UMSBUMSB

Menara MedikaMenara Medika

Pendahuluan: Data Kemenkes RI tahun 2019, kanker payudara menempati urutan pertama dengan angka kejadian 42,1 per 100.000 penduduk. Sedangkan data dari RS Kanker Dharmais tahun 2018 menunjukkan bahwa kasus kanker terbanyak adalah adalah kanker payudara sebesar 19,18%. Untuk kanker payudara, deteksi dini dapat dilakukan dengan metode SADARI (pemeriksaan payudara sendiri). Pemeriksaan SADARI direkomendasikan sejak wanita berusia 20 tahun dengan dilakukan sendiri di rumah setiap bulannya. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis Pengaruh edukasi kesehatan terhadap pengetahuan remaja putri tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Metodologi: Jenis Penelitian menggunakan metoda Quasi Eksperimen dengan design cross sectional. Penelitian ini menggunakan metoda pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri di PPM Al-Kautsar Muhammadiyah Sarilamak. Sampel penelitian sebanyak 55 remaja putri dengan teknik pengambilan instrument penelitian accidental sampling. Data yang digunakan adalah data primer, menggunakan kuisioner. Hasil: Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test diperoleh nilai p=0,000 (<0,05), berarti ada pengaruh edukasi terhadap pengetahuan remaja putri. tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI).

Edukasi kesehatan berperan penting dalam meningkatkan kesadaran remaja putri akan pentingnya deteksi dini kanker payudara melalui SADARI.Dengan pengetahuan yang meningkat, diharapkan remaja putri akan lebih termotivasi untuk melakukan SADARI secara rutin sebagai upaya pencegahan kanker payudara.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas berbagai metode edukasi kesehatan, seperti penggunaan media sosial atau kelompok diskusi, dalam meningkatkan pengetahuan dan praktik SADARI pada remaja putri. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor sosial budaya yang mempengaruhi perilaku remaja putri dalam melakukan SADARI, sehingga intervensi dapat dirancang secara lebih tepat sasaran. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari edukasi kesehatan terhadap tingkat deteksi dini kanker payudara pada remaja putri, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keberlanjutan perilaku SADARI.

  1. Global Cancer Statistics 2020: GLOBOCAN Estimates of Incidence and Mortality Worldwide for 36 Cancers... doi.org/10.3322/caac.21660Global Cancer Statistics 2020 GLOBOCAN Estimates of Incidence and Mortality Worldwide for 36 Cancers doi 10 3322 caac 21660
Read online
File size415.88 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test