IJNMSIJNMS

International Journal of Nursing and Midwifery Science (IJNMS)International Journal of Nursing and Midwifery Science (IJNMS)

Lansia memiliki kerentanan bawaan, menghadapi penurunan fungsi fisik dan kognitif yang berdampak signifikan pada kualitas hidup (QoL). QoL merupakan konsep multidimensional yang dipengaruhi oleh kesehatan fisik, kondisi psikologis, kemandirian, hubungan sosial, keyakinan pribadi, dan lingkungan. Kondisi bencana, seperti banjir, merupakan peristiwa tak terduga yang secara drastis memengaruhi QoL dengan menyebabkan kehilangan, cedera fisik, dan trauma psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan deskripsi komprehensif tentang QoL yang dialami oleh populasi lansia di wilayah rawan bencana Songgorunggi, Sukoharjo, Jawa Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas peserta lansia adalah perempuan, dan 65,5% lansia melaporkan kualitas hidup yang buruk. Secara keseluruhan, QoL yang dialami oleh populasi lansia di wilayah rawan bencana Desa Songgorunggi telah ditentukan buruk.

Mayoritas responden di Desa Songgorunggi adalah perempuan (59,5%), yang menunjukkan potensi bias gender dalam data.Mayoritas responden lansia menunjukkan kualitas hidup yang dikategorikan sebagai buruk (65,5%).Penelitian ini menyoroti pentingnya intervensi yang ditargetkan untuk meningkatkan QoL lansia di daerah rawan bencana, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti gender dan kondisi fisik.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi strategi adaptasi dan ketahanan yang dapat membantu lansia menghadapi dampak bencana dan meningkatkan kesejahteraan mereka.

Berdasarkan temuan ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman dan strategi koping lansia dalam menghadapi bencana, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi pada ketahanan dan kesejahteraan. Kedua, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk melacak perubahan QoL lansia selama periode waktu tertentu setelah bencana, serta mengevaluasi efektivitas intervensi yang diberikan. Ketiga, penelitian komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan QoL lansia di daerah rawan bencana dengan lansia di daerah yang tidak rawan bencana, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor risiko dan pelindung yang spesifik untuk lansia di daerah rawan bencana. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berharga untuk mengembangkan program dan kebijakan yang lebih efektif dalam meningkatkan QoL lansia di daerah rawan bencana.

  1. KUALITAS HIDUP ORANG TUA DARI ANAK DENGAN DISABILITAS INTELEKTUAL: STUDI KUALITATIF | Bellaputri | Journal... jurnal.unpad.ac.id/jpsp/article/view/32807KUALITAS HIDUP ORANG TUA DARI ANAK DENGAN DISABILITAS INTELEKTUAL STUDI KUALITATIF Bellaputri Journal jurnal unpad ac jpsp article view 32807
Read online
File size386.08 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test