JOURNALTHAMRINJOURNALTHAMRIN
Jurnal Inovasi Pendidikan MH ThamrinJurnal Inovasi Pendidikan MH ThamrinPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana . Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan skala Likert dengan jumlah sampel 20 guru. Pengumpulan data dilakukan dengan kuisioner atau angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari ke 5 indikator tersebut yang tergolong rendah sebanyak 25% (5 guru), yang tergolong sedang sebanyak 55% (11 guru), yang tergolong tinggi sebanyak 20% (4 guru) dan dapat disimpulkan bahwa yang paling dominan adalah kategori sedang yang mana dengan persentase 55% (11 guru).
Kinerja staf tata usaha dalam melayani administrasi guru telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan indikator-indikator kinerja yang ditetapkan, meliputi kuantitas pekerjaan, kualitas pekerjaan, ketepatan waktu penyelesaian kerja, kehadiran, dan kemampuan kerjasama.Dari kelima indikator tersebut, kategori sedang mendominasi dengan persentase 55% (11 guru).Hal ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pelayanan staf tata usaha dalam membantu guru di bidang administrasi sudah sesuai dengan kategori kinerja yang baik.
Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan pengembangan lebih lanjut terkait peningkatan kinerja staf tata usaha sekolah. Pertama, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada identifikasi faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi kinerja staf tata usaha, seperti motivasi kerja, kompetensi, dan lingkungan kerja. Kedua, studi dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai metode pelatihan dan pengembangan profesional bagi staf tata usaha dalam meningkatkan keterampilan administrasi dan pelayanan mereka. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi pengaruh penerapan teknologi informasi dan sistem manajemen administrasi terintegrasi terhadap efisiensi dan kualitas pelayanan staf tata usaha, serta dampaknya terhadap kepuasan guru sebagai penerima layanan. Dengan demikian, sekolah dapat merumuskan strategi yang lebih tepat sasaran untuk meningkatkan kinerja staf tata usaha dan mendukung kualitas pendidikan secara keseluruhan.
| File size | 362.99 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
JOURNALTHAMRINJOURNALTHAMRIN Manajemen Pembelajaran pada Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligences) Peserta Didik di Pendidikan Iniklusi (Studi Kasus di SMP IT AT-TAUFIQ Depok) iniManajemen Pembelajaran pada Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligences) Peserta Didik di Pendidikan Iniklusi (Studi Kasus di SMP IT AT-TAUFIQ Depok) ini
JOURNALTHAMRINJOURNALTHAMRIN Hal ini dapat dibuktikan sebanyak 46,8% siswa mengalami gangguan sinyal internet, menguras kuota internet sebesar 55,4%. Sebaliknya, siswa beranggapanHal ini dapat dibuktikan sebanyak 46,8% siswa mengalami gangguan sinyal internet, menguras kuota internet sebesar 55,4%. Sebaliknya, siswa beranggapan
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Penelitian dilakukan di kelas VII dengan 20 subjek siswa. Teknik pengumpulan data mencakup tes kemampuan berpikir kreatif dalam bentuk open-ended, berupaPenelitian dilakukan di kelas VII dengan 20 subjek siswa. Teknik pengumpulan data mencakup tes kemampuan berpikir kreatif dalam bentuk open-ended, berupa
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Hal ini dibuktikan dari nilai rata-rata posttest kelas eksperimen (81,72) yang lebih tinggi dibanding kelas kontrol (62,59) serta hasil uji hipotesis yangHal ini dibuktikan dari nilai rata-rata posttest kelas eksperimen (81,72) yang lebih tinggi dibanding kelas kontrol (62,59) serta hasil uji hipotesis yang
UM MetroUM Metro Penelitian ini bertujuan meneliti konstruk psikologis yang memengaruhi kesejahteraan psikologis guru BK serta mengkategorikan tingkat kesejahteraan psikologisPenelitian ini bertujuan meneliti konstruk psikologis yang memengaruhi kesejahteraan psikologis guru BK serta mengkategorikan tingkat kesejahteraan psikologis
UNSADAUNSADA Evaluasi dilakukan dengan memberikan tugas gambar dan mencatat waktu penyelesaian. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman materi berdasarkanEvaluasi dilakukan dengan memberikan tugas gambar dan mencatat waktu penyelesaian. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman materi berdasarkan
UNSADAUNSADA Versi terjemahan Bahasa Indonesia yang telah tersedia saat ini adalah tingkat dasar I dan II. Berdasarkan tinjauan di kelas, modul penunjang berbahasaVersi terjemahan Bahasa Indonesia yang telah tersedia saat ini adalah tingkat dasar I dan II. Berdasarkan tinjauan di kelas, modul penunjang berbahasa
KEMENSOSKEMENSOS Hasil penelitian menunjukkan bahwa para korban mengalami trauma berat, stigma sosial, dan kesulitan untuk beradaptasi kembali ke masyarakat. Upaya yangHasil penelitian menunjukkan bahwa para korban mengalami trauma berat, stigma sosial, dan kesulitan untuk beradaptasi kembali ke masyarakat. Upaya yang
Useful /
JOURNALTHAMRINJOURNALTHAMRIN Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data dari data primer dan sekunder, serta teknik pengumpulan data observasi,Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data dari data primer dan sekunder, serta teknik pengumpulan data observasi,
UBUB Hasilnya menunjukkan bahwa undang‑undang pertambangan Indonesia tidak memenuhi kriteria kualitas hukum untuk perlindungan lingkungan. Namun, Undang‑UndangHasilnya menunjukkan bahwa undang‑undang pertambangan Indonesia tidak memenuhi kriteria kualitas hukum untuk perlindungan lingkungan. Namun, Undang‑Undang
KIPMIKIPMI Dapat disimpulkan bahwa transpor garam dan air melintasi membran mengikuti model difusi larutan yang dimodifikasi dengan menyertakan efek penggandenganDapat disimpulkan bahwa transpor garam dan air melintasi membran mengikuti model difusi larutan yang dimodifikasi dengan menyertakan efek penggandengan
AKBIDHIPEKALONGANAKBIDHIPEKALONGAN Aktivitas tidur merupakan salah satu stimulasi bagi tumbuh dan kembang bayi. Indonesia cukup banyak bayi yang mengalami masalah tidur, yaitu sekitar 44,2%Aktivitas tidur merupakan salah satu stimulasi bagi tumbuh dan kembang bayi. Indonesia cukup banyak bayi yang mengalami masalah tidur, yaitu sekitar 44,2%