UNSURYAUNSURYA

JTK: JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAANJTK: JURNAL TEKNOLOGI KEDIRGANTARAAN

Crash Box adalah batang longitudinal yang terintegrasi dengan bumper yang digunakan untuk menyerap energi tumbukan akibat tabrakan melalui proses deformasi (progressive buckling). Tujuan dari analisis ini adalah untuk mengetahui respon tabung crash box ketika dikenakan beban tumbukan dengan kecepatan rendah. Selain itu analisis ini juga untuk mengetahui besarnya Pmax (peak force) terhadap variasi geometri yang menghasilkan output berupa nilai gaya terhadap perpindahan, sebagai acuan untuk menentukan nilai dari mean crushing force (Pmean) dan crushing force efficiency (CFE). Pada setiap model memiliki mean crushing force (Pmean) dan crushing force efficiency (CFE) yang berbeda-beda. Pada model 1 memiliki nilai mean crushing force (Pmean) sebesar 12.976 kN dan crushing force efficiency (CFE) sebesar 0.584, model 2 memiliki nilai mean crushing force (Pmean) sebesar 10.458 kN dan crushing force efficiency (CFE) sebesar 0.789, dan model 3 memiliki nilai mean crushing force (Pmean) sebesar 9.282 kN dan crushing force efficiency (CFE) sebesar 0.798.

Berdasarkan hasil uji simulasi dan analisa numerik yang telah dilakukan maka didapatkan beberapa hal sebagai berikut.1) Efek tumbukan pada model pertama hingga ketiga crash box memiliki pola deformasi lipatan yang berbeda, sehingga dapat diurutkan dari model yang memiliki pola lipatan sedikit hingga yang lebih banyak yaitu pertama adalah model 1, lalu model 2, dan terakhir adalah model 3.2) Mendapatkan nilai maksimum dari crushing force atau disebut Pmax dari ke 3 model crash box berbentuk origami dengan kecepatan 9.8 m/s yaitu nilai Pmax terendah adalah model 3 sebesar 11.3) Mendapatkan nilai crushing force efficiency (CFE) terbesar dari ke 3 model crash box yaitu pada model 3 bernilai 79.Sehingga dapat disimpulkan secara keseluruhan dari 3 faktor diatas bahwa penyerapan energi pada model 3 merupakan penyerapan paling ideal dari ke 3 model crash box.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah studi lanjutan yang dapat dilakukan untuk lebih memahami dan mengoptimalkan performa crash box berbentuk origami. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada investigasi pengaruh variasi material terhadap kemampuan penyerapan energi crash box. Eksplorasi material alternatif dengan sifat mekanik yang lebih unggul, seperti material komposit atau paduan logam ringan, dapat memberikan wawasan baru dalam desain crash box yang lebih efektif. Kedua, pengembangan model numerik yang lebih canggih dengan mempertimbangkan efek non-linear dan plastisitas material secara lebih akurat dapat meningkatkan validitas hasil simulasi dan memberikan prediksi yang lebih tepat mengenai perilaku crash box saat tumbukan. Ketiga, penelitian eksperimental yang melibatkan pengujian tumbukan dengan berbagai kecepatan dan sudut tumbukan dapat memvalidasi hasil simulasi numerik dan memberikan data empiris yang berharga untuk kalibrasi model.

  1. Analisis Numerik Efek Tumbukan dan Pola Deformasi Crash Box Berbentuk Origami | JTK: JURNAL TEKNOLOGI... doi.org/10.35894/jtk.v5i1.424Analisis Numerik Efek Tumbukan dan Pola Deformasi Crash Box Berbentuk Origami JTK JURNAL TEKNOLOGI doi 10 35894 jtk v5i1 424
Read online
File size1.26 MB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test