SEMBILANPEMUDASEMBILANPEMUDA
Journal of E-Learning, Multimedia, and Discourse of TeachersJournal of E-Learning, Multimedia, and Discourse of TeachersTujuan dari studi ini adalah mengidentifikasi pola asuh permisif dalam pembentukan agama untuk anak usia 13-16 tahun (usia pubertas). Studi ini merupakan bagian dari penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Dalam studi ini, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Menurut hasil studi, penggunaan pola asuh permisif dalam membentuk agama anak remaja di Desa Kerinjing, Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagaralam. Orang tua kurang memperhatikan kebutuhan agama anak mereka. Pemahaman agama anak buruk karena mereka hanya menerima pendidikan agama di sekolah dan di Koran Koran, sementara orang tua mereka tidak memiliki peran yang signifikan di rumah.
Berdasarkan temuan penelitian dan analisis data, dapat disimpulkan bahwa penggunaan pola asuh permisif dalam membentuk agama anak remaja di Desa Kerinjing, Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagaralam.Orang tua kurang peduli terhadap pendidikan agama anak mereka dan kurang memperhatikan aktivitas serta interaksi mereka di luar rumah.Dialog, terutama untuk mengeluh dan meminta pertimbangan, jarang terjadi.Hal ini disebabkan orang tua terlalu sibuk, sehingga sulit untuk mengontrol dan mendidik anak.Agama anak yang menerima pola asuh permisif tidak seragam rendah.beberapa anak memiliki agama yang sangat baik.
Peneliti di masa depan dapat mencari pola hubungan antara jam kerja orang tua dengan kualitas pendidikan agama yang diberikan kepada anak, mengembangkan program pendidikan agama yang lebih intensif di sekolah untuk mengimbangi kurangnya partisipasi orang tua, serta mengevaluasi efektivitas model pembelajaran kolaboratif antara keluarga dan institusi agama dalam membangun karakter religius pada remaja. Studi ini juga bisa direspons dengan mempertimbangkan perbedaan budaya dan wilayah untuk memahami variasi penerapan pola asuh permisif di daerah lain.
| File size | 132.35 KB |
| Pages | 7 |
| Short Link | https://juris.id/p-38X |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
EDUPARTNEREDUPARTNER Penggunaan Platform Merdeka Mengajar memberi kesempatan guru meningkatkan kompetensi profesional dalam berbagai aspek yang mendukung pembelajaran berpusatPenggunaan Platform Merdeka Mengajar memberi kesempatan guru meningkatkan kompetensi profesional dalam berbagai aspek yang mendukung pembelajaran berpusat
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Hasil penelitian menunjukkan bahwa; pertama, pengembangan kurikulum menekankan kejelasan profil lulusan, hasil belajar, bidang studi PAI sebagai ruangHasil penelitian menunjukkan bahwa; pertama, pengembangan kurikulum menekankan kejelasan profil lulusan, hasil belajar, bidang studi PAI sebagai ruang
IAI ALMUSLIMACEHIAI ALMUSLIMACEH Untuk memastikan keabsahan data penelitian ini menggunakan triangulasi dengan membandingkan data dari wawancara, observasi, dan sumber literatur. HasilUntuk memastikan keabsahan data penelitian ini menggunakan triangulasi dengan membandingkan data dari wawancara, observasi, dan sumber literatur. Hasil
OJSOJS Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi profesionalitas pendidik dalam kurikulum merdeka, untuk mengetahui strategi yang digunakan pendidikPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi profesionalitas pendidik dalam kurikulum merdeka, untuk mengetahui strategi yang digunakan pendidik
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL Alat peraga ini hasil kreasi modifikasi penulis dari tabel perkalian 1-10 yang sering dipakai siswa dalam pembelajaran perkalian. Alat peraga ini dibuatAlat peraga ini hasil kreasi modifikasi penulis dari tabel perkalian 1-10 yang sering dipakai siswa dalam pembelajaran perkalian. Alat peraga ini dibuat
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL Pada siklus I diketahui aktivitas siswa 89,3 % ini dikategorikan sangat tinggi. Pada siklus II aktivitas siswa 94 % dikategorikan sangat tinggi. AktivitasPada siklus I diketahui aktivitas siswa 89,3 % ini dikategorikan sangat tinggi. Pada siklus II aktivitas siswa 94 % dikategorikan sangat tinggi. Aktivitas
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL Selain itu, perlu diteliti bagaimana pengaruh pelibatan orang tua dalam kegiatan belajar siswa, seperti melalui laporan harian atau pertemuan reflektif,Selain itu, perlu diteliti bagaimana pengaruh pelibatan orang tua dalam kegiatan belajar siswa, seperti melalui laporan harian atau pertemuan reflektif,
UNIVAUNIVA Faktor utama yang mendukung adalah kompetensi profesional guru dan atensi peserta didik, sedangkan faktor penghambatnya adalah minimnya sarana prasaranaFaktor utama yang mendukung adalah kompetensi profesional guru dan atensi peserta didik, sedangkan faktor penghambatnya adalah minimnya sarana prasarana
Useful /
ATTRACTIVEJOURNALATTRACTIVEJOURNAL Konfigurasi lattice dengan divider dinding adalah desain yang paling unggul dengan deformasi minimum sebesar 31.098 mm, serta pola lipat yang lebih simetrisKonfigurasi lattice dengan divider dinding adalah desain yang paling unggul dengan deformasi minimum sebesar 31.098 mm, serta pola lipat yang lebih simetris
ATTRACTIVEJOURNALATTRACTIVEJOURNAL Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam Proyek Pembangunan Rumah Kos-kosan Empat Lantai di JalanPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam Proyek Pembangunan Rumah Kos-kosan Empat Lantai di Jalan
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Keterbatasan penelitian meliputi jumlah sampel yang terbatas dan penggunaan metode penilaian self-report yang rentan bias. Gaya belajar visual memilikiKeterbatasan penelitian meliputi jumlah sampel yang terbatas dan penggunaan metode penilaian self-report yang rentan bias. Gaya belajar visual memiliki
SEMBILANPEMUDASEMBILANPEMUDA Dari penelitian lapangan yang dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dapat disimpulkan bahwa pembinaan karakter disiplin di Pondok PesantrenDari penelitian lapangan yang dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dapat disimpulkan bahwa pembinaan karakter disiplin di Pondok Pesantren