ORLIORLI

Oto Rhino Laryngologica IndonesianaOto Rhino Laryngologica Indonesiana

Karsinoma nasofaring (KNF) adalah karsinoma sel skuamosa yang berasal dari epitel mukosa nasofaring. Perkembangannya melibatkan hubungan yang kompleks. Sekitar 95% disebabkan oleh infeksi virus Epstein-Barr (VEB) yang ditandai dengan terdeteksinya protein produk gen virus, salah satunya yaitu Latent Membrane Protein-1 (LMP-1). Pertumbuhan dan metastasis tumor tergantung pada mekanisme angiogenesis. Interleukin-8 (IL-8) adalah faktor angiogenik yang kuat, dan terlibat dalam mekanisme angiogenesis. Kirsten Rat Sarcoma (KRAS) merupakan salah satu proto-onkogen yang mengalami peningkatan ekspresi lebih dari 60% pada KNF. Aktivasi KRAS memainkan peran dalam modulasi ekspresi IL-8 dengan memicu beberapa jalur sinyal penting, dan hal ini dapat memicu neovaskularisasi pada proses angiogenesis. Tujuan: Mengetahui korelasi antara ekspresi LMP-1 dengan ekspresi KRAS dan IL-8 dalam mekanisme angiogenesis KNF WHO tipe III. Metode: Penelitian observasional analitik dengan pendekatan potong lintang yang melibatkan 30 blok parafin jaringan biopsi penderita KNF yang belum mendapat pengobatan radioterapi maupun kemoterapi. Pemeriksaan ekspresi LMP-1, KRAS, dan IL-8 menggunakan pewarnaan immunohistokimia, dan hasilnya dihitung secara manual oleh ahli Patologi Anatomi. Hasil: Analisis statistik ekspresi LMP-1 dengan KRAS menunjukkan korelasi positif yang tidak signifikan (p =0,546), dengan koefisien korelasi ρ=0,115. Ekspresi KRAS dengan IL-8 menunjukkan korelasi positif yang tidak signifikan (p=0,851), dengan koefisien korelasi ρ=0,036. Ekspresi LMP-1 dengan IL-8 menunjukkan korelasi positif yang signifikan (p=0,042), dengan koefisien korelasi ρ=0,321. Kesimpulan: Semakin tinggi ekspresi LMP-1, maka diikuti oleh tingginya ekspresi IL-8.

Semakin tinggi ekspresi LMP-1, maka diikuti oleh tingginya ekspresi IL-8.Penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan ekspresi LMP-1 berkorelasi positif dengan peningkatan ekspresi IL-8 pada KNF WHO tipe III.Temuan ini mengindikasikan peran penting LMP-1 dalam modulasi angiogenesis melalui peningkatan IL-8, yang berpotensi menjadi target terapi baru untuk KNF.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai mekanisme angiogenesis pada KNF dan mengembangkan strategi terapi yang lebih efektif. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi jalur sinyal spesifik yang terlibat dalam regulasi ekspresi IL-8 oleh LMP-1, dengan fokus pada interaksi antara KRAS dan jalur PI3K/AKT/NFkB. Kedua, investigasi terhadap peran faktor mikro-lingkungan tumor, seperti sel kekebalan dan matriks ekstraseluler, dalam memodulasi ekspresi LMP-1 dan IL-8 dapat memberikan wawasan baru mengenai dinamika angiogenesis pada KNF. Ketiga, penelitian klinis yang mengevaluasi efektivitas kombinasi terapi yang menargetkan LMP-1 dan IL-8, misalnya dengan menggunakan inhibitor angiogenesis atau imunoterapi, perlu dilakukan untuk menguji potensi terapeutik pendekatan ini dalam mengendalikan pertumbuhan tumor dan metastasis pada pasien KNF.

Read online
File size270.83 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test