WESTSCIENCESWESTSCIENCES
Jurnal Pengabdian West ScienceJurnal Pengabdian West ScienceTingkat stres dan kelelahan yang tinggi di kalangan pendidik membutuhkan intervensi holistik yang tidak hanya membahas aspek psikologis tetapi juga spiritual. Studi ini mengembangkan model pelatihan yang mengintegrasikan teknik manajemen stres konvensional dengan terapi dzikir dan pendalaman interpretasi Al-Quran (QS. Ar-Rad:28). Tujuannya adalah untuk mengukur efektivitas program pelatihan dalam mengurangi tingkat stres, meningkatkan kesejahteraan psikologis, dan memperkuat ketahanan spiritual guru. Metode: Program berbasis Penelitian Aksi Partisipatif (PAR) ini melibatkan 10 guru di kota X. Metode yang digunakan meliputi pre-test/post-test menggunakan skala stres (misalnya, DASS-21 atau PSS-10), sesi pelatihan pernapasan, restrukturisasi kognitif, dzikir terbimbing, dan diskusi tafsir kontekstual), diskusi kelompok fokus, dan observasi. Hasil: Analisis statistik deskriptif dan inferensial menunjukkan penurunan yang signifikan pada skor stres peserta (rata-rata pre-test vs. post-test). Data kualitatif menunjukkan peningkatan kesadaran diri, peningkatan regulasi emosi, dan persepsi yang lebih positif terhadap tantangan kerja melalui pendekatan spiritual. Integrasi pendekatan psikologis dan spiritual terbukti layak dan efektif sebagai model intervensi untuk kesehatan mental guru. Model ini berpotensi untuk direplikasi dan diadopsi oleh lembaga pendidikan.
Program intervensi yang mengintegrasikan nilai-nilai agama terbukti efektif dalam menurunkan stres dan membangun kerangka coping yang komprehensif bagi peserta, khususnya di lingkungan pendidikan.Pendekatan ini tidak hanya mengelola gejala psikologis secara langsung, tetapi juga memperkuat makna hidup, resiliensi, dan kesejahteraan psikologis melalui internalisasi nilai-nilai spiritual.Meta-analisis dan studi intervensi menunjukkan bahwa religious/spiritual interventions (RSI) secara signifikan menurunkan gejala kecemasan, depresi, dan stres, serta meningkatkan well-being dan harapan hidup, baik pada populasi umum maupun kelompok khusus seperti guru dan mahasiswa.Pendekatan berbasis nilai agama juga memiliki tingkat daya terima (acceptability) dan adhesi (adhesion) yang tinggi, karena selaras dengan budaya, keyakinan, dan kebutuhan komunitas, sehingga peserta lebih termotivasi untuk berpartisipasi dan mempertahankan perubahan perilaku positif.Institusi pendidikan sangat disarankan untuk mengadopsi model integratif ini sebagai bagian dari program pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) dan employee assistance program (EAP).Implementasi dapat dilakukan melalui pelatihan guru, pengembangan kurikulum berbasis nilai, serta penyediaan layanan konseling yang mengintegrasikan teknik psikologis dan spiritual.Studi menunjukkan bahwa pelatihan spiritual dan religius meningkatkan kompetensi guru dalam mendampingi siswa, memperkuat ketahanan psikologis, dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih positif.Selain itu, program ini dapat diadaptasi untuk mendukung kesejahteraan karyawan di institusi pendidikan melalui EAP, dengan menyediakan ruang refleksi, kelompok dzikir, atau sesi konseling berbasis agama yang terbukti meningkatkan kepuasan kerja dan menurunkan burnout.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:. . 1. Mengembangkan modul pelatihan integratif yang lebih komprehensif, yang tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai karakter, sosial, dan spiritual sesuai dengan konteks lokal dan kebutuhan peserta didik maupun pendidik. Modul ini dapat mencakup berbagai teknik manajemen stres, seperti teknik relaksasi, cognitive-behavioral approach (CBA), dan mindfulness, serta mengintegrasikan nilai-nilai agama seperti dzikir dan tafsir ayat-ayat ketenangan hati.. . 2. Melakukan penelitian longitudinal untuk mengukur dampak jangka panjang dari intervensi berbasis nilai agama terhadap stres, well-being, dan resiliensi. Studi-studi sebelumnya umumnya berdesain cross-sectional atau pre-post tanpa kelompok kontrol yang memadai, sehingga hasilnya belum sepenuhnya menggambarkan efek jangka panjang dan kausalitas. Riset lanjutan sebaiknya melibatkan sampel yang lebih besar, kelompok kontrol, serta pengukuran multi-dimensi (psikologis, spiritual, sosial) untuk memastikan validitas dan generalisasi temuan.. . 3. Menerapkan program pelatihan berkelanjutan dengan metode aktif, reflektif, dan kolaboratif. Pelatihan yang berkelanjutan dan didukung oleh pendampingan serta evaluasi secara berkala terbukti memperkuat dampak positif pelatihan terhadap kualitas pembelajaran dan pengembangan karakter peserta didik. Selain itu, penting untuk melakukan evaluasi dan pendampingan secara berkala untuk memastikan keberlanjutan dampak pelatihan dan mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki.. . Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan modul pelatihan integratif yang lebih komprehensif, penelitian longitudinal untuk mengukur dampak jangka panjang, dan penerapan program pelatihan berkelanjutan dengan metode aktif, reflektif, dan kolaboratif. Hal ini akan memperkuat dampak positif pelatihan terhadap kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia yang berkarakter dan kompeten.
- Pengembangan Modul Keterampilan Identifikasi dan Intervensi Permasalahan Siswa pada Guru Sekolah Dasar... journal.unnes.ac.id/nju/index.php/INTUISI/article/view/31717Pengembangan Modul Keterampilan Identifikasi dan Intervensi Permasalahan Siswa pada Guru Sekolah Dasar journal unnes ac nju index php INTUISI article view 31717
- Lessons Learned From Co-Designing Educational Programs for Student and Practicing Healthcare Professionals... doi.org/10.35844/001c.57529Lessons Learned From Co Designing Educational Programs for Student and Practicing Healthcare Professionals doi 10 35844 001c 57529
| File size | 846.14 KB |
| Pages | 48 |
| DMCA | Report |
Related /
IAIN CURUPIAIN CURUP Penelitian ini bercorak field research dengan jenis penelitian kualitatif, Metode penelitian yang digunakan adalah action research atau kaji tindak denganPenelitian ini bercorak field research dengan jenis penelitian kualitatif, Metode penelitian yang digunakan adalah action research atau kaji tindak dengan
DAARULHUDADAARULHUDA Apabila terjadi sengketa atau permasalahan perdata dapat diselesaikan menggunakan hukum adat melalui peradilan adat. Pada hukum acara adat terdapat kelembagaanApabila terjadi sengketa atau permasalahan perdata dapat diselesaikan menggunakan hukum adat melalui peradilan adat. Pada hukum acara adat terdapat kelembagaan
DINASTIREVDINASTIREV Artikel berjudul “Diplomasi Kekuatan Lunak dan Tantangan Regulasi dalam Implementasi QRIS Lintas Batas ini menganalisis perluasan cepat Quick ResponseArtikel berjudul “Diplomasi Kekuatan Lunak dan Tantangan Regulasi dalam Implementasi QRIS Lintas Batas ini menganalisis perluasan cepat Quick Response
NEWINERANEWINERA Kesimpulan dari studi ini menunjukkan bahwa penyusunan kebijakan publik berbasis tradisi lokal melalui Paruman di Desa Adat Bayung Gede menggunakan modelKesimpulan dari studi ini menunjukkan bahwa penyusunan kebijakan publik berbasis tradisi lokal melalui Paruman di Desa Adat Bayung Gede menggunakan model
NEWINERANEWINERA The research identifies three main functions of Wurumana: (1) fulfilling bridewealth obligations (belis), facilitating collective resource mobilizationThe research identifies three main functions of Wurumana: (1) fulfilling bridewealth obligations (belis), facilitating collective resource mobilization
IAIN LANGSAIAIN LANGSA This study finds that the Gerakan Anti-Merarik Kodeq (GAMAK) in Lingsar Subdistrict has played a significant role in reducing the incidence of underageThis study finds that the Gerakan Anti-Merarik Kodeq (GAMAK) in Lingsar Subdistrict has played a significant role in reducing the incidence of underage
STFTKIJNESTFTKIJNE Melalui pendekatan ekofeminisme, penulis menantang pandangan diskriminatif terhadap perempuan asli Papua, khususnya di wilayah Keerom, yang memiliki peranMelalui pendekatan ekofeminisme, penulis menantang pandangan diskriminatif terhadap perempuan asli Papua, khususnya di wilayah Keerom, yang memiliki peran
USBUSB Analisis Mann-Whitney U menunjukkan perbedaan signifikan dalam penurunan stres akademik antara kelompok eksperimen dan kontrol (z = -2,218, p < 0,05).Analisis Mann-Whitney U menunjukkan perbedaan signifikan dalam penurunan stres akademik antara kelompok eksperimen dan kontrol (z = -2,218, p < 0,05).
Useful /
STAIKUSTAIKU Metode: Penelitian ini menerapkan pendekatan hukum normatif. Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan penelaahan dokumen. Selanjutnya,Metode: Penelitian ini menerapkan pendekatan hukum normatif. Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan penelaahan dokumen. Selanjutnya,
STAIKUSTAIKU Al-Sudaiss wasathiyyah framework provides a Quranically grounded, institutionally replicable model for religious moderation in Indonesian private PTKIs.Al-Sudaiss wasathiyyah framework provides a Quranically grounded, institutionally replicable model for religious moderation in Indonesian private PTKIs.
DINASTIREVDINASTIREV Hambatan utama meliputi kurangnya sumber daya manusia, kerusakan sarana prasarana, minimnya sosialisasi, terbatasnya anggaran, rendahnya kesadaran masyarakat,Hambatan utama meliputi kurangnya sumber daya manusia, kerusakan sarana prasarana, minimnya sosialisasi, terbatasnya anggaran, rendahnya kesadaran masyarakat,
LLILLI Proses pembelajaran Fiqih di jenjang Madrasah Tsanawiyah sering kali masih didominasi oleh metode ceramah konvensional, yang menyebabkan rendahnya partisipasiProses pembelajaran Fiqih di jenjang Madrasah Tsanawiyah sering kali masih didominasi oleh metode ceramah konvensional, yang menyebabkan rendahnya partisipasi