UmriUmri

Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRIJurnal Pengabdian UntukMu NegeRI

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi gizi siswa Sekolah Dasar melalui penyuluhan makanan bergizi yang dikemas secara kontekstual menggunakan media berbahasa Banjar. Kegiatan melibatkan tim dosen lintas disiplin dari Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, guru kelas, serta orang tua siswa dari dua sekolah mitra, yaitu SDN Pangeran 3 dan SDN Sungai Miai 10 Banjarmasin. Metode pelaksanaan terdiri dari observasi awal, pengembangan media edukasi berupa buku saku digital, pelaksanaan penyuluhan sebanyak tiga sesi, serta pendampingan dan evaluasi. Materi penyuluhan mencakup jenis makanan bergizi dan manfaat zat gizi seperti karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral, disampaikan melalui permainan dan diskusi reflektif. Evaluasi dilakukan menggunakan soal pre-test dan post-test, dengan analisis deskriptif dan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan gizi siswa, dari skor rata-rata 58,3 menjadi 84,7, serta perubahan perilaku konsumsi ke arah yang lebih positif. Media edukasi berbasis budaya lokal terbukti efektif dalam membangun pemahaman dan keterlibatan siswa, serta mendukung keberhasilan program MBG secara berkelanjutan. Kegiatan ini menghasilkan model edukasi gizi yang holistik dan layak direplikasi di sekolah lain.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan literasi gizi siswa Sekolah Dasar melalui pendekatan edukatif yang kontekstual dan berbasis budaya lokal.Media edukasi berupa buku saku digital berbahasa Banjar terbukti efektif dalam menyampaikan materi tentang makanan bergizi secara menarik dan mudah dipahami oleh anak-anak.Penyuluhan yang dikemas dengan permainan interaktif dan refleksi kebiasaan makan mampu membangun pemahaman siswa terhadap jenis makanan sehat, serta menumbuhkan sikap peduli dan gigih dalam memilih makanan bergizi.Dengan melibatkan guru sebagai fasilitator dan mengintegrasikan nilai-nilai lokal dalam materi, kegiatan ini tidak hanya memperkuat pemahaman gizi, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian budaya dan pembentukan karakter anak sejak dini.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas media edukasi berbahasa Banjar dalam meningkatkan literasi gizi pada kelompok usia yang berbeda, misalnya siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Hal ini penting untuk memastikan bahwa pendekatan yang digunakan tetap relevan dan efektif dalam konteks perkembangan kognitif siswa yang lebih matang. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model intervensi gizi yang melibatkan peran aktif orang tua dalam mendukung kebiasaan makan sehat anak di rumah. Dengan melibatkan orang tua, diharapkan program edukasi gizi dapat memberikan dampak yang lebih berkelanjutan dan komprehensif. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari program edukasi gizi terhadap status gizi anak, seperti penurunan angka stunting dan peningkatan berat badan ideal. Penelitian ini dapat memberikan bukti empiris yang lebih kuat tentang efektivitas program edukasi gizi dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan anak.

  1. Nutrition Education Through Contextual Media in the Banjar Language: Efforts to Strengthen Nutrition... doi.org/10.37859/jpumri.v9i3.10318Nutrition Education Through Contextual Media in the Banjar Language Efforts to Strengthen Nutrition doi 10 37859 jpumri v9i3 10318
Read online
File size471.28 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test