UNSURYAUNSURYA
JTK: JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAANJTK: JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAANKecelakaan karena tabrak burung sering terjadi pada operasi penerbangan serta pada saat musim migrasinya burung-burung, hal ini dapat menyebabkan kegagalan struktur serta mengancam keselamatan penerbangan. Efek yang terjadi pada komponen struktur pesawat yang terkena tumbukan tabrak burung ini umumnya berupa deformasi penyok (Dent) atau berlubangnya lapisan kulit pesawat serta struktur lainnya. Penelitian ini membahas tabrak burung pada Leading Edge dengan metode SPH (smooth particle hydrodinamics) berbasis metode komputasi numeric elemen hingga (finite element method). Struktur Leading Edge diasumsikan hanya terdiri dari skin dengan memvariasikan 4 kecepatan burung yaitu: 75 m/s, 100 m/s, 125 m/s dan 150 m/s, serta 2 variasi sudut sebesar 0o dan 45o. Hasil simulasi menunjukan deformasi Leading Edge meningkat dengan bertambahnya kecepatan, serta gaya impact lebih tinggi pada arah tumbukan 0o untuk tiap kecepatan yang sama. Gaya impact maksimum pada tiap kecepatan untuk arah tumbukan 0o dan 45o pada rentang 6 – 17 kN dan 3 – 12 kN. Sementara hasil displacement maksimum pada tiap kecepatan untuk arah tumbukan 0o dan 45o pada rentang 148 – 336 mm dan 89 – 198 mm.
Berdasarkan simulasi elemen hingga untuk kasus tumbukan pada 8 model Leading Edge, maka didapatkan hasil nilai force.Pada model dengan sudut 0o kecepatan 150 m/s menerima gaya paling besar yaitu 17,24 kN.Simulasi ini menunjukkan pentingnya pemahaman perilaku material dan metode numerik yang tepat dalam memprediksi dampak tabrak burung pada struktur pesawat.Penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pemodelan material burung yang lebih akurat dan mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti variasi ukuran burung dan kondisi lingkungan.
Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa arah studi lanjutan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan akurasi simulasi tabrak burung pada struktur pesawat. Pertama, pengembangan model material burung yang lebih representatif dengan mempertimbangkan komposisi dan perilaku material yang lebih kompleks, seperti tulang, otot, dan jaringan lunak, dapat memberikan hasil simulasi yang lebih akurat. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengaruh variasi ukuran burung terhadap deformasi struktur pesawat, dengan mempertimbangkan distribusi massa dan energi tumbukan yang berbeda pada berbagai ukuran burung. Ketiga, studi lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh kondisi lingkungan, seperti suhu dan kelembaban, terhadap perilaku material burung dan deformasi struktur pesawat, sehingga simulasi dapat mencerminkan kondisi operasional yang lebih realistis.
| File size | 954.57 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
POLBENGPOLBENG Dengan mempertahankan keseimbangan antara hambatan dan luas permukaan basah, double chine sudut 10° dapat dinilai sebagai desain paling efisien untukDengan mempertahankan keseimbangan antara hambatan dan luas permukaan basah, double chine sudut 10° dapat dinilai sebagai desain paling efisien untuk
UPIUPI Simulasi numerik dilakukan untuk menunjukkan robustness ISMC dan kemampuannya mengurangi efek chattering dalam sinyal kontrol. Selain itu, studi perbandinganSimulasi numerik dilakukan untuk menunjukkan robustness ISMC dan kemampuannya mengurangi efek chattering dalam sinyal kontrol. Selain itu, studi perbandingan
ITKITK Komposit berbasis serat telah menjadi inovasi penting dalam industri teknik dan manufaktur (Musliman & Damayanti, 2023), termasuk Fiber Reinforced PolymerKomposit berbasis serat telah menjadi inovasi penting dalam industri teknik dan manufaktur (Musliman & Damayanti, 2023), termasuk Fiber Reinforced Polymer
PNCPNC Baja tulangan beton merupakan baja paduan berpenampang bundar dengan permukaan polos atau sirip dan diproduksi dengan bahan material yang disebut billet.Baja tulangan beton merupakan baja paduan berpenampang bundar dengan permukaan polos atau sirip dan diproduksi dengan bahan material yang disebut billet.
PNCPNC Variabel dalam penelitian ini adalah pembebanan sebesar 10, 15 dan 20 N serta jenis tumpuan yaitu jepit-jepit, jepit-rol dan engsel-rol. Hasil menunjukkanVariabel dalam penelitian ini adalah pembebanan sebesar 10, 15 dan 20 N serta jenis tumpuan yaitu jepit-jepit, jepit-rol dan engsel-rol. Hasil menunjukkan
JIPEDJIPED 002, dianggap belum efektif. Dari hasil simulasi numerik menggunakan model Rantai Markov Waktu Kontinu dengan periode simulasi 300 hari di Provinsi DKI002, dianggap belum efektif. Dari hasil simulasi numerik menggunakan model Rantai Markov Waktu Kontinu dengan periode simulasi 300 hari di Provinsi DKI
UNIMALUNIMAL Kondisi ini memberikan kualitas emisi terbaik dibandingkan variasi rasio lainnya. Serat dalam bahan bakar cenderung meningkatkan emisi, sehingga perluKondisi ini memberikan kualitas emisi terbaik dibandingkan variasi rasio lainnya. Serat dalam bahan bakar cenderung meningkatkan emisi, sehingga perlu
UNIKOMUNIKOM Simulasi ini dapat digunakan sebagai media pembelajaran dalam memahami proses kesalahan bit modulasi digital dan performansi variasi tipe modulasi digital.Simulasi ini dapat digunakan sebagai media pembelajaran dalam memahami proses kesalahan bit modulasi digital dan performansi variasi tipe modulasi digital.
Useful /
UPIUPI Minyak sawit merupakan sumber bahan baku biofuel yang menjanjikan, karena dapat diubah melalui mekanisme simultan pembebasan rantai dan deoksigenasi katalitik.Minyak sawit merupakan sumber bahan baku biofuel yang menjanjikan, karena dapat diubah melalui mekanisme simultan pembebasan rantai dan deoksigenasi katalitik.
UPIUPI The course is very important because it is indispensable for advanced study program expertise courses. The objective of the study is to evaluate the impactThe course is very important because it is indispensable for advanced study program expertise courses. The objective of the study is to evaluate the impact
UNSURYAUNSURYA Karakteristik aerodinamika dapat diketahui dengan menggunakan metode komputasi yaitu Computational Fluid Dynamics (CFD). Penelitian ini menganalisis distribusiKarakteristik aerodinamika dapat diketahui dengan menggunakan metode komputasi yaitu Computational Fluid Dynamics (CFD). Penelitian ini menganalisis distribusi
UNSURYAUNSURYA Nilai distribusi berat dan distribusi lift menghasilkan optimasi moment pada dua keadaan yaitu, di darat dan di udara dengan tiga variasi fuel transferNilai distribusi berat dan distribusi lift menghasilkan optimasi moment pada dua keadaan yaitu, di darat dan di udara dengan tiga variasi fuel transfer