UNISMUNISM

Manajemen dan Rekayasa IndustriManajemen dan Rekayasa Industri

Latar Belakang: Hidrokarbon merupakan sumber energi utama, baik untuk aplikasi industri maupun domestik. LPG (Liquefied Petroleum Gas) atau elpiji adalah gas hidrokarbon yang mudah terbakar yang terdiri dari campuran hidrokarbon propana dan butana. Elpiji adalah produk yang diperoleh dari penyulingan minyak mentah dan gas, merupakan sumber energi untuk memasak rumah tangga, oven industri, pembangkit tenaga listrik dan sebagai bahan bakar untuk kendaraan.. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor penyebab keluhan musculoskeletal disorder (MSDs).. Metode: Nordic Body Map digunakan untuk mengetahui keluhan musculoskeletal disorder (MSDs) yang dirasakan pekerja. Keluhan MSDS tersebut akan diketahui dengan menggunakan kuesioner yang berupa beberapa jenis keluhan MSDS pada peta tubuh manusia. Melalui kuesioner ini dengan jumlah responden 12 orang dapat diketahui bagian otot yang mengalami keluhan dengan tingkat keluhan mulai dari Tidak Sakit, Agak Sakit, Sakit dan Sangat Sakit. Hasil NBM dapat mengestimasi jenis dan tingkat keluhan, kelelahan, serta kesakitan pada bagian-bagian otot yang dirasakan pekerja, dengan melihat dan menganalisis peta tubuh yang diambil dari pengisian kuesioner NBM mulai dari rasa yang tidak nyaman sampai sangat sakit.

Tidak ada hubungan signifikan antara pengetahuan dengan penggunaan APD pada pekerja panen kelapa sawit.Terdapat hubungan signifikan antara penggunaan APD pada pekerja PT Agra Budi Gas Utama.Tidak ada hubungan signifikan antara kenyamanan dengan penggunaan APD pada pekerja pengisian Gas Utama di PT.

Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menginvestigasi secara mendalam faktor-faktor ergonomi spesifik yang berkontribusi terhadap keluhan muskuloskeletal pada operator pengisian gas elpiji, seperti analisis postur kerja, beban kerja fisik, dan desain stasiun kerja. Studi ini dapat menggunakan metode observasi langsung, pengukuran biomekanik, dan wawancara mendalam untuk mendapatkan data yang komprehensif. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan implementasi intervensi ergonomi yang tepat sasaran, seperti modifikasi stasiun kerja, pelatihan postur kerja yang benar, dan penyediaan APD yang lebih nyaman dan sesuai. Evaluasi efektivitas intervensi ini perlu dilakukan secara berkala untuk memastikan perbaikan berkelanjutan dalam kesehatan dan keselamatan kerja. Terakhir, penelitian dapat memperluas cakupan dengan melibatkan lebih banyak pekerja dan stasiun pengisian gas elpiji lainnya untuk meningkatkan generalisasi hasil penelitian dan memberikan rekomendasi yang lebih luas.

  1. C Complaint Analysis of LPG Gas Checking Station | Manajemen dan Rekayasa Industri. complaint analysis... doi.org/10.33859/mri.v1i1.482C Complaint Analysis of LPG Gas Checking Station Manajemen dan Rekayasa Industri complaint analysis doi 10 33859 mri v1i1 482
Read online
File size351.86 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test