INDONESIAN EFL JOURNALINDONESIAN EFL JOURNAL

Indonesian Journal of EFL and LinguisticsIndonesian Journal of EFL and Linguistics

Penelitian kualitatif fenomenologis ini menggunakan metodologi Critical Discourse Analysis (CDA) yang dikembangkan oleh Fairclough. Data utama diperoleh dari dosen bahasa Inggris di tiga universitas Islam Negeri di Indonesia, yaitu Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, dan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel. Sumber data sekunder berupa tinjauan literatur, prosiding, artikel jurnal, tesis, dan disertasi digunakan untuk mendukung analisis wacana. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelas bahasa Inggris secara konsisten mengintegrasikan pandangan Islam moderat yang didorong pemerintah, seperti persatuan nasional, toleransi, non‑kekerasan, dan penyesuaian budaya. Dosen secara sengaja menekankan karakteristik agama moderat melalui isi ideologis dan bentuk partisipatif, sehingga teks dan struktur kelas mereplikasi moderasi agama yang ditetapkan negara secara linguistik. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengajaran bahasa Inggris selaras dengan pengembangan nilai‑nilai yang diperlukan dalam pendidikan tinggi Indonesia.

Dosen secara sengaja merancang kurikulum yang menanamkan nilai moderasi agama, seperti toleransi, nasionalisme, non‑kekerasan, dan penyesuaian budaya, dalam kelas berbicara bahasa Inggris.Analisis wacana kritis menunjukkan bahwa nilai‑nilai tersebut paling dominan pada dimensi pengalaman, diikuti oleh relasional dan ekspresif.Penelitian ini membuktikan bahwa pengajaran bahasa Inggris dapat menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan sikap berwarga yang toleran, inklusif, dan anti‑ekstremisme, serta mengundang studi lanjutan mengenai hubungan antara pembelajaran bahasa dan pembentukan pandangan dunia yang moderat.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana penggunaan media digital interaktif, seperti video dan platform pembelajaran daring, dapat memperkuat penanaman nilai moderasi agama dalam kelas EFL, sehingga memberikan gambaran praktis tentang efektivitas teknologi dalam konteks ini. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi pengaruh latar belakang religius mahasiswa terhadap persepsi mereka terhadap nilai-nilai moderasi yang diajarkan melalui aktivitas berbicara bahasa Inggris, yang dapat membantu mengidentifikasi faktor-faktor penyesuaian pembelajaran yang lebih sensitif budaya. Terakhir, pengembangan program kurikulum moderasi agama yang terintegrasi secara longitudinal selama beberapa semester dapat diuji untuk menilai dampaknya terhadap perubahan sikap kewarganegaraan, toleransi, dan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa, memberikan bukti empiris tentang keberlanjutan dan dampak jangka panjang dari pendekatan ini.

  1. The Radicalism Prevention through Academic Policies at State Islamic Higher Education in Indonesia |... doi.org/10.20414/ujis.v26i2.511The Radicalism Prevention through Academic Policies at State Islamic Higher Education in Indonesia doi 10 20414 ujis v26i2 511
  2. Home Page. home page foundation profit organization govern digital object identifier system behalf agencies... Doi.OrgHome Page home page foundation profit organization govern digital object identifier system behalf agencies Doi Org
  3. Using Islamic Songs and Its Effect in Teaching English at an Indonesian Islamic University | EDULANGUE.... journal.uinmataram.ac.id/index.php/edulangue/article/view/2830Using Islamic Songs and Its Effect in Teaching English at an Indonesian Islamic University EDULANGUE journal uinmataram ac index php edulangue article view 2830
Read online
File size270.86 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test