JURNALEDUKASIAJURNALEDUKASIA

EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan PembelajaranEDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Akademik burnout di kalangan siswa sekolah menengah telah menjadi perhatian yang semakin meningkat, terutama dalam lingkungan pembelajaran digital di mana penilaian sistematis dan pendeteksian dini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memvalidasi BURNTES (Burnout Test for Students), aplikasi penilaian burnout berbasis Android yang dirancang untuk mendukung layanan bimbingan dan konseling di sekolah menengah Indonesia. Menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan, penelitian ini mengadopsi model 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Data dikumpulkan melalui analisis kebutuhan, penilaian ahli, uji kelompok kecil, dan pengujian efektivitas awal. Validitas konten dievaluasi oleh lima ahli menggunakan indeks Aikens V, menghasilkan koefisien 0,67, yang menunjukkan validitas tinggi dan dapat diterima. Pengujian praktis yang melibatkan 20 siswa dan tiga guru konseling menghasilkan skor usability sebesar 88,7%, dikategorikan sebagai sangat praktis. Efektivitas BURNTES diperiksa menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test, menunjukkan perbaikan yang signifikan dalam kemampuan siswa untuk mendeteksi dan memahami gejala burnout setelah penggunaan aplikasi (p < 0,001), didukung oleh ukuran efek yang besar (r = 0,873). Temuan ini menunjukkan bahwa BURNTES adalah alat penilaian digital yang valid, praktis, dan efektif yang meningkatkan akurasi dan efisiensi pendeteksian burnout akademik dan mendukung intervensi dini yang didorong data dalam konteks konseling sekolah.

Pengembangan BURNTES selaras dengan tren teknologi pendidikan terkini yang menekankan pentingnya alat kesehatan mental digital sebagai komponen penting dalam ekosistem kesejahteraan sekolah.Integrasi skor otomatis, desain interaktif, dan fitur refleksi diri dalam BURNTES meningkatkan objektivitas dan kontinuitas penilaian burnout, mengurangi beban administratif guru sambil meningkatkan akurasi perencanaan intervensi.Dengan memanfaatkan alat ini, guru dapat memantau kesejahteraan emosional siswa secara sistematis, mengurangi ketergantungan pada pengumpulan data manual dan meningkatkan akurasi tindak lanjut.Para peneliti dan praktisi di masa depan harus memperluas penggunaan BURNTES ke populasi yang lebih besar dan beragam, termasuk siswa sekolah menengah atas dan vokasi, untuk menguji skalabilitas dan generalisasinya.Integrasi dengan sistem manajemen konseling institusional atau Learning Management Systems (LMS) dapat meningkatkan pelacakan data dan pemantauan longitudinal kesejahteraan siswa.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas BURNTES dengan fitur-fitur pendukung ketahanan atau manajemen kecemasan. Integrasi ini akan mengubah aplikasi dari utilitas skrining murni menjadi ekosistem skrining-plus-dukungan. Namun, perlu dilakukan validasi dan pengujian hasil terpisah untuk menghindari penggabungan sensitivitas skrining dengan efektivitas terapi. Selain itu, penting untuk mengintegrasikan alat penilaian dengan lingkungan sekolah yang mendukung dan intervensi tindak lanjut, seperti konseling kelompok. BURNTES harus ditafsirkan sebagai titik masuk dukungan keputusan dalam alur kerja konseling yang lebih luas daripada solusi mandiri. Penelitian selanjutnya juga harus menggunakan sampel yang lebih besar, desain longitudinal, dan multi-situs untuk memeriksa stabilitas, daya tahan, dan penerapan lintas konteks BURNTES. Upaya ini diperlukan untuk menetapkan apakah perbaikan awal yang diamati dapat dipertahankan dalam jangka panjang dan diterjemahkan menjadi manfaat jangka panjang yang berarti bagi kesejahteraan siswa.

  1. The role of performance pressure, loneliness and sense of belonging in predicting burnout symptoms in... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0267175The role of performance pressure loneliness and sense of belonging in predicting burnout symptoms in journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0267175
  2. The Mediating Role of Academic Resilience Between Digital Overload and School Burnout among High School... doi.org/10.22521/edupij.2025.17.341The Mediating Role of Academic Resilience Between Digital Overload and School Burnout among High School doi 10 22521 edupij 2025 17 341
  3. SciELO Brazil - Psychological resources and student burnout among pre-university students Psychological... doi.org/10.1590/1413-82712023280209SciELO Brazil Psychological resources and student burnout among pre university students Psychological doi 10 1590 1413 82712023280209
  4. Metode Penelitian dan Pengembangan (R&D): Konsep, Jenis, Tahapan dan Kelebihan | Jurnal Ilmiah Profesi... doi.org/10.29303/jipp.v9i2.2141Metode Penelitian dan Pengembangan R D Konsep Jenis Tahapan dan Kelebihan Jurnal Ilmiah Profesi doi 10 29303 jipp v9i2 2141
  5. JMIR Medical Informatics - Assessment of mHealth Interventions: Need for New Studies, Methods, and Guidelines... doi.org/10.2196/21874JMIR Medical Informatics Assessment of mHealth Interventions Need for New Studies Methods and Guidelines doi 10 2196 21874
Read online
File size529.88 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test