JCEHJCEH
Journal of Community Engagement in HealthJournal of Community Engagement in HealthTuntutan rutinitas harian wanita usia produktif seringkali menyebabkan diabaikan kesehatan fisik dan mental. Gaya hidup sedentari ini diperparah oleh kurangnya waktu dan keterbatasan literasi kesehatan digital, meskipun kepemilikan smartphone tinggi. Inisiatif pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengubah perilaku sedentari menjadi gaya hidup aktif secara digital dengan meningkatkan literasi kesehatan digital melalui pendekatan Design Thinking. Workshop Edu-Tech intensif sehari dilakukan untuk 25 wanita di wilayah Puskesmas Blabak, Kediri. Program ini memanfaatkan versi ringkas kerangka Design Thinking - Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test - yang berfokus pada penerapan praktis alat kesehatan m-health seperti Google Fit dan Riliv. Evaluasi dilakukan menggunakan tes pra-pasca, indikator keterampilan digital, dan periode pemantauan jarak jauh selama 7 hari melalui WhatsApp. Layar awal mengungkapkan bahwa 68% peserta memiliki literasi kesehatan digital yang rendah. Data pasca-intervensi menunjukkan lonjakan dramatis dalam literasi aplikasi kesehatan, dengan skor rata-rata melonjak dari 35,2 menjadi 92,0. Semua peserta (100%) berhasil mengonfigurasi ekosistem pemantauan kesehatan pada perangkat mereka. Pelacakan keberlanjutan menunjukkan bahwa 76% peserta secara aktif melaporkan mencapai target langkah harian mereka, dan 60% secara konsisten menggunakan latihan pernapasan digital untuk mengelola stres kerja. Model workshop intensif sehari efektif mengatasi hambatan beban ganda waktu yang dihadapi wanita modern. Dengan mendemistifikasi teknologi dan mengintegrasikan m-health ke dalam rutinitas harian, pendekatan ini berhasil memfasilitasi transisi berkelanjutan menuju manajemen kesehatan mandiri.
Pemberdayaan wanita usia produktif melalui penerapan metode Design Thinking melalui workshop Edu-Tech sehari efektif dalam meningkatkan literasi digital kesehatan wanita usia produktif.Penggunaan aplikasi Google Fit dan Riliv telah terbukti menjadi solusi praktis dalam mengatasi hambatan waktu dan stres kerja.Hal ini terbukti secara konsisten memantau aktivitas fisik mandiri pasca-aktivitas, yang menandakan transisi positif dari perilaku sedentari menuju gaya hidup yang lebih aktif secara digital.Program ini merupakan paradigma baru promosi kesehatan yang adaptif terhadap dinamika kehidupan wanita modern dan strategi pengabdian masyarakat di era digital.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan untuk mengembangkan aplikasi kesehatan yang lebih terintegrasi dengan kebutuhan spesifik wanita usia produktif. Aplikasi ini dapat mencakup fitur-fitur seperti pelacakan aktivitas fisik, manajemen stres, dan edukasi kesehatan yang disesuaikan dengan gaya hidup dan tantangan yang dihadapi wanita usia produktif. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas pendekatan Design Thinking dalam meningkatkan literasi kesehatan digital di kalangan wanita usia produktif di wilayah-wilayah lain. Studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan hasil intervensi di wilayah yang berbeda, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti budaya, akses teknologi, dan dukungan sosial. Akhirnya, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari intervensi ini terhadap perilaku dan kesehatan wanita usia produktif, serta mengukur keberlanjutan perubahan gaya hidup yang dicapai.
- JMIR Mental Health - A Digital Peer Support Platform to Translate Online Peer Support for Emerging Adult... doi.org/10.2196/43956JMIR Mental Health A Digital Peer Support Platform to Translate Online Peer Support for Emerging Adult doi 10 2196 43956
- Transformation of Sedentary Behavior Towards a Digital Active Lifestyle Through a Design Thinking Approach... jceh.org/index.php/JCEH/article/view/773Transformation of Sedentary Behavior Towards a Digital Active Lifestyle Through a Design Thinking Approach jceh index php JCEH article view 773
- Promosi Kesehatan Melalui Pemberdayaan Masyarakat Dalam Transformasi Digital | Aprillia | Jurnal Pelayanan... ejournal.urindo.ac.id/index.php/JPPKM/article/view/7043Promosi Kesehatan Melalui Pemberdayaan Masyarakat Dalam Transformasi Digital Aprillia Jurnal Pelayanan ejournal urindo ac index php JPPKM article view 7043
| File size | 231.25 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
JCEHJCEH Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik pemberian makan ibu dalam mendukung pertumbuhan dan perkembanganProgram pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik pemberian makan ibu dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan
JCEHJCEH Kesimpulannya, pendekatan terpadu yang menggabungkan pendidikan, skrining, dan intervensi pencegahan terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat,Kesimpulannya, pendekatan terpadu yang menggabungkan pendidikan, skrining, dan intervensi pencegahan terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat,
JCEHJCEH Program ini merupakan inovasi yang diharapkan oleh masyarakat pesisir agar mampu mengenali tanda-tanda awal kegawatdaruratan diabetes dan melakukan tindakanProgram ini merupakan inovasi yang diharapkan oleh masyarakat pesisir agar mampu mengenali tanda-tanda awal kegawatdaruratan diabetes dan melakukan tindakan
STTPBSTTPB Pembangunan kurikulum ini juga memerlukan fondasi pneumatologis yang menekankan kehadiran Roh Kudus sebagai saksi dan pendamping dalam proses pemulihan.Pembangunan kurikulum ini juga memerlukan fondasi pneumatologis yang menekankan kehadiran Roh Kudus sebagai saksi dan pendamping dalam proses pemulihan.
POLBANGTAN GOWAPOLBANGTAN GOWA Oleh karena itu, diperlukan upaya lebih lanjut dalam memberikan edukasi, pelatihan, dan penyuluhan tentang teknologi pertanian modern ini agar para wanitaOleh karena itu, diperlukan upaya lebih lanjut dalam memberikan edukasi, pelatihan, dan penyuluhan tentang teknologi pertanian modern ini agar para wanita
STIKMKSSTIKMKS Kesimpulan: Siswa dengan literasi kesehatan digital lebih tinggi cenderung lebih peduli kebersihan diri serta lebih sering menerapkan kebiasaan hygieneKesimpulan: Siswa dengan literasi kesehatan digital lebih tinggi cenderung lebih peduli kebersihan diri serta lebih sering menerapkan kebiasaan hygiene
UMPRUMPR The review followed a staged flow—scoping, eligibility screening, thematic categorisation and synthesis—using a document-analysis protocol and a codingThe review followed a staged flow—scoping, eligibility screening, thematic categorisation and synthesis—using a document-analysis protocol and a coding
USUUSU The welfare of the community is something that a country needs to achieve. The economy and social life reflect the welfare of the community. To improveThe welfare of the community is something that a country needs to achieve. The economy and social life reflect the welfare of the community. To improve
Useful /
STTPBSTTPB Konstruksi teologi upah yang layak berdasarkan kesaksian biblikal mengharuskan gereja untuk menghormati martabat pekerja sebagai gambar Allah. TransformasiKonstruksi teologi upah yang layak berdasarkan kesaksian biblikal mengharuskan gereja untuk menghormati martabat pekerja sebagai gambar Allah. Transformasi
STTPBSTTPB Dalam teori Bourdieu, modal budaya meliputi pengetahuan, keterampilan, dan kecakapan yang dimiliki seseorang dalam suatu budaya tertentu. Familia KristenDalam teori Bourdieu, modal budaya meliputi pengetahuan, keterampilan, dan kecakapan yang dimiliki seseorang dalam suatu budaya tertentu. Familia Kristen
BKUBKU Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa orang tua memberikan peran yang baik yaitu sebanyak 30 orang (57,7%). Kesiapan pelatihan toilet padaBerdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa orang tua memberikan peran yang baik yaitu sebanyak 30 orang (57,7%). Kesiapan pelatihan toilet pada
BKUBKU Salah satu intervensi keperawatan berbasis evidence based practiced untuk menangani masalah keperawatan tersebut adalah head up 30° position. MengetahuiSalah satu intervensi keperawatan berbasis evidence based practiced untuk menangani masalah keperawatan tersebut adalah head up 30° position. Mengetahui