, merupakan arah penelitian yang menjanjikan.

  1. Pengaruh Konsentrasi Gliserol Terhadap Karakteristik Fisik Dan Kimia Edible Film Dari Pati Ubi Jalar... doi.org/10.37631/agrotech.v7i2.2222Pengaruh Konsentrasi Gliserol Terhadap Karakteristik Fisik Dan Kimia Edible Film Dari Pati Ubi Jalar doi 10 37631 agrotech v7i2 2222
  2. Vol. 1 No. 1 (2016): Agrotech: Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian | AGROTECH : JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI... doi.org/10.37631/agrotech.v1i1Vol 1 No 1 2016 Agrotech Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian AGROTECH JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI doi 10 37631 agrotech v1i1
  3. A Review on Edible Coatings and Films: Advances, Composition, Production Methods, and Safety Concerns... pubs.acs.org/doi/full/10.1021/acsomega.3c03459A Review on Edible Coatings and Films Advances Composition Production Methods and Safety Concerns pubs acs doi full 10 1021 acsomega 3c03459
Read online
File size647.06 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test