ATTRACTIVEJOURNALATTRACTIVEJOURNAL
Asian Journal Science and EngineeringAsian Journal Science and EngineeringPembangunan bendungan urugan memerlukan strategi yang efektif untuk memastikan keselamatan struktural, kualitas konstruksi, serta pemanfaatan waktu dan sumber daya yang efisien. Penelitian ini mengkaji strategi konstruksi dan metode pelaksanaan Bendungan Utama Proyek Bendungan Bagong, Indonesia, yang dirancang sebagai tanggul urugan berzonasi vertikal dengan panjang 620 m, lebar puncak 12 m, elevasi puncak 330 m, dan tinggi 82 m. Fokus penelitian adalah penerapan pendekatan konstruksi berbasis zonasi untuk meningkatkan efisiensi pelaksanaan di bawah kondisi lapangan yang kompleks. Hasil menunjukkan bahwa pembagian tanggul menjadi enam zona fungsional memungkinkan konstruksi lapis demi lapis secara sistematis dan eksekusi pekerjaan paralel, menghasilkan durasi konstruksi rencana sebesar 937 hari kerja. Integrasi zonasi material, prosedur pengendalian kualitas, dan manajemen peralatan yang optimal memastikan seluruh lapisan tanggul mencapai kepadatan kering maksimum lebih dari 95%. Pemanfaatan peralatan yang terkoordinasi turut meningkatkan produktivitas, sehingga sekitar 304.653 m³ pekerjaan timbunan selesai dalam 53 hari kerja pada tahap konstruksi kritis. Penerapan sistem manajemen keselamatan yang terstruktur mendukung tercapainya kinerja konstruksi nol kecelakaan. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi strategi zonasi, urutan konstruksi sistematis, manajemen kualitas, perencanaan peralatan, dan pengendalian keselamatan secara signifikan meningkatkan efisiensi waktu dan biaya sambil mempertahankan kualitas konstruksi. Pendekatan yang diusulkan memberikan kerangka kerja praktis bagi proyek-proyek konstruksi bendungan urugan di Indonesia dan wilayah lain dengan kondisi geologis dan iklim serupa.
Studi ini menunjukkan bahwa penerapan sistem konstruksi berzonasi yang dikombinasikan dengan metode pelaksanaan sistematis secara signifikan meningkatkan efisiensi waktu, pengendalian biaya, dan pemanfaatan sumber daya tanpa mengorbankan kualitas konstruksi pada proyek bendungan urugan.Pembagian Bendungan Utama Proyek Bendungan Bagong menjadi enam zona fungsional terbukti efektif dalam mencapai stabilitas struktural dan integritas hidrolik melalui penempatan material terkendali dan distribusi beban yang seimbang.Strategi konstruksi ini dapat dijadikan acuan untuk proyek bendungan serupa di wilayah dengan kondisi geologis, iklim, dan akses konstruksi terbatas, meskipun hasilnya perlu divalidasi lebih lanjut dalam konteks proyek yang lebih beragam.
Pertama, perlu dikembangkan penelitian lanjutan yang menguji penerapan strategi zonasi konstruksi ini pada jenis bendungan lain seperti bendungan urug batu atau bendungan gabion, untuk melihat apakah pendekatan serupa tetap efektif dalam kondisi fondasi dan material yang berbeda. Kedua, sebaiknya dilakukan studi komparatif antara proyek-proyek bendungan di wilayah tropis dengan curah hujan tinggi untuk mengevaluasi pengaruh faktor iklim terhadap efisiensi metode pelaksanaan dan manajemen peralatan berat, termasuk ketahanan terhadap gangguan cuaca. Ketiga, perlu dikaji integrasi teknologi digital seperti Building Information Modeling (BIM) atau sistem monitoring berbasis drone dalam manajemen konstruksi bendungan secara real-time, guna meningkatkan akurasi perencanaan, deteksi dini risiko, serta efisiensi koordinasi antar zona dan alat berat selama pelaksanaan.
- Radware Bot Manager Captcha. radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human... doi.org/10.1088/1757-899x/650/1/012019Radware Bot Manager Captcha radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human doi 10 1088 1757 899x 650 1 012019
- Dams: Effects of Hydrological Infrastructure on Development | Annual Reviews. dams effects hydrological... annualreviews.org/content/journals/10.1146/annurev-resource-100518-093913Dams Effects of Hydrological Infrastructure on Development Annual Reviews dams effects hydrological annualreviews content journals 10 1146 annurev resource 100518 093913
| File size | 1.18 MB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA proyek mengalami keterlambatan jadwal dan pemborosan biaya. 400,29, dan estimasi waktu penyelesaian proyek adalah 31 minggu, yang terlambat satu mingguproyek mengalami keterlambatan jadwal dan pemborosan biaya. 400,29, dan estimasi waktu penyelesaian proyek adalah 31 minggu, yang terlambat satu minggu
UM SURABAYAUM SURABAYA Tahapan analisis data pada masing-masing pekerjaan, yaitu menentukan BCWS (Budgeted Cost Of Work Schedule), menentukan BCWP (Budgeted Cost of Work Performed),Tahapan analisis data pada masing-masing pekerjaan, yaitu menentukan BCWS (Budgeted Cost Of Work Schedule), menentukan BCWP (Budgeted Cost of Work Performed),
YWNRYWNR Dari hasil penelitian di Gereja Methodist Dolok Nagodang dapat disimpulkan bahwa pembukuan keuangan masih sederhana, hanya mencatat transaksi penerimaanDari hasil penelitian di Gereja Methodist Dolok Nagodang dapat disimpulkan bahwa pembukuan keuangan masih sederhana, hanya mencatat transaksi penerimaan
JURNALDIALEKTIKAJURNALDIALEKTIKA Implementasi proyek Kereta Cepat Jakarta‑Bandung menunjukkan adanya tujuan kebijakan yang jelas namun kurangnya adaptasi terhadap konteks sosial‑ekonomiImplementasi proyek Kereta Cepat Jakarta‑Bandung menunjukkan adanya tujuan kebijakan yang jelas namun kurangnya adaptasi terhadap konteks sosial‑ekonomi
UNSULTRAUNSULTRA Pada era modern ini, proyek konstruksi bangunan telah menjadi kegiatan vital dalam pengembangan infrastruktur. Salah satu metode yang terbukti efektifPada era modern ini, proyek konstruksi bangunan telah menjadi kegiatan vital dalam pengembangan infrastruktur. Salah satu metode yang terbukti efektif
UPI YAIUPI YAI Hasil penelitian ini memberikan panduan bagi pemilik UMKM tentang cara memaksimalkan anggaran sebagai alat strategis untuk mencapai keunggulan bisnis yangHasil penelitian ini memberikan panduan bagi pemilik UMKM tentang cara memaksimalkan anggaran sebagai alat strategis untuk mencapai keunggulan bisnis yang
UNIMUNIM Pelaksanaan proyek Rehabilitasi Puskesmas Rawat Inap Pesanggrahan menunjukkan efisiensi biaya dengan memperoleh keuntungan, ditandai oleh nilai CV positifPelaksanaan proyek Rehabilitasi Puskesmas Rawat Inap Pesanggrahan menunjukkan efisiensi biaya dengan memperoleh keuntungan, ditandai oleh nilai CV positif
UNTAG SMDUNTAG SMD Mahakam Jaya Safety memberikan dampak positif pada laba yang didapat. MJS yang awalnya mendapat presentase laba 46% dari seluruh penjualan terhitung dariMahakam Jaya Safety memberikan dampak positif pada laba yang didapat. MJS yang awalnya mendapat presentase laba 46% dari seluruh penjualan terhitung dari
Useful /
YWNRYWNR Data yang digunakan terdiri dari data primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa denganData yang digunakan terdiri dari data primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan
YWNRYWNR Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis alokasi dan presentasi biaya lingkungan di Rumah Sakit Monompia GMIBM, Kotamobagu. Penelitian ini menggunakanTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis alokasi dan presentasi biaya lingkungan di Rumah Sakit Monompia GMIBM, Kotamobagu. Penelitian ini menggunakan
UNIAUNIA Hasil dari pengembangan ini adalah sebuah website pembelajaran dengan nama (Wudu Splash) yang dapat diakses oleh siapa saja dan kapan saja secara onlineHasil dari pengembangan ini adalah sebuah website pembelajaran dengan nama (Wudu Splash) yang dapat diakses oleh siapa saja dan kapan saja secara online
UNIMUNIM Pengelolaan dan pengendalian persediaan bahan baku merupakan kegiatan yang lazim ditemui dalam perusahaan industry dan manufaktur. Ada dua metode pengendalianPengelolaan dan pengendalian persediaan bahan baku merupakan kegiatan yang lazim ditemui dalam perusahaan industry dan manufaktur. Ada dua metode pengendalian