PENERBITPENERBIT

Metta : Jurnal Ilmu MultidisiplinMetta : Jurnal Ilmu Multidisiplin

Prestasi akademik mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh faktor pembelajaran di kelas. Gender, sosio-ekonomi keluarga, dan modal kultural memiliki dampak terhadap prestasi akademik mahasiswa. Studi tentang variabel tersebut masih jarang dilakukan dalam konteks Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memverifikasi hubungan gender, latar belakang ekonomi keluarga, tingkat pendidikan orang tua, dan modal kultural mahasiswa, dan prestasi akademik mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif-perbandingan dan korelasional. Partisipan penelitian berjumlah 174 orang mahasiswa Universitas Islam Negeri Antasari. Partisipan ditetapkan dengan convenience dan snowballing sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan secara online melalui pesan Whats App. Analisis data hasil penelitian menggunakan Tes Mann-Whitney U dan Korelasi Rank-Order Spearman dengan bantuan SPSS versi 27. Temuan penelitian membuktikan bahwa perbedaan prestasi akademik perempuan dan laki-laki signifikan secara statistik (Asymp. Sig. <0,05). Penelitian ini mengindikasikan bahwa gender berpengaruh signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa pada PTKI. Selain itu, analisis statistik korelasional membuktikan bahwa uang saku, Uang Kuliah Tunggal (UKT), dan tingkat pendidikan pendidikan ayah dan ibu tidak berhubungan dengan prestasi akademik mahasiswa (Asymp. Sig.>0,05). Sebaliknya, modal kultural mahasiswa memiliki hubungan yang signifikan dengan prestasi akademik siswa (Asymp. Sig.<0,05). Namun, korelasi antara kedua variabel sangat lemah atau korelasi yang dapat diabaikan (ρ = 0,210). Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa modal kultural yang tinggi akan meningkatkan prestasi akademik mahasiswa secara signifikan. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual terhadap pengaruh gender dan hubungan antara latar belakang sosial ekonomi keluarga dan modal kultural terhadap prestasi akademik mahasiswa pada bidang Kajian Keislaman (Islamic studies) dalam konteks PTKI.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa prestasi akademik mahasiswa perempuan lebih tinggi daripada mahasiswa laki-laki pada bidang studi Islam.Selain itu, latar belakang sosio-ekonomi keluarga tidak berkorelasi dengan prestasi akademik mahasiswa.Namun, modal kultural yang dimiliki mahasiswa berpengaruh signifikan terhadap prestasi akademik mereka, meskipun korelasinya sangat lemah.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan dengan cakupan wilayah yang lebih luas dan jumlah partisipan yang lebih banyak untuk meningkatkan generalisasi temuan. Kedua, penelitian mendatang dapat menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor lain yang mungkin memediasi atau memoderasi hubungan antara gender, latar belakang sosio-ekonomi, modal kultural, dan prestasi akademik, seperti gaya belajar, motivasi belajar, atau dukungan sosial dari teman sebaya. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami secara mendalam pengalaman dan persepsi mahasiswa mengenai pengaruh gender, latar belakang sosio-ekonomi, dan modal kultural terhadap perjalanan akademik mereka. Penelitian ini dapat menggunakan metode wawancara mendalam atau studi kasus untuk memperoleh data yang kaya dan kontekstual. Dengan demikian, pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kompleksitas faktor-faktor yang memengaruhi prestasi akademik mahasiswa dapat diperoleh, yang pada akhirnya dapat memberikan dasar bagi pengembangan kebijakan dan program pendidikan yang lebih efektif dan inklusif.

Read online
File size284.12 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test