BMABERSAMABMABERSAMA
Progressus HumanitatisProgressus HumanitatisPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi dan job description terhadap kinerja karyawan PT Panca Wiria Manggala Kabupaten Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh dan diperoleh sebanyak 53 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dengan menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji kualitas instrument yang terdiri dari uji validitas dan uji reliabilitas, uji asumsi klasik yaitu uji normalitas, uji multikolinearitas dan uji heterokedastisitas. Selain itu dilakukan analisis koefisien korelasi, analisis koefisien determinasi, uji regresi dan juga uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Kompensasi berpengaruh terhadap kinerja karyawan dengan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung 2,265 > ttabel 2,00856 dengan tingkat signifikan 0,028 < 0,05. Artinya kompensasi secara parsial berpengaruh terhadap kinerja karyawan, sehingga Ha1 diterima. (2) Job description berpengaruh terhadap kinerja karyawan dengan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung 2,344 > ttabel 2,00856 dengan tingkat signifikan 0,023 < 0,05. Artinya job description secara parsial berpengaruh terhadap kinerja karyawan, sehingga Ha1 diterima. (3) Kompensasi dan job description secara simultan berpengaruh terhadap kinerja karyawan dengan hasil uji hipotesis diperoleh Fhitung 5,156 > Ftabel 3,18 dan nilai sig. 0,009 < 0,05.
Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah dilakukan, penelitian ini berhasil mengkonfirmasi bahwa kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT Panca Wiria Manggala Kabupaten Tangerang.Temuan ini menunjukkan bahwa sistem kompensasi yang adil, kompetitif, dan transparan mampu meningkatkan motivasi kerja karyawan yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan produktivitas dan kualitas kerja.Nilai koefisien regresi positif mengindikasikan bahwa investasi perusahaan dalam perbaikan sistem kompensasi akan memberikan return dalam bentuk improved performance.Hasil ini sejalan dengan theoretical framework dari Expectancy Theory dan Equity Theory yang menekankan pentingnya perceived fairness dalam sistem reward untuk mendorong optimal performance.Penelitian ini juga membuktikan bahwa job description berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.Kejelasan deskripsi pekerjaan yang mencakup tugas, tanggung jawab, wewenang, dan standar kinerja yang diharapkan mampu mengurangi role ambiguity dan role conflict yang sering menjadi penghambat produktivitas karyawan.Job description yang well-designed berfungsi sebagai performance roadmap yang membantu karyawan fokus pada aktivitas-aktivitas yang value-adding dan menghindari duplikasi effort.Temuan ini mendukung Role Theory yang menyatakan bahwa role clarity merupakan prerequisite untuk effective performance dan job satisfaction.Analisis simultan menunjukkan bahwa kompensasi dan job description secara bersama-sama memiliki pengaruh yang lebih substantial terhadap kinerja karyawan dibandingkan dengan pengaruh masing-masing variabel secara parsial.Hal ini mengindikasikan adanya synergistic effect antara sistem reward dan role clarity dalam menciptakan high-performance work environment.Integrasi kedua elemen ini dalam comprehensive human resource management strategy dapat mengoptimalkan both intrinsic dan extrinsic motivation karyawan.Meskipun koefisien determinasi menunjukkan nilai yang modest (13,8%), namun temuan ini memberikan evidence empiris yang kuat tentang pentingnya alignment antara compensation system dan job design dalam organizational performance management.
Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan penelitian yang mengintegrasikan variabel-variabel mediator dan moderator lain yang dapat memperkuat atau melemahkan hubungan antara kompensasi, job description, dan kinerja karyawan. 2. Mempelajari dinamika perubahan kinerja dalam jangka panjang dengan menggunakan pendekatan longitudinal. 3. Meneliti pengaruh sistem kompensasi dan job description yang terintegrasi terhadap kinerja karyawan dalam konteks industri manufaktur di Indonesia, dengan mempertimbangkan faktor-faktor budaya dan konteks organisasi yang spesifik.
| File size | 431.9 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
BMABERSAMABMABERSAMA Lingkungan kerja juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan koefisien regresi 0,662 dan koefisien determinasi 44,4%. Secara simultan,Lingkungan kerja juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan koefisien regresi 0,662 dan koefisien determinasi 44,4%. Secara simultan,
BMABERSAMABMABERSAMA Dengan demikian, peningkatan promosi efektif serta konsistensi kualitas produk mampu mendorong penjualan dan loyalitas pelanggan. Peningkatan promosi yangDengan demikian, peningkatan promosi efektif serta konsistensi kualitas produk mampu mendorong penjualan dan loyalitas pelanggan. Peningkatan promosi yang
BMABERSAMABMABERSAMA Hal ini dibuktikan melalui uji regresi sederhana yang menghasilkan persamaan Y = 0,555 0,974X1. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,900 menunjukkan hubunganHal ini dibuktikan melalui uji regresi sederhana yang menghasilkan persamaan Y = 0,555 0,974X1. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,900 menunjukkan hubungan
BMABERSAMABMABERSAMA Secara simultan, kedua variabel memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja, ditunjukkan oleh F-hitung 30,662 > F-tabel 3,18 dan nilai signifikansi 0,000.Secara simultan, kedua variabel memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja, ditunjukkan oleh F-hitung 30,662 > F-tabel 3,18 dan nilai signifikansi 0,000.
BMABERSAMABMABERSAMA Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan. TeknikJenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan. Teknik
BMABERSAMABMABERSAMA Uji t motivasi kerja memperoleh nilai thitung > ttabel (13,143 > 2,002) dengan nilai signifikansi 0,00 < 0,05, sehingga Ho2 ditolak dan Ha2 diterima, yangUji t motivasi kerja memperoleh nilai thitung > ttabel (13,143 > 2,002) dengan nilai signifikansi 0,00 < 0,05, sehingga Ho2 ditolak dan Ha2 diterima, yang
BMABERSAMABMABERSAMA Berdasarkan hasil analisis data, uji parsial menunjukkan bahwa perputaran kas berpengaruh signifikan terhadap harga saham PT. Selain itu, perputaran piutangBerdasarkan hasil analisis data, uji parsial menunjukkan bahwa perputaran kas berpengaruh signifikan terhadap harga saham PT. Selain itu, perputaran piutang
BMABERSAMABMABERSAMA Metode Analisa data menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, analisis regresi linear, korelasi, determinasi, uji t dan uji F. Hasil penelitianMetode Analisa data menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, analisis regresi linear, korelasi, determinasi, uji t dan uji F. Hasil penelitian
Useful /
BMABERSAMABMABERSAMA Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena rendahnya motivasi kerja yang berpotensi memengaruhi produktivitas perusahaan secara keseluruhan.Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena rendahnya motivasi kerja yang berpotensi memengaruhi produktivitas perusahaan secara keseluruhan.
BMABERSAMABMABERSAMA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi dalam meningkatkan kinerja karyawan pada PT Delta Inti Indonesia Bogor, perusahaan yang bergerakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi dalam meningkatkan kinerja karyawan pada PT Delta Inti Indonesia Bogor, perusahaan yang bergerak
BMABERSAMABMABERSAMA Hasil menunjukkan bahwa instrumen valid dan reliabel dengan Cronbachs Alpha 0,816 (motivasi dosen) dan 0,768 (minat kewirausahaan). Uji determinasi menghasilkanHasil menunjukkan bahwa instrumen valid dan reliabel dengan Cronbachs Alpha 0,816 (motivasi dosen) dan 0,768 (minat kewirausahaan). Uji determinasi menghasilkan
BMABERSAMABMABERSAMA Secara simultan, Total Asset Turnover dan Net Profit Margin berpengaruh signifikan terhadap Return On Assets pada perusahaan Tambang yang terdaftar diSecara simultan, Total Asset Turnover dan Net Profit Margin berpengaruh signifikan terhadap Return On Assets pada perusahaan Tambang yang terdaftar di