JOURNALTHAMRINJOURNALTHAMRIN
Jurnal Inovasi Pendidikan MH ThamrinJurnal Inovasi Pendidikan MH ThamrinPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan metode Synchronous (Zoom) dan Asynchronous (Google Classroom) dalam Pembelajaran Bahasa Inggris. Data hasil belajar diperoleh melalui angket sebagai instrumen untuk mengumpulkan data. Sampel sebanyak 235 peserta yang diambil dari 15 kelas di MA Negeri 1 Serang, Banten. Berdasarkan analisis data, pembelajaran bahasa Inggris dengan menggunakan Zoom kurang efektif. Ada beberapa kendala terkait hal ini. Hal ini dapat dibuktikan sebanyak 46,8% siswa mengalami gangguan sinyal internet, menguras kuota internet sebesar 55,4%. Sebaliknya, siswa beranggapan bahwa belajar bahasa Inggris dengan menggunakan Google Classroom lebih efektif dan nyaman. Hasil survei siswa menunjukkan bahwa lebih banyak siswa merasa pembelajaran dengan Google Classroom mudah, tidak menguras kuota internet, dan tidak terhambat gangguan sinyal internet dibandingkan dengan Zoom.
Pembelajaran bahasa Inggris yang menggunakan Google Classroom (asinkron) lebih efektif dibandingkan dengan Zoom (sinkron) karena tidak menimbulkan gangguan sinyal internet dan tidak menguras kuota internet.Pendekatan asinkron memudahkan siswa dalam mengakses materi dan menilai kesiapan belajar.Oleh karena itu, pengajar dapat mempertimbangkan penggunaan Zoom secara selektif atau penggabungan metode untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran.
Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana kombinasi antara metode sinkron dan asinkron dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa, dengan mengajukan pertanyaan: apakah penggunaan hybrid learning yang menggabungkan sesi Zoom interaktif dengan tugas Google Classroom meningkatkan partisipasi dan pemahaman konsep dibandingkan metode tunggal? Selain itu, perlu diteliti pengaruh infrastruktur internet di rumah terhadap efektivitas pembelajaran asinkron, sehingga dapat diusulkan solusi teknis seperti penggunaan aplikasi offline atau penyediaan akses data pelajar. Penelitian tambahan dapat mengeksplorasi peran feedback real-time dalam Google Classroom terhadap perbaikan kesalahan siswa secara menyeluruh, sehingga dapat dipertimbangkan integrasi fitur umpan balik otomatis untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran.
| File size | 334.92 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
JOURNALTHAMRINJOURNALTHAMRIN Teknik pengambilan sampel menggunakan skala Likert dengan jumlah sampel 20 guru. Pengumpulan data dilakukan dengan kuisioner atau angket. Hasil penelitianTeknik pengambilan sampel menggunakan skala Likert dengan jumlah sampel 20 guru. Pengumpulan data dilakukan dengan kuisioner atau angket. Hasil penelitian
JOURNALTHAMRINJOURNALTHAMRIN Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pengadaan sarana dan prasarana di SMP Negeri 44 Palembang berjalan dengan baik dan memperhatikan indikatorHasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pengadaan sarana dan prasarana di SMP Negeri 44 Palembang berjalan dengan baik dan memperhatikan indikator
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Instrumen yang digunakan adalah angket tertutup dengan jenis skala likert. Berdasarkan hasil penilaian dari ahli materi terhadap media pembelajaran berbasisInstrumen yang digunakan adalah angket tertutup dengan jenis skala likert. Berdasarkan hasil penilaian dari ahli materi terhadap media pembelajaran berbasis
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Dilanjutkan dengan wawancara sebagai data pendukung penelitian. Berdasarkan hasil penelitian untuk indikator sikap memperoleh sebesar 57,2% dalam kategoriDilanjutkan dengan wawancara sebagai data pendukung penelitian. Berdasarkan hasil penelitian untuk indikator sikap memperoleh sebesar 57,2% dalam kategori
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Sig. (2-tailed) = 0,002, lebih kecil dari 0,05, yang berarti discovery learning memiliki pengaruh signifikan terhadap literasi sains siswa. Hal ini ditunjukkanSig. (2-tailed) = 0,002, lebih kecil dari 0,05, yang berarti discovery learning memiliki pengaruh signifikan terhadap literasi sains siswa. Hal ini ditunjukkan
STIKESPAMENANGSTIKESPAMENANG Berdasarkan hasil observasi tersebut kemudian menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT) dan membandingkannya dengan standar pertumbuhan anak dari CDC (CentersBerdasarkan hasil observasi tersebut kemudian menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT) dan membandingkannya dengan standar pertumbuhan anak dari CDC (Centers
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Berdasarkan hasil analisis data pada penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa persentase siswa dari hasil analisis jawaban pilihan ganda yangBerdasarkan hasil analisis data pada penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa persentase siswa dari hasil analisis jawaban pilihan ganda yang
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes yang berupa tes diagnostik berbentuk pilihan ganda berasalan (Two Tier Multiple Choice Test)Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes yang berupa tes diagnostik berbentuk pilihan ganda berasalan (Two Tier Multiple Choice Test)
Useful /
JOURNALTHAMRINJOURNALTHAMRIN Penerapan pendidikan inklusi telah diakui potensinya untuk meningkatkan nilai-nilai karakter siswa, khususnya di bidang-bidang seperti toleransi. PadaPenerapan pendidikan inklusi telah diakui potensinya untuk meningkatkan nilai-nilai karakter siswa, khususnya di bidang-bidang seperti toleransi. Pada
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan miskonsepsi yang terjadi pada materi gelombang bunyi pada siswa di SMP Kelas VIII Kabupaten Tolitoli denganPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan miskonsepsi yang terjadi pada materi gelombang bunyi pada siswa di SMP Kelas VIII Kabupaten Tolitoli dengan
UBUB Employing a qualitative method with hermeneutic analysis, the study explores the traditional wisdom of the Tenganan people and its potential for protectingEmploying a qualitative method with hermeneutic analysis, the study explores the traditional wisdom of the Tenganan people and its potential for protecting
JOURNALTHAMRINJOURNALTHAMRIN Dilihat dari indikator pelaksanaan rekrutmen tenaga kependidikan yaitu koordinasi, motivasi, komunikasi, dan pengarahan. Adapun faktor-faktor pendukungDilihat dari indikator pelaksanaan rekrutmen tenaga kependidikan yaitu koordinasi, motivasi, komunikasi, dan pengarahan. Adapun faktor-faktor pendukung