UNIPASUNIPAS

Kertha WidyaKertha Widya

Terdapat pengakuan bahwa desa adat memiliki sejarah panjang dan kontribusi signifikan terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara di Bali. Namun, pengayoman dan pemberdayaan desa adat oleh Pemerintah Daerah berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2019 berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap otonomi desa adat. Peraturan tersebut memberikan tugas kepada desa adat untuk mewujudkan kasukretan desa adat, yang meliputi ketenteraman, kesejahteraan, kebahagiaan, dan kedamaian, baik secara sakala maupun niskala, sehingga mendorong pelibatan desa adat dalam masalah-masalah kemasyarakatan di luar masalah adat. Pelibatan ini, serta bantuan pendanaan, dapat mempengaruhi otonomi desa adat di Bali.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelibatan desa adat dalam masalah-masalah kemasyarakatan dapat menciptakan hubungan vertikal dengan Pemerintah Daerah yang menempatkan desa adat pada posisi subordinat.Kondisi ini berpotensi mengancam otonomi desa adat.Oleh karena itu, diperlukan penelitian empiris untuk menganalisis dampak intervensi Pemerintah Daerah terhadap kemandirian desa adat dan memastikan pemberdayaan yang efektif tanpa mengorbankan kedaulatan desa adat.

Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak implementasi Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2019 terhadap praktik otonomi desa adat di berbagai wilayah di Bali, dengan fokus pada bagaimana peraturan tersebut mempengaruhi pengambilan keputusan dan pengelolaan sumber daya di tingkat desa. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi mekanisme yang efektif untuk meningkatkan partisipasi aktif desa adat dalam proses pembangunan daerah, tanpa mengorbankan nilai-nilai adat dan kearifan lokal. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi potensi pengembangan model kemitraan yang setara antara desa adat dan pemerintah daerah, yang didasarkan pada prinsip saling menghormati dan saling menguntungkan, guna memastikan keberlanjutan pemberdayaan desa adat dan pelestarian budaya Bali. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam merumuskan kebijakan yang lebih responsif dan berkelanjutan untuk mendukung peran strategis desa adat dalam pembangunan Bali.

Read online
File size298.25 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test