ATTRACTIVEJOURNALATTRACTIVEJOURNAL
Asian Journal Science and EngineeringAsian Journal Science and EngineeringPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam Proyek Pembangunan Rumah Kos-kosan Empat Lantai di Jalan Andong Barat. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui observasi penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) selama 14 hari. Data dianalisis menggunakan SPSS untuk mengidentifikasi tingkat kepatuhan, tren penggunaan APD, dan faktor-faktor yang memengaruhi K3. Berdasarkan perhitungan rata-rata tingkat kepatuhan penggunaan APD dalam struktur pekerjaan rangka atap baja ringan pada rumah kos-kosan empat lantai di Jalan Andong Barat selama 14 hari, tingkat kepatuhan adalah 70%. Tingkat kepatuhan ini termasuk dalam kategori kepatuhan sedang (60-85%) menurut Peraturan PU/PR No. 09/2008, sementara jenis APD dengan tingkat penggunaan sangat baik (≥85%) adalah helm (95%), kacamata (86%), sepatu bot (95%), dan pakaian kerja (100%), sedangkan APD dengan tingkat penggunaan cukup baik (60-85%) meliputi sarung tangan (41%), sabuk pengaman (51%), pelindung telinga (51%), dan full body harness (34%). Hasil penelitian ini menekankan pentingnya meningkatkan pelatihan K3 dan pengawasan ketat terhadap penggunaan APD, terutama untuk peralatan dengan tingkat kepatuhan rendah.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan selama 14 hari berturut-turut, ditemukan bahwa rata-rata penggunaan alat pelindung diri (APD) untuk pekerjaan atap baja ringan setiap hari selama 14 hari berturut-turut adalah 66,5%.Hari dengan penggunaan APD tertinggi adalah hari Selasa, 27 Mei 2025, dan Sabtu, 7 Juni 2025, dengan persentase 78%.pada beberapa hari, jumlah APD yang digunakan cukup tinggi, sementara pada hari lain jumlahnya lebih rendah.Tingkat kepatuhan terhadap APD masih dikategorikan sedang dengan rata-rata keseluruhan 70%.Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan pelatihan K3 dan pengawasan yang lebih ketat untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang memengaruhi kepatuhan pekerja terhadap penggunaan APD, seperti persepsi risiko, motivasi, dan budaya keselamatan di tempat kerja. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan program pelatihan K3 yang lebih efektif dan disesuaikan dengan kebutuhan pekerja konstruksi, dengan melibatkan metode pembelajaran yang interaktif dan praktis. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi peran teknologi dalam meningkatkan keselamatan kerja, seperti penggunaan sensor pintar pada APD untuk memantau kepatuhan dan memberikan peringatan dini terhadap potensi bahaya. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pekerja terhadap K3, mengurangi risiko kecelakaan kerja, dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan sehat di sektor konstruksi.
- Analysis of the role of big five personality throuch worker’s safety culture and personal value... doi.org/10.15587/1729-4061.2023.280888Analysis of the role of big five personality throuch workerAos safety culture and personal value doi 10 15587 1729 4061 2023 280888
- Journal | Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya. journal universitas nahdlatul ulama surabaya quick jump... journal2.unusa.ac.id/index.php/JHS/article/view/4002Journal Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya journal universitas nahdlatul ulama surabaya quick jump journal2 unusa ac index php JHS article view 4002
- Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Pada Pekerja Konstruksi... jurnal.umj.ac.id/index.php/EOHSJ/article/view/13480Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri APD Pada Pekerja Konstruksi jurnal umj ac index php EOHSJ article view 13480
- Penerapan Sistem Pengendalian Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Pelaksanaan Proyek Konstruksi... dimensi-ppi.petra.ac.id/index.php/dip/article/view/11Penerapan Sistem Pengendalian Keselamatan dan Kesehatan Kerja K3 Pada Pelaksanaan Proyek Konstruksi dimensi ppi petra ac index php dip article view 11
| File size | 424.6 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
GOODWOODPUBGOODWOODPUB A quantitative approach was employed with a sample of 100 nurses selected through purposive sampling. Data were collected using structured questionnairesA quantitative approach was employed with a sample of 100 nurses selected through purposive sampling. Data were collected using structured questionnaires
UM SURABAYAUM SURABAYA 72%) and beams (2. 63%) as the conventional approach tends to simplify reinforcement details such as lengths, splices, and bends. The study concludes that72%) and beams (2. 63%) as the conventional approach tends to simplify reinforcement details such as lengths, splices, and bends. The study concludes that
UKSWUKSW Hasil penelitian menunjukkan literasi keuangan digital berkontribusi terhadap pengelolaan keuangan yang lebih strategis, mendorong perilaku konsumsi yangHasil penelitian menunjukkan literasi keuangan digital berkontribusi terhadap pengelolaan keuangan yang lebih strategis, mendorong perilaku konsumsi yang
UKSWUKSW Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Utang pada Generasi Milenial dilihat dari Literasi Keuangan, Materialisme, dan Persepsi Risiko menggunakanTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Utang pada Generasi Milenial dilihat dari Literasi Keuangan, Materialisme, dan Persepsi Risiko menggunakan
KALBISKALBIS Hasil penelitian menunjukkan lima representasi utama: figur dominan, penegak nilai kekeluargaan, sosok proaktif dan kreatif, pribadi berani menghadapiHasil penelitian menunjukkan lima representasi utama: figur dominan, penegak nilai kekeluargaan, sosok proaktif dan kreatif, pribadi berani menghadapi
POLIMDOPOLIMDO Keterkaitan waktu dalam pelaksanaan proyek konstruksi gedung perlu mendapat perhatian serius untuk menghindari keterlambatan proyek, sehingga diperlukanKeterkaitan waktu dalam pelaksanaan proyek konstruksi gedung perlu mendapat perhatian serius untuk menghindari keterlambatan proyek, sehingga diperlukan
POLIMDOPOLIMDO Pada sebuah proyek konstruksi seringkali terjadi keterlambatan penyelesaian kegiatan proyek yang melebihi dari waktu yang telah ditetapkan maka dari ituPada sebuah proyek konstruksi seringkali terjadi keterlambatan penyelesaian kegiatan proyek yang melebihi dari waktu yang telah ditetapkan maka dari itu
POLIMDOPOLIMDO Dari hasil analisa percepatan (crashing) dengan penambahan 3 jam kerja (lembur) dari 5 pekerjaan kritis terdapat 4 pekerjaan yang dipercepat, didapatkanDari hasil analisa percepatan (crashing) dengan penambahan 3 jam kerja (lembur) dari 5 pekerjaan kritis terdapat 4 pekerjaan yang dipercepat, didapatkan
Useful /
GOODWOODPUBGOODWOODPUB di Ombudsman Republik Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara dan kuesioner dari karyawan/asistendi Ombudsman Republik Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara dan kuesioner dari karyawan/asisten
KALBISKALBIS Dengan metode kuantitatif berupa analisis faktor eksploratori dan konfirmatori terhadap 400 aparatur di Kabupaten Belitung Timur, model ini memperlihatkanDengan metode kuantitatif berupa analisis faktor eksploratori dan konfirmatori terhadap 400 aparatur di Kabupaten Belitung Timur, model ini memperlihatkan
SAINTISPUBSAINTISPUB Dari hasil ini, dapat disimpulkan bahwa meskipun promosi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian, penilaian pelanggan online memilikiDari hasil ini, dapat disimpulkan bahwa meskipun promosi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian, penilaian pelanggan online memiliki
KALBISKALBIS Dimensi teknis menunjukkan pengaruh paling kuat, diikuti oleh dimensi kognitif dan sosial-emosional. Namun, literasi digital tidak berdampak signifikanDimensi teknis menunjukkan pengaruh paling kuat, diikuti oleh dimensi kognitif dan sosial-emosional. Namun, literasi digital tidak berdampak signifikan