OJSOJS
Jurnal Pendidikan MultidisiplinerJurnal Pendidikan MultidisiplinerPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kerja sama siswa kelas VIII SMPN 5 Kupang melalui penerapan pembelajaran ansambel musik sederhana. Kerja sama merupakan keterampilan sosial yang penting namun masih menjadi tantangan di kalangan siswa. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian 32 siswa kelas VIII-H. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Pembelajaran ansambel musik sederhana menggunakan alat musik tiup sederhana pianika dengan menggunakan lagu daerah sederhana. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan kerja sama siswa dari 56% pada pra-siklus menjadi 73% pada siklus I dan 89% pada siklus II. Indikator kerja sama yang meningkat meliputi komunikasi dalam kelompok, saling mendengarkan, tanggung jawab individu, dan koordinasi dalam bermain musik bersama. Penelitian ini membuktikan bahwa pembelajaran ansambel musik sederhana efektif meningkatkan kerja sama siswa karena memberikan pengalaman konkret berkolaborasi menciptakan harmoni musikal yang membutuhkan sinkronisasi dan saling ketergantungan positif antar anggota kelompok.
Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan pembelajaran ansambel musik sederhana efektif meningkatkan kemampuan kerja sama pada siswa kelas VIII di SMPN 5 Kupang.Peningkatan signifikan terjadi dari 56% pada kondisi awal menjadi 89% pada akhir siklus II.Pembelajaran ansambel musik memberikan pengalaman konkret berkolaborasi yang membutuhkan komunikasi efektif, saling mendengarkan, tanggung jawab individual, koordinasi, dan sikap saling membantu.Keberhasilan pembelajaran ini disebabkan oleh sifat inheren ansambel musik yang menuntut saling ketergantungan positif antar anggota kelompok.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas model pembelajaran ansambel musik dengan variasi instrumen musik lain, seperti gitar atau perkusi, guna mengetahui apakah terdapat perbedaan pengaruh terhadap kemampuan kerja sama siswa. Kedua, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari pembelajaran ansambel musik terhadap perkembangan sosial-emosional siswa, termasuk kemampuan kolaborasi dalam konteks kehidupan nyata di luar sekolah. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi siswa terhadap proses pembelajaran ansambel musik, serta faktor-faktor yang memengaruhi tingkat partisipasi dan keaktifan mereka dalam kegiatan tersebut. Dengan demikian, pemahaman yang lebih komprehensif tentang manfaat dan tantangan pembelajaran ansambel musik dapat diperoleh, sehingga dapat dioptimalkan dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
| File size | 253.26 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
OJSOJS Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dua siklus. Subjek penelitian adalah 32 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara,Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dua siklus. Subjek penelitian adalah 32 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara,
OJSOJS Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan pianika secara efektif membantu peserta didik memahami konsep dasar musik, seperti nada, ritmr, tempo, danHasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan pianika secara efektif membantu peserta didik memahami konsep dasar musik, seperti nada, ritmr, tempo, dan
OJSOJS Metode penelitian yang digunakan meliputi teknik sampling, pengumpulan data, validasi instrumen, serta analisis data kuantitatif dan kualitatif. HasilMetode penelitian yang digunakan meliputi teknik sampling, pengumpulan data, validasi instrumen, serta analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil
OJSOJS Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kreativitas siswa yang signifikan. Siswa menjadi lebih aktif, berani bereksperimen, dan mampu menghasilkanHasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kreativitas siswa yang signifikan. Siswa menjadi lebih aktif, berani bereksperimen, dan mampu menghasilkan
OJSOJS Pada remaja sekolah menengah, sindrom ini dapat muncul melalui pola komunikasi, pengambilan keputusan, dan keterikatan emosional yang tidak matang. PenelitianPada remaja sekolah menengah, sindrom ini dapat muncul melalui pola komunikasi, pengambilan keputusan, dan keterikatan emosional yang tidak matang. Penelitian
OJSOJS Dengan demikian, pembelajaran seni tari dapat dijadikan alternatif pembelajaran berbasis karakter untuk memperkuat pemahaman budaya pada peserta didik.Dengan demikian, pembelajaran seni tari dapat dijadikan alternatif pembelajaran berbasis karakter untuk memperkuat pemahaman budaya pada peserta didik.
OJSOJS Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman teks deskripsi menggunakan metode PQRST (preview, question, read, summarize,Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman teks deskripsi menggunakan metode PQRST (preview, question, read, summarize,
OJSOJS Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan yang dilakukan secara terstruktur, terjadwal, dan konsisten mampu meningkatkan kedisiplinan siswa terutama dalamHasil penelitian menunjukkan bahwa latihan yang dilakukan secara terstruktur, terjadwal, dan konsisten mampu meningkatkan kedisiplinan siswa terutama dalam
Useful /
OJSOJS Dengan menerapkan pendekatan seperti Contextual Teaching and Learning (CTL), diharapkan PAI dapat relevan dan efektif dalam membentuk generasi yang tidakDengan menerapkan pendekatan seperti Contextual Teaching and Learning (CTL), diharapkan PAI dapat relevan dan efektif dalam membentuk generasi yang tidak
UNIMUNIM SMA PGRI Puri telah memiliki sistem informasi akuntansi untuk penerimaan dan pengeluaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang berjalan secara efektif.SMA PGRI Puri telah memiliki sistem informasi akuntansi untuk penerimaan dan pengeluaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang berjalan secara efektif.
UNIMUNIM Hasil validasi ahli materi menunjukkan persentase 78,12% (valid) dan validasi materi 95,83% (sangat valid). Uji perorangan menemukan kesalahan penulisan,Hasil validasi ahli materi menunjukkan persentase 78,12% (valid) dan validasi materi 95,83% (sangat valid). Uji perorangan menemukan kesalahan penulisan,
UNIMUNIM Perbaikan sistem informasi akuntansi diperlukan untuk meningkatkan akurasi dan keandalan informasi persediaan. Sistem pengendalian intern terhadap persediaanPerbaikan sistem informasi akuntansi diperlukan untuk meningkatkan akurasi dan keandalan informasi persediaan. Sistem pengendalian intern terhadap persediaan