UNPATTIUNPATTI

BIOPENDIX: Jurnal Biologi, Pendidikan dan TerapanBIOPENDIX: Jurnal Biologi, Pendidikan dan Terapan

Latar Belakang: Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui pengaruh konsentrasi GA dengan waktu perendaman terhadap bibit perkecambahan sirsak, dan untuk mengetahui whichone dari pengobatan yang dapat memberikan kualitas yang sangat tinggi dan kuantitas bibit perkecambahan sirsak.. Metode: Penelitian dimulai dari Juni - Juli 2011. faktorial pola rancangan acak kelompok (RAL) yang digunakan dalam penelitian ini, yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama di mana konsentrasi GA dengan empat tingkat yaitu A1 = 5 PPM, A2 = 10 PPM, A3 = 15 PPM, dan A4 = 20 PPM. Sedangkan faktor kedua di mana waktu perendaman yang terdiri dari tiga tingkat yaitu L1 = perendaman selama enam jam, L2 = perendaman selama dua belas jam, L3 = perendaman selama dua puluh empat jam. Setiap kombinasi dengan tiga direplikasi. Data analisis menggunakan varian pada tingkat signifikan α 0,05 dan 0,01.. Hasil: Konsentrasi GA dan waktu perendaman yang berbeda mempengaruhi perkecambahan bibit sirsak terutama dengan persentase perkecambahan, tanaman hight dan akar panjang bibit. Persentase tertinggi perkecambahan diperoleh pada perlakuan A3L2 yaitu 100%, tinggi tanaman 16,12 cm, dan panjang akar 12,99 cm. Hal ini dapat menyimpulkan bahwa GA dan pengobatan waktu perendaman, dapat mempengaruhi perkecambahan bibit sirsak.

Penggunaan konsentrasi GA dan waktu perendaman yang berbeda pada biji sirsak berpengaruh signifikan terhadap persentase perkecambahan, perkecambahan tinggi dan panjang akar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi GA dengan konsentrasi 15 ppm selama 12 jam menghasilkan persentase perkecambahan tertinggi, tinggi kecambah 16,12 cm, dan panjang akar kecambah 12,99 cm.Oleh karena itu, disarankan agar masyarakat menggunakan perlakuan ini sebelum menanam biji sirsak.

Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji pengaruh berbagai jenis ZPT selain GA terhadap perkecambahan dan pertumbuhan bibit sirsak, dengan tujuan menemukan kombinasi ZPT yang paling efektif untuk meningkatkan kualitas bibit. Selain itu, studi mengenai pengaruh variasi suhu dan kelembaban selama proses perendaman dan perkecambahan biji sirsak perlu dilakukan untuk mengoptimalkan kondisi lingkungan yang mendukung pertumbuhan bibit yang seragam dan berkualitas tinggi. Terakhir, penelitian yang lebih mendalam mengenai mekanisme fisiologis yang mendasari pengaruh GA terhadap perkecambahan biji sirsak, termasuk analisis ekspresi gen yang terlibat dalam proses tersebut, dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana GA memacu pertumbuhan bibit sirsak dan membuka peluang untuk pengembangan teknologi perbanyakan tanaman sirsak yang lebih efisien dan berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan produktivitas dan kualitas tanaman sirsak, serta mendukung pengembangan industri pertanian yang lebih maju dan berdaya saing.

Read online
File size494.63 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test