UMSBUMSB
Menara MedikaMenara MedikaUpaya program imunisasi merupakan salah satu program pemerintah dalam mencegah penyakit melalui pemberian kekebalan tubuh. Dasar utama pelayanan kesehatan bidang preventif merupakan prioritas utama, dengan melakukan imunisasi terhadap seorang bayi atau balita tidak hanya memberikan perlindungan pada anak lainnya, karena terjadi tingkat imunitas umum yang meningkat dan mengurangi penyebaran infeksi. Imunisasi dasar lengkap merupakan pemberian imunisasi awal kepada bayi untuk mencapai kadar kekebalan di atas ambang perlindungan. Penyebab utama rendahnya pencapaian imunisasi dasar lengkap tersebut adalah rendahnya akses pelayanan, tingginya angka drop out. Tujuan: untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan dengan kelengkapan imunisasi pada bayi usia 12 bulan. Metode: Penelitian dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian menggunakan total sampling yaitu seluruh ibu yang memiliki bayi usia 12 bulan sebanyak 66 orang. Instrument berupa kuesioner dengan model pertanyaan tertutup. Kuesioner ini telah di uji validitas dan reliabilitas dengan hasil uji dinyatakan valid dan reliabel. Analisis data dengan menggunakan uji chi-square. Hasil: terdapat hubungan anatar variabel pengetahuan dengan nilai p-value sebesar 0,001, variabel budaya dengan nilai p-value sebesar 0,008, variabel motivasi dengan nilai p-value sebesar 0,02 dan variabel dukungan keluarga dengan nilai p-value sebesar 0,007 terhadap kelengkapan imunisasi dasar lengkap. Kesimpulan dan Saran: variabel pengetahuan,budaya,motivasi dan dukungan keluarga memiliki hubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar lengkap. Diharapkan masyarakat khususnya ibu bayi berperan aktif mengikuti kegiatan kelas ibu balita sehingga .pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar lengkap semakin baik.
Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, budaya, motivasi, dan dukungan keluarga terhadap kelengkapan imunisasi dasar lengkap.Di harapkan pendidikan tentang imunisasi dasar lengkap melalui kegiatan program kelas ibu hamil, kelas ibu balita, maupun penyuluhan di posyandu agar masyarakat bertambah pengetahuannya tentang imunisasi dasar lengkap.
Untuk meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap pada bayi, perlu dilakukan intervensi yang berfokus pada peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, khususnya ibu-ibu. Hal ini dapat dilakukan melalui program pendidikan kesehatan yang terintegrasi dengan kegiatan kelas ibu hamil dan kelas ibu balita. Selain itu, penting juga untuk melibatkan tokoh masyarakat dalam upaya meningkatkan pemahaman dan kepercayaan masyarakat terhadap pentingnya imunisasi. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan dukungan keluarga dalam memastikan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi strategi-strategi inovatif dalam meningkatkan akses dan kesadaran masyarakat terhadap imunisasi, serta menganalisis dampak intervensi tersebut terhadap cakupan imunisasi secara keseluruhan.
| File size | 444.24 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UDBUDB Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan delapan informan kunci yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkanMetode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan delapan informan kunci yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan
AFEBIAFEBI Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh budaya organisasi, akuntabilitas, dan pengendalian internal terhadap pencegahan fraud serta dampaknya pada layananPenelitian ini bertujuan menguji pengaruh budaya organisasi, akuntabilitas, dan pengendalian internal terhadap pencegahan fraud serta dampaknya pada layanan
UNISTIUNISTI Hasil penelitian membuktikan bahwa nilai koefisien determinasi R square sebesar 0,658. Dengan demikian, diketahui bahwa variabel kinerja karyawan dijelaskanHasil penelitian membuktikan bahwa nilai koefisien determinasi R square sebesar 0,658. Dengan demikian, diketahui bahwa variabel kinerja karyawan dijelaskan
KOMPETIFKOMPETIF Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar. Dalam pengambilan sampel menggunakan sensus, seluruh populasi diambilPopulasi dalam penelitian ini adalah pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar. Dalam pengambilan sampel menggunakan sensus, seluruh populasi diambil
KOMPETIFKOMPETIF The problem in this study that is studied is the influence of leadership and competence on employee performance through motivation as an intervening variableThe problem in this study that is studied is the influence of leadership and competence on employee performance through motivation as an intervening variable
DINASTIPUBDINASTIPUB Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kepemimpinan, budaya organisasi, dan komunikasi interpersonal terhadap motivasi kerjaTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kepemimpinan, budaya organisasi, dan komunikasi interpersonal terhadap motivasi kerja
KOMPETIFKOMPETIF Selain itu, kepemimpinan, budaya organisasi, dan motivasi kerja semuanya berpengaruh signifikan terhadap kinerja perawat di RSUD tipe C Provinsi Riau.Selain itu, kepemimpinan, budaya organisasi, dan motivasi kerja semuanya berpengaruh signifikan terhadap kinerja perawat di RSUD tipe C Provinsi Riau.
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan budaya sekolah Islami di Aceh masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam internalisasi nilai-nilaiPenelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan budaya sekolah Islami di Aceh masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam internalisasi nilai-nilai
Useful /
UMSBUMSB Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, ditemukan bahwa Kabupaten Pasaman memiliki persentase tertinggi kasus stunting yaitu (40,6%).Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, ditemukan bahwa Kabupaten Pasaman memiliki persentase tertinggi kasus stunting yaitu (40,6%).
UMSBUMSB Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antara variabel independen danTeknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antara variabel independen dan
UMSBUMSB Metode: Jenis penelitian ini deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 38 orang dengan tehnik pengambilan sampelMetode: Jenis penelitian ini deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 38 orang dengan tehnik pengambilan sampel
UNHASUNHAS Artikel ini menganalisis pendirian CICC serta fitur-fitur signifikannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengilustrasikan gambaran terperinci dan penelitianArtikel ini menganalisis pendirian CICC serta fitur-fitur signifikannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengilustrasikan gambaran terperinci dan penelitian