GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP

Jurnal Peduli MasyarakatJurnal Peduli Masyarakat

Bencana alam, selain menimbulkan kerusakan fisik juga memberikan dampak-dampak psikososial baik secara langsung maupun tidak langsung. Dampak psikologis ini dapat menyebabkan traumatis. Penanganan secara dini dapat mempercepat pemulihan dan dapat menurunkan risiko seorang anak mengalami permasalahan yang lebih berat di masa datang. Tujuan dari kegiatan ini yaitu melakukan . Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Kecamatan Selo terutama anak-anak berjumlah 16 orang. Kegiatan dilakukan dengan tahapan skrining, apersepsi, penyampaian materi, mengajarkan terapi psikososial, kegiatan evaluasi dan terakhir monitoring dan evaluasi. Adapun bentuk upaya yang dilakukan yaitu melatih dan mengajarkan play therapy kepada anak seperti melakukan outbound dengan beberapa permainan dan perlombaan yang dapat membangkitkan semangat anak-anak sehingga dapat menurunkan tingkat kecemasan pada anak pasca bencana. Hasil menunjukkan program pengabdian kepada masyarakat ini mendapatkan respon yang baik dari pihak Puskesmas Selo, Bidan Desa, Kader dan anak-anak selaku partisipan yang sangat antusias mengikuti dari awal sampai akhir kegiatan. Anak-anak memberikan feedback yang baik pada kegiatan pengabdian ini dan berharap kegiatan ini tetap berlanjut sehingga seluruh anak-anak di KRB I, II, dan III mendapatkan edukasi yang sama.

Program pengabdian kepada masyarakat ini berjalan dengan baik dan lancar, mendapatkan respon positif dari berbagai pihak termasuk Puskesmas Selo, Bidan Desa, Kader, dan anak-anak yang berpartisipasi aktif.Anak-anak memberikan umpan balik positif dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut untuk menjangkau lebih banyak anak di wilayah rawan bencana.Dengan demikian, kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan memberikan dukungan psikososial kepada anak-anak di Kecamatan Selo.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai efektivitas jangka panjang dari pelatihan psikososial ini terhadap resiliensi anak-anak di wilayah rawan bencana, dengan membandingkan kelompok yang menerima pelatihan dengan kelompok kontrol. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pelatihan psikososial yang lebih spesifik dan adaptif terhadap karakteristik budaya serta kebutuhan unik anak-anak di berbagai daerah rawan bencana di Indonesia. Ketiga, penting untuk meneliti peran serta orang tua dan guru dalam mendukung pemulihan psikologis anak-anak pasca bencana, serta bagaimana meningkatkan kapasitas mereka dalam memberikan dukungan yang efektif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya peningkatan kesiapsiagaan dan mitigasi dampak psikologis bencana pada anak-anak di Indonesia, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal meskipun berada di lingkungan yang rentan terhadap bencana.

  1. OSF. osf doi.org/10.31219/osf.io/gmpn4OSF osf doi 10 31219 osf io gmpn4
Read online
File size410.92 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test