JOURNALTHAMRINJOURNALTHAMRIN
Jurnal Inovasi Pendidikan MH ThamrinJurnal Inovasi Pendidikan MH ThamrinManajemen Pembelajaran pada Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligences) Peserta Didik di Pendidikan Iniklusi (Studi Kasus di SMP IT AT-TAUFIQ Depok) ini memiliki tujuan utama untuk mendeskripsikan penggambaran perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta unsur pendukung dan penghambat dalam manajemen pembelajaran sekolah inklusi. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengelolaan pembelajaran di SMP IT AT-TAUFIQ Depok meliputi beberapa tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta memiliki faktor pendukung dan penghambat proses pengelolaan pembelajaran.
Berdasarkan hasil penelitian mengenai manajemen pembelajaran pada kecerdasan majemuk (multiple intelligences) Peserta Didik di pendidikan inklusi di SMP IT AT-TAUFIQ Depok, dapat disimpulkan bahwa sekolah ini telah melaksanakan fungsi manajemen seperti perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pengkoordinasian, pengarahan, dan pengawasan.Penerapan pendidikan inklusi telah diakui potensinya untuk meningkatkan nilai-nilai karakter siswa, khususnya di bidang-bidang seperti toleransi.Pada pelaksanaan program pendidikan inklusi, guru pendamping khusus berperan penting dalam mendukung kelancaran proses pembelajaran inklusi.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas model pembelajaran yang disesuaikan dengan berbagai jenis kecerdasan majemuk siswa ABK, dengan fokus pada peningkatan hasil belajar dan motivasi belajar. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhi keberhasilan implementasi pendidikan inklusi di sekolah, termasuk peran serta dukungan dari orang tua, masyarakat, dan pemerintah. Ketiga, penting untuk meneliti pengembangan instrumen asesmen yang valid dan reliabel untuk mengukur perkembangan kompetensi sosial-emosional siswa ABK dalam lingkungan inklusi, sehingga dapat memberikan informasi yang akurat untuk perencanaan intervensi yang tepat sasaran. Dengan demikian, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan inklusi dan memberikan kesempatan yang sama bagi semua siswa untuk meraih potensi terbaik mereka.
| File size | 570.89 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas XI IPA 3 (33 siswa) sebagai kelas eksperimen dan XI IPA 4 (32 siswa) sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimenSubjek penelitian terdiri dari siswa kelas XI IPA 3 (33 siswa) sebagai kelas eksperimen dan XI IPA 4 (32 siswa) sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Secara keseluruhan, efektivitas pembelajaran daring pada mata pelajaran fisika mencapai nilai 51,38%, yang dikategorikan sebagai efektif. Hal ini menunjukkanSecara keseluruhan, efektivitas pembelajaran daring pada mata pelajaran fisika mencapai nilai 51,38%, yang dikategorikan sebagai efektif. Hal ini menunjukkan
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen, melibatkan populasi seluruh siswa kelas XI MIPA yang berjumlah 85 siswa. SampelJenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen, melibatkan populasi seluruh siswa kelas XI MIPA yang berjumlah 85 siswa. Sampel
STIKESPAMENANGSTIKESPAMENANG Jenis Penelitian ini adalah kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan melakukan studi lapangan. Pendekatan penelitianJenis Penelitian ini adalah kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan melakukan studi lapangan. Pendekatan penelitian
STAINU MALANGSTAINU MALANG Analisis data dilakukan melalui analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat desa di Indonesia di mana tidak semua anak berkebutuhanAnalisis data dilakukan melalui analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat desa di Indonesia di mana tidak semua anak berkebutuhan
STKIP MODERN NGAWISTKIP MODERN NGAWI Pendidikan inklusi membutuhkan strategi pembelajaran yang efektif untuk mengakomodasi keberagaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengeksplorasiPendidikan inklusi membutuhkan strategi pembelajaran yang efektif untuk mengakomodasi keberagaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengeksplorasi
KEMENSOSKEMENSOS Hasil penelitian menunjukkan bahwa para korban mengalami trauma berat, stigma sosial, dan kesulitan untuk beradaptasi kembali ke masyarakat. Upaya yangHasil penelitian menunjukkan bahwa para korban mengalami trauma berat, stigma sosial, dan kesulitan untuk beradaptasi kembali ke masyarakat. Upaya yang
UNWAHAUNWAHA Hasil yang diperoleh, dapat disimpulkan sebagai berikut: Strategi penanaman nilai-nilai keteladanan pada kelas inklusi di MA Darun Najah Malang dilaksanakanHasil yang diperoleh, dapat disimpulkan sebagai berikut: Strategi penanaman nilai-nilai keteladanan pada kelas inklusi di MA Darun Najah Malang dilaksanakan
Useful /
JOURNALTHAMRINJOURNALTHAMRIN Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yakni melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil yang didapat yakni pelaksanaan kegiatan keagamaanMetode yang digunakan dalam pengumpulan data yakni melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil yang didapat yakni pelaksanaan kegiatan keagamaan
STAINU MALANGSTAINU MALANG Uji validitas dan reliabilitas instrumen merupakan langkah penting dalam penelitian pendidikan untuk memastikan bahwa instrumen yang akan digunakan dapatUji validitas dan reliabilitas instrumen merupakan langkah penting dalam penelitian pendidikan untuk memastikan bahwa instrumen yang akan digunakan dapat
STAINU MALANGSTAINU MALANG Faktor pendukung peningkatan kinerja guru adalah lingkungan sekolah yang nyaman dan kondusif, sedangkan faktor penghambat adalah kurangnya fasilitas danFaktor pendukung peningkatan kinerja guru adalah lingkungan sekolah yang nyaman dan kondusif, sedangkan faktor penghambat adalah kurangnya fasilitas dan
JOURNALTHAMRINJOURNALTHAMRIN Penelitian ini mengangkat pembahasan mengenai “ Adapun penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menganalisis faktor-faktor pendukung dan penghambat.Penelitian ini mengangkat pembahasan mengenai “ Adapun penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menganalisis faktor-faktor pendukung dan penghambat.