IIM JAMBIIIM JAMBI
Al-Ashlah: Journal of Islamic StudiesAl-Ashlah: Journal of Islamic StudiesProfesi sebagai seorang guru merupakan profesi yang sangat stategis dan terhormat, maka dari itu seorang guru harus memiliki beberapa pengetahuan utama antara lain pengetahuan tentang konten (Content Knowledge), pengetahuan tentang pedagogik (Pedagogical Knowledge) dan pengetahuan tentang pedagogik konten (Pedagogical Content Knowledge). Seorang guru tugasnya tidak hanya melakukan proses transfer of knowledge kepada peserta didik, akan tetapi seorang guru harus bisa menfasilitasi peserta didik agar bisa membangun pengetahuan baru berdasarkan pada kemampuan yang telah dimiliki sebelumnya (Preliminary Knowledge). Tugas utama guru mempersiapkan peserta didik sebagai generasi digital natives dalam menghadapi kehidupannya dimasa yang akan datang, sehingga seorang guru sebagai generasi digital immigrants (generasi peralihan) harus berperan aktif demi untuk mencapai tujuan pendidikan.
Berdasarkan uraian tentang peran guru menurut pandangan Johann Heinrich Pestalozzi tentang pendidikan dalam rangka mempersiapkan peserta didik yang merupakan generasi digital natives sebagai salah satu kajian di Seoul Nasional University of Education (SNUE) Korea Selatan, dapat disimpulkan bahwa sebagai seorang guru profesional hendaknya mengelola proses pembelajaran dengan baik yang mengaktifkan siswa untuk mencapai tujuan pendidikan yang efektif dan efisien.Prinsip pendidikan adalah berpusat pada anak (child centered), peran guru yang demokratis, fokus pada keterlibatan dan aktivitas siswa.Tujuan pendidikan bukan untuk menanamkan pengetahuan, namun untuk mengembangkan kemampuan yang tersembunyi pada peserta didik.
Penelitian lebih lanjut bisa fokus pada pengembangan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan relevan bagi generasi digital natives, menganalisis bagaimana teknologi dapat diintegrasikan secara efektif dalam kurikulum pendidikan. Selain itu, penelitian juga bisa mengeksplorasi peran guru dalam meningkatkan keterlibatan siswa dengan mengadopsi teknik pedagogis modern yang memanfaatkan sumber daya digital. Pertanyaan yang bisa diajukan adalah bagaimana dampak penggunaan teknologi digital dalam pembelajaran terhadap motivasi dan hasil belajar siswa? Hal ini relevan mengingat generasi saat ini sangat terpapar oleh teknologi dan memerlukan pendekatan yang sesuai dengan konteks mereka.
| File size | 210.39 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
ABULYATAMAABULYATAMA Keberadaan guru bagi suatu bangsa amatlah penting terlebih-lebih bagi keberlangsungan hidup bangsa ditengah-tengah lintasan perjalanan jaman dengan teknologiKeberadaan guru bagi suatu bangsa amatlah penting terlebih-lebih bagi keberlangsungan hidup bangsa ditengah-tengah lintasan perjalanan jaman dengan teknologi
IAIQHIAIQH Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kelas tahfidz dalam meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Al-Quran Hadis di MadrasahPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kelas tahfidz dalam meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Al-Quran Hadis di Madrasah
SEMBILANPEMUDASEMBILANPEMUDA Hasil telaah menunjukkan bahwa kompetensi utama yang diperlukan mencakup penguasaan teknologi digital, keterampilan pedagogik yang menekankan berpikirHasil telaah menunjukkan bahwa kompetensi utama yang diperlukan mencakup penguasaan teknologi digital, keterampilan pedagogik yang menekankan berpikir
UBUB Kemudian, partisipan dapat menerapkan tiga pilar dalam membangun hubungan yang baik antara orang tua dengan remajanya yakni empati, toleransi, dan kesetiaan.Kemudian, partisipan dapat menerapkan tiga pilar dalam membangun hubungan yang baik antara orang tua dengan remajanya yakni empati, toleransi, dan kesetiaan.
UBUB Di sisi lain, minyak jelantah memiliki potensi manfaat besar dalam berbagai sektor. Oleh karena itu, upaya meminimalkan jumlah limbah minyak jelantah denganDi sisi lain, minyak jelantah memiliki potensi manfaat besar dalam berbagai sektor. Oleh karena itu, upaya meminimalkan jumlah limbah minyak jelantah dengan
UBUB Desa Sambimulyo adalah sebuah desa di Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi, yang memiliki potensi perkebuan buah jeruk yang membutuhkan program brandingDesa Sambimulyo adalah sebuah desa di Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi, yang memiliki potensi perkebuan buah jeruk yang membutuhkan program branding
OJSOJS Guru diharapkan mampu menjadi fasilitator dalam pembelajaran yang berpusat pada siswa, namun Kurikulum Merdeka menuntut guru untuk menjadi lebih dari sekadarGuru diharapkan mampu menjadi fasilitator dalam pembelajaran yang berpusat pada siswa, namun Kurikulum Merdeka menuntut guru untuk menjadi lebih dari sekadar
UNIVAUNIVA Al-Manar Medan Johor. Adapun metode yang digunakan yaitu metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi wawancara, dan dokumentasiAl-Manar Medan Johor. Adapun metode yang digunakan yaitu metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi wawancara, dan dokumentasi
Useful /
IIMSIIMS Komunikasi interaktif antara guru dan orang tua peserta didik, memahami karakteristik siswa, latar belakang siswa, dukungan dan kerjasama orang tua, dukunganKomunikasi interaktif antara guru dan orang tua peserta didik, memahami karakteristik siswa, latar belakang siswa, dukungan dan kerjasama orang tua, dukungan
IIMSIIMS Dalam kajian penulisan ini penulis ingin memberikan pemahaman terkait dan bagaimana prosedur penerbitan konosemen serta kendala yang ditemui dalam penerbitanDalam kajian penulisan ini penulis ingin memberikan pemahaman terkait dan bagaimana prosedur penerbitan konosemen serta kendala yang ditemui dalam penerbitan
IIMSIIMS Perkawinan bertujuan untuk menjaga kelangsungan hidup manusia, karena dengan menikah seseorang membuka jalan untuk melestarikan keturunan. Sebelum melangsungkanPerkawinan bertujuan untuk menjaga kelangsungan hidup manusia, karena dengan menikah seseorang membuka jalan untuk melestarikan keturunan. Sebelum melangsungkan
OJSOJS Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik pada materi statistika sebanyak 69,44% peserta didikPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik pada materi statistika sebanyak 69,44% peserta didik