LAAROIBALAAROIBA

Reslaj : Religion Education Social Laa Roiba JournalReslaj : Religion Education Social Laa Roiba Journal

Tujuan dari penelitian untuk mengetahui hubungan manajemen inovasi dengan kreativitas pegawai. Penelitian ini dilaksanakan di Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif jenis kolerasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Manajemen Inovasi di Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta, termasuk ke dalam kategori sedang yaitu sebesar 3,46 dari hasil pengolahan data 39 responden; (2) Kreativitas Pegawai di Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta, termasuk ke dalam kategori sedang yaitu sebesar 3,39 dari hasil pengolahan data 39 responden; (3) Berdasarkan hasil perhitungan korelasi antara variable X dan variable Y, maka diperoleh angka koefisien korelasi sebesar 0,874 termasuk kategori koefesien 0,76 – 0,99, artinya terdapat hubungan yang besar atau sangat kuat. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara manajemen inovasi dengan kreativitas pegawai di Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta. Hasil dari perhitungan uji korelasi bahwa signifikansi manajemen inovasi dengan kreativitas pegawai diperoleh 0,000 < 0,05. Hasil perhitungan uji korelasi bernilai positif yang berarti jika manajemen inovasi semakin ditingkatkan kreativitas pegawai juga meningkat. Kemudian dari hasil uji koefisiensi determinasi diperoleh (R square) sebesar 0,792 yang berarti bahwa variabel manajemen inovasi dengan kreativitas pegawai memiliki kontribusi sebesar 79,2%.

Penelitian menemukan adanya hubungan kuat antara inovasi manajemen dan kreativitas pegawai, dimana kreativitas mendorong penemuan baru.penerapan inovasi pada situasi baru memungkinkan kreativitas memicu inovasi lebih lanjut, menunjukkan perbedaan namun saling melengkapi antara keduanya.agar dapat memanfaatkan ide secara optimal, organisasi membutuhkan staf yang kreatif dan inovatif.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana transformasi digital memengaruhi manajemen inovasi dan kreativitas pegawai di institusi keagamaan, dengan menguji faktor-faktor teknologi informasi yang mendukung proses inovatif. Selanjutnya, penting untuk menyelidiki dampak program pelatihan inovasi yang dirancang khusus terhadap tingkat kreativitas pegawai, sehingga dapat diidentifikasi metode pelatihan yang paling efektif. Selain itu, studi komparatif antara Kementerian Agama di beberapa kabupaten dapat memberikan wawasan tentang variasi hubungan inovasi‑kreativitas, mengungkap perbedaan kontekstual dan faktor-faktor wilayah yang memoderasi hubungan tersebut. Penelitian-penelitian ini akan memperluas pemahaman tentang mekanisme inovasi di sektor publik dan memberikan dasar kebijakan yang lebih terarah.

Read online
File size259.58 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test