STITMAKRIFATULILMISTITMAKRIFATULILMI
Jurnal Ilmiah El Makrifah PGMIJurnal Ilmiah El Makrifah PGMITujuan penelitian ini adalah untuk melihat seberapa penting evaluasi dalam pembelajaran di satuan pendidikan di Indonesia. Secara teori, evaluasi pembelajaran telah disampaikan secara konkret oleh beberapa ahli yang memahami dengan baik semua aspek pendidikan yang mampu memengaruhi nilai akhir dari hasil pembelajaran. Pengertian evaluasi yang disampaikan oleh Sudjana lebih banyak ditekankan pada batasan sebagai proses menyalurkan atau memberikan nilai kepada suatu objek tertentu dengan mempertimbangkan suatu kriteria tertentu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pendekatan kualitatif dan studi literatur sebagai metode penelitian dengan menggunakan jurnal dan buku yang terkait dengan evaluasi pembelajaran. Pendekatan kualitatif adalah pengamatan yang mendalam cenderung menganalisis suatu hal yang menjadi tujuan. Studi literatur adalah cara untuk menyelesaikan suatu masalah dengan mencari sumber-sumber kajian. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa peran tenaga pendidik yang bertanggung jawab atas penyempurnaan pengajarannya, maka ia harus mengevaluasi pengajarannya itu agar mengetahui perubahan apa yang seharusnya diadakan. Siswa juga harus dievaluasi. Evaluasi harus dilakukan secara sistematis dan kontinu agar dapat menggambarkan kemampuan para siswa yang dievaluasi. Dengan demikian, jelas bahwa kedudukan evaluasi pembelajaran sangat penting dan menjadi alat ukur dan landasan ketercapaian pendidikan.
Evaluasi merupakan komponen penting dalam proses pembelajaran, membantu tenaga pendidik menyempurnakan pengajaran dan memahami kemampuan siswa.Evaluasi harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan untuk menggambarkan kemampuan siswa secara akurat.Meskipun penting, evaluasi seringkali kurang diperhatikan atau bahkan dimanipulasi oleh guru, yang dapat berdampak negatif pada motivasi belajar siswa dan kualitas pendidikan secara keseluruhan.
Berdasarkan temuan penelitian, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengembangan instrumen evaluasi yang lebih komprehensif dan autentik, yang tidak hanya mengukur aspek kognitif tetapi juga afektif dan psikomotorik siswa. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan bagi guru tentang teknik evaluasi pembelajaran yang efektif dan etis, termasuk cara menganalisis hasil evaluasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Terakhir, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh berbagai pendekatan evaluasi, seperti evaluasi diri (self-assessment) dan evaluasi teman sejawat (peer assessment), terhadap motivasi belajar dan prestasi akademik siswa, serta bagaimana pendekatan-pendekatan ini dapat diintegrasikan ke dalam praktik pembelajaran sehari-hari untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan berpusat pada siswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas evaluasi pembelajaran di Indonesia dan pada akhirnya meningkatkan mutu pendidikan secara keseluruhan.
| File size | 632.69 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Website ini dapat membantu penjual dalam menampilkan koleksi produk dengan adanya website katalog produk, aksesibilitas terhadap produk menjadi lebih mudahWebsite ini dapat membantu penjual dalam menampilkan koleksi produk dengan adanya website katalog produk, aksesibilitas terhadap produk menjadi lebih mudah
ARIMSIARIMSI Pada siklus I, rata-rata nilai kelompok siswa adalah 80,2, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 88. Observasi aktivitas siswa juga menunjukkan peningkatanPada siklus I, rata-rata nilai kelompok siswa adalah 80,2, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 88. Observasi aktivitas siswa juga menunjukkan peningkatan
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Berdasarkan hasil penelitian, Literasi Digital, Gaya Belajar, dan Berpikir Kritis berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi siswa SMKN NegeriBerdasarkan hasil penelitian, Literasi Digital, Gaya Belajar, dan Berpikir Kritis berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi siswa SMKN Negeri
JOURNALTHAMRINJOURNALTHAMRIN Kurangnya fokus belajar peserta didik selama proses kegiatan belajar mengajar yang menjadikan penyerapan serta pemahaman peserta didik terhadap suatu materiKurangnya fokus belajar peserta didik selama proses kegiatan belajar mengajar yang menjadikan penyerapan serta pemahaman peserta didik terhadap suatu materi
ITSCIENCEITSCIENCE kegiatan diharapkan bermanfaat bagi remaja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di SMA Taruna Indonesia. Setelah penentuan lokasi kegiatan,kegiatan diharapkan bermanfaat bagi remaja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di SMA Taruna Indonesia. Setelah penentuan lokasi kegiatan,
STKIP JBSTKIP JB Selanjutnya, melalui model Problem Based Learning (PBL) Subjek mengajak siswa aktif berdiskusi dengan kelompok dalam melakukan suatu kegiatan terkait denganSelanjutnya, melalui model Problem Based Learning (PBL) Subjek mengajak siswa aktif berdiskusi dengan kelompok dalam melakukan suatu kegiatan terkait dengan
E JOURNALLPPMUNSAE JOURNALLPPMUNSA Hal tersebut menjadi dasar diperlukannya pemberian pembelajaran bantuan hidup dasar henti jantung dengan metode yang efektif pada mahasiswa. Tujuan: MengetahuiHal tersebut menjadi dasar diperlukannya pemberian pembelajaran bantuan hidup dasar henti jantung dengan metode yang efektif pada mahasiswa. Tujuan: Mengetahui
UNIBUNIB Hasil menunjukkan bahwa keterampilan mendengar dan berbicara menjadi prioritas utama. Topik berbicara yang paling penting meliputi reservasi penerbangan,Hasil menunjukkan bahwa keterampilan mendengar dan berbicara menjadi prioritas utama. Topik berbicara yang paling penting meliputi reservasi penerbangan,
Useful /
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Mengikuti protokol PRISMA, kami melakukan pencarian sistematik pada database Scopus untuk artikel yang diterbitkan antara 2015-2025. Dengan menggunakanMengikuti protokol PRISMA, kami melakukan pencarian sistematik pada database Scopus untuk artikel yang diterbitkan antara 2015-2025. Dengan menggunakan
STKIP JBSTKIP JB Subjek penelitian ini sebanyak 27 orang siswa kelas VII MTs Miftahuddin. Teknik pengumpulan data berupa tes uraian sebanyak 5 soal. Teknik analisis dataSubjek penelitian ini sebanyak 27 orang siswa kelas VII MTs Miftahuddin. Teknik pengumpulan data berupa tes uraian sebanyak 5 soal. Teknik analisis data
STKIP JBSTKIP JB Siswa dengan kemampuan sedang menunjukkan pemikiran statistis yang cukup, namun masih kurang dalam mengorganisir dan mereduksi data. Siswa dengan kemampuanSiswa dengan kemampuan sedang menunjukkan pemikiran statistis yang cukup, namun masih kurang dalam mengorganisir dan mereduksi data. Siswa dengan kemampuan
STKIP JBSTKIP JB Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi partisipatif, wawancara terstruktur serta dokumentasi dan triangulasi sumber untuk mengetahui apa yangTeknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi partisipatif, wawancara terstruktur serta dokumentasi dan triangulasi sumber untuk mengetahui apa yang