UMBJMUMBJM
Healthy-Mu JournalHealthy-Mu JournalDismenore, atau nyeri menstruasi, sering mengganggu aktivitas sehari-hari di kalangan remaja putri. Intervensi non-farmakologis seperti olahraga dianggap sebagai alternatif yang efektif. Penelitian ini menguji efektivitas latihan dismenore dalam mengurangi nyeri menstruasi pada remaja. Latihan dismenore meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan manajemen diri remaja terhadap nyeri menstruasi. Latihan dismenore secara efektif mengurangi nyeri menstruasi, meningkatkan suasana hati, mengurangi stres, dan meningkatkan kualitas hidup, terutama dengan dukungan keluarga. Kesederhanaan dan keamanannya menjadikannya strategi non-farmakologis yang direkomendasikan untuk mengelola dismenore.
Intervensi senam dismenore terbukti efektif dalam menurunkan intensitas nyeri haid pada remaja putri.Intervensi ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian klien dalam mengatasi dismenore, tetapi juga berkontribusi pada perbaikan suasana hati, pengurangan stres, serta peningkatan kualitas hidup.Dukungan aktif dari keluarga turut memperkuat keberhasilan intervensi dengan memberikan motivasi, pendampingan, dan pembiasaan pola hidup sehat.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas senam dismenore pada kelompok remaja dengan karakteristik yang berbeda, seperti tingkat keparahan dismenore atau latar belakang sosial ekonomi. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas senam dismenore dengan intervensi non-farmakologis lainnya, seperti terapi relaksasi atau akupunktur, untuk menentukan pendekatan yang paling optimal. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali pengalaman dan persepsi remaja putri serta keluarga mengenai manfaat dan tantangan dalam menerapkan senam dismenore secara berkelanjutan, sehingga dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam untuk pengembangan program intervensi yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup remaja putri yang mengalami dismenore.
| File size | 371.01 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Intervensi edukatif yang mencakup topik diare, menyikat gigi, konsumsi jajanan sehat, dan mencuci tangan menunjukkan hasil yang signifikan secara statistik.Intervensi edukatif yang mencakup topik diare, menyikat gigi, konsumsi jajanan sehat, dan mencuci tangan menunjukkan hasil yang signifikan secara statistik.
LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA Dari wawancara dan kuesioner, siswa menyatakan bahwa kegiatan ini bermanfaat dan menyenangkan, serta mendorong agar program edukatif serupa dijalankanDari wawancara dan kuesioner, siswa menyatakan bahwa kegiatan ini bermanfaat dan menyenangkan, serta mendorong agar program edukatif serupa dijalankan
UNNUUNNU Anemia is a disorder characterized by a decrease in Hb (haemoglobin) levels; in Indonesia, 32% of adolescents suffer from anaemia (3-4 out of 10 adolescentsAnemia is a disorder characterized by a decrease in Hb (haemoglobin) levels; in Indonesia, 32% of adolescents suffer from anaemia (3-4 out of 10 adolescents
UNNUUNNU Sekolah ini dibina untuk dipersiapkan menjadi sekolah unggulan di kabupaten manggarai timur lewat pendampingan oleh sekolah tinggi pertanian flores bajawa.Sekolah ini dibina untuk dipersiapkan menjadi sekolah unggulan di kabupaten manggarai timur lewat pendampingan oleh sekolah tinggi pertanian flores bajawa.
UNNUUNNU Ini menunjukkan terdapat pengaruh yang bermakna terhadap hasil pre-test dan post-test mengenai materi diare dan cara pencegahan mengenai mengkonsumsi oralit,Ini menunjukkan terdapat pengaruh yang bermakna terhadap hasil pre-test dan post-test mengenai materi diare dan cara pencegahan mengenai mengkonsumsi oralit,
UNNUUNNU Praktik mencuci tangan yang tidak benar menyebabkan lebih dari setengah angka kematian anak per tahun akibat penyakit menular. Kegiatan pengabdian masyarakatPraktik mencuci tangan yang tidak benar menyebabkan lebih dari setengah angka kematian anak per tahun akibat penyakit menular. Kegiatan pengabdian masyarakat
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Kegiatan dimulai dengan tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Penyampaian materi dilakukan dengan cara presentasi dengan memanfaatkan teknologi audioKegiatan dimulai dengan tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Penyampaian materi dilakukan dengan cara presentasi dengan memanfaatkan teknologi audio
UmriUmri Laju biodegradasi Masker Medis Surgical Ampas tahu 1,75 gr/hari, Masker Medis Surgical Kulit Pepaya 1,73 gr/hari, Masker Medis Surgical Kulit Nanas 1,72Laju biodegradasi Masker Medis Surgical Ampas tahu 1,75 gr/hari, Masker Medis Surgical Kulit Pepaya 1,73 gr/hari, Masker Medis Surgical Kulit Nanas 1,72
Useful /
JURNALEMPATHYJURNALEMPATHY Pengetahuan dan praktik setelah pelaksanaan kegiatan baik (98,4%, n = 60). Kesimpulan: Peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader remaja kesehatanPengetahuan dan praktik setelah pelaksanaan kegiatan baik (98,4%, n = 60). Kesimpulan: Peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader remaja kesehatan
JURNALEMPATHYJURNALEMPATHY Metode: Metode yang digunakan meliputi konseling langsung, diskusi interaktif, dan praktik lapangan yang melibatkan masyarakat secara langsung. Hasil:Metode: Metode yang digunakan meliputi konseling langsung, diskusi interaktif, dan praktik lapangan yang melibatkan masyarakat secara langsung. Hasil:
INDONESIAN EFL JOURNALINDONESIAN EFL JOURNAL Dosen secara sengaja menekankan karakteristik agama moderat melalui isi ideologis dan bentuk partisipatif, sehingga teks dan struktur kelas mereplikasiDosen secara sengaja menekankan karakteristik agama moderat melalui isi ideologis dan bentuk partisipatif, sehingga teks dan struktur kelas mereplikasi
INDONESIAN EFL JOURNALINDONESIAN EFL JOURNAL Implications are discussed. The study concludes that the underlying form of the prefixes in-, im-, il-, and ir- is the prefix in-. This is evidenced byImplications are discussed. The study concludes that the underlying form of the prefixes in-, im-, il-, and ir- is the prefix in-. This is evidenced by