STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science KesehatanBabul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science KesehatanLatar belakang: Kecelakaan kerja dapat disebabkan oleh perilaku tidak aman dalam melakukan suatu pekerjaan oleh pekerja. Perilaku manusia memegang peranan penting dalam mengakibatkan kecelakaan. Ketidaktahuan dan kesalahan mengikuti prosedur bekerja dengan aman menjadi penyebab pekerja berada dalam risiko tertentu. Sebagian besar pekerja sadar akan risiko yang ada di tempat kerja mereka. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara promosi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dengan perilaku aman pada pekerja di PT. X Palembang pada tahun 2024.
Hasil analisis distribusi frekuensi menunjukkan bahwa sebanyak 28 responden memiliki perilaku kerja yang dikategorikan (70%) berperilaku aman dan 12 (30%) berperilaku tidak aman.Komunikasi K3 baik 25 (62,5%) responden dan kurang baik 12 (30%), Pengawasan baik 28 (70%) dan kurang baik12 (30%), Rambu-rambu K3 baik 11 (27,5% dan kurang baik 29 (72,5%) Pada pekerja Bengkel DI PT.030, pengawasan nilai p=0,000) dengan perilaku aman di PT.Dan tidak terdapat hubungan antara rambu-rambu K3 dengan perilaku aman dengan nilai p=0,704 di PT.
Berdasarkan temuan penelitian, disarankan agar pihak perusahaan secara rutin melakukan pemeliharaan dan pengawasan terhadap rambu-rambu K3, serta menambah rambu peringatan pada area kerja yang berisiko tinggi. Selain itu, pekerja diharapkan senantiasa mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan guna mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan strategi komunikasi K3 yang efektif, termasuk penggunaan teknologi dan media sosial untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman pekerja tentang pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja. Selain itu, studi komparatif antara perusahaan yang menerapkan promosi K3 secara intensif dengan perusahaan yang kurang aktif dalam promosi K3 dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak promosi K3 terhadap perilaku aman pekerja dan mengurangi risiko kecelakaan kerja.
| File size | 304.32 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Pengetahuan responden sebelum intervensi pendidikan kesehatan mayoritas berada dalam kategori kurang, sedangkan setelah intervensi terjadi peningkatanPengetahuan responden sebelum intervensi pendidikan kesehatan mayoritas berada dalam kategori kurang, sedangkan setelah intervensi terjadi peningkatan
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Kurangnya pelaksanaan PHBS di lingkungan sekolah dapat menyebabkan dampak lain yaitu kurang nyamannya suasana belajar akibat lingkungan kelas yang kotor,Kurangnya pelaksanaan PHBS di lingkungan sekolah dapat menyebabkan dampak lain yaitu kurang nyamannya suasana belajar akibat lingkungan kelas yang kotor,
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (77,5%), dengan indeks massa tubuh tidak normal (57,5%), dan sebagian besar responden bekerja denganSebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (77,5%), dengan indeks massa tubuh tidak normal (57,5%), dan sebagian besar responden bekerja dengan
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Pengukuran kualitas hidup dilakukan menggunakan WHOQOL-BREF, sebelum dan sesudah intervensi edukasi suami. Analisis data dilakukan menggunakan T-PairedPengukuran kualitas hidup dilakukan menggunakan WHOQOL-BREF, sebelum dan sesudah intervensi edukasi suami. Analisis data dilakukan menggunakan T-Paired
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Metode: Penelitian menggunakan pendekatan cross-sectional dengan desain analitik korelatif, teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling,Metode: Penelitian menggunakan pendekatan cross-sectional dengan desain analitik korelatif, teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling,
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Data dari Susenas menunjukkan persentase bayi di Indonesia yang menerima ASI eksklusif sebesar 73,97% pada tahun 2023, dan 74,73% pada tahun 2024, angkaData dari Susenas menunjukkan persentase bayi di Indonesia yang menerima ASI eksklusif sebesar 73,97% pada tahun 2023, dan 74,73% pada tahun 2024, angka
BUMIGORABUMIGORA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan reliabilitas instrumen kuesioner Short Form-36 versi Indonesia dalam mengukur kualitas hidup pasienPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan reliabilitas instrumen kuesioner Short Form-36 versi Indonesia dalam mengukur kualitas hidup pasien
POLKESBANPOLKESBAN Semua peserta adalah perokok dengan kebiasaan merokok berat dan kadar kreatinin tinggi yang menunjukkan kerusakan ginjal parah.merokok secara signifikanSemua peserta adalah perokok dengan kebiasaan merokok berat dan kadar kreatinin tinggi yang menunjukkan kerusakan ginjal parah.merokok secara signifikan
Useful /
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Penerapan stimulasi oromotorik dan developmental care efektif meningkatkan refleks hisap bayi prematur. Intervensi ini juga memberikan kenyamanan dan ketenanganPenerapan stimulasi oromotorik dan developmental care efektif meningkatkan refleks hisap bayi prematur. Intervensi ini juga memberikan kenyamanan dan ketenangan
AKPERGITAMATURAABADIAKPERGITAMATURAABADI Kesimpulan secara keseluruhan, pengetahuan keluarga di Desa Cinta Jadi mengenai pencegahan dan penularan TB Paru masih perlu ditingkatkan, terutama padaKesimpulan secara keseluruhan, pengetahuan keluarga di Desa Cinta Jadi mengenai pencegahan dan penularan TB Paru masih perlu ditingkatkan, terutama pada
AKPERGITAMATURAABADIAKPERGITAMATURAABADI Pemahaman ini memberi landasan bagi keluarga untuk berperan aktif dalam pengelolaan hipertensi melalui pola makan yang tepat, sehingga dibutuhkan penguatanPemahaman ini memberi landasan bagi keluarga untuk berperan aktif dalam pengelolaan hipertensi melalui pola makan yang tepat, sehingga dibutuhkan penguatan
AKPERGITAMATURAABADIAKPERGITAMATURAABADI Temuan ini mengindikasikan bahwa mayoritas ibu menyusui di lokasi penelitian masih berada pada kategori pengetahuan yang kurang optimal atau belum merata.Temuan ini mengindikasikan bahwa mayoritas ibu menyusui di lokasi penelitian masih berada pada kategori pengetahuan yang kurang optimal atau belum merata.